Para Renang dan Atletik Indonesia Kembali Sumbang Sederet Medali Emas

Administrator

17/04/2023

6 views
Hingga Selasa (6/6/2023) siang, kontingen NPC Indonesia itu mendapat tambahan 9 emas, 14 perak, 12 perunggu di ASEAN Para Games 2023 Kamboja. (Foto: Dok NPC Indonesia)

PHNOM PENH, G-SPORTS.ID — Cabang olahraga para renang dan atletik kembali menyumbang sederet medali emas untuk Indonesia di ajang ASEAN Para Games 2023 Kamboja. Hingga Selasa (6/6/2023) siang, kontingen NPC Indonesia itu mendapat tambahan 9 emas, 14 perak, 12 perunggu.

“Kita tentu bersyukur dan senang dengan raihan medali sampai siang tadi (sekitar pukul 12.00 WIB) mendapatkan 9 medali emas. Ktia harapkan lebih dari 20 emas untuk hari ini,” kata Wasekjen NPC Indonesia, Rima Ferdianto.

Dari data yang sudah diperloleh, perenang Maulana Rifki Yavinda tamppil gemilang dengan meraih medali emas di nomor gaya punggung 100 meter S12 di Aquatic Center, Morodok Techo Sport Complex.

Dia mencatatkan waktu tercepat dengan 1:06.53 menit yang merupakan rekor baru di ASEAN Para Games. Medali perunggu juga didapatkan di nomor itu melalui Menaser Meriba Numberi dengan catatan waktu 1:20.00 menit.

Rifky juga meraih medali emas di nomor 100 meter gaya bebas S12 dengan catatan waktu 59,41 detik unggul dari perenang Thailand, Anan Withetsuksom dengan catatan waktu 1:03.38 menit. Sementara medali perunggu nomor itu didapatkan wakil Indonesia, Menaser Meriba Numberi dengan catatan waktu 1:06.48 menit.

Kemudian perenang andalan Indonesia, Jendi Pangabean meraih dua medali emas dari nomor 100 meter kupu-kupu S9 dan 100 meter gaya punggung S9.

Sedangkan dari cabor para atletik, Yahya Juhdiansyah meraih medali emas dari nomor lempar cakram F44.Sumbangan medali emas juga diberikan kuartet Petrus Kanel Alupan, Eko Saputra, Muamar Habibila, Ruli Alkahfi Mubaroq dari nomor estafer 4×100 meter putra T11-13.

“Memang ada beberapa target emas yang meleset, seperti Nanda Mei Sholihah (lari 200 meter T47) karena ada gangguan psikologi dan kita memaklumi itu. Mudah-mudahan atlet lain bisa menutup dengan performa yang lebih dari target,” jelas Rima Ferdianto. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait