Berstatus Lolos Risk Assessment Mabes Polri-PSSI, Kans Stadion Soepriadi Blitar Homeground Baru Arema

Administrator

05/05/2023

4 views
MUSAFIR : Tim Singo Edan berencana akan memindahkan homeground-nya dari Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (Bali) atau ke kawasan Jawa Timur. (ilustrasi : Noval Lutfianto/G-Sports.id)

MALANG, G-SPORTS.ID – Lima kali gelar laga kandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (Bali) atau di homeground luar Malang pada kompetisi BRI Liga 1 2023/2024. Manajemen tim Arema FC berancang-ancang memindahkan ke kandang pinjaman barunya di kawasan Jawa Timur. 

Homeground atau homebase pinjaman luar Malang di Gianyar, dinilai terlalu jauh dari markas tim di Malang. Berimbas besar terhadap kebugaran para pemain dan terbuangnya masa recovery tim. 

Seperti diketahui, jarak dari Malang ke Gianyar harus ditempuh tim sejauh 435,7 kilimeter lewat perjalanan darat-udara-darat. Atau selama 11 jam lebih jika dilalui lewat darat-laut-darat. Selain juga guna menekan biaya transportasi dan akomodasi.

Manajer Tim Singo Edan, Wiebie Dwi Andriyas sendiri, akui  sejatinya mereka sudah sangat ingin berkandang di Stadion Gajayana, Kota Malang. Hanya saja permasalahnya, hingga saat ini rencana bahkan proses renovasi stadion tertua di Indonesia itu.Tak kunjung ada tanda-tanda kapan akan dimulai pihak pemilik sekaligus pengelolanya, Pemkot Malang. 

“Jujur saja hanpir diua musim kita tak bisa berkadang di Malang termasuk lima pekan laga musim ini. Kita sangat ingin bisa bermain di Malang. Tapi jika Stadion Gajayana, Kota Malang tidak bisa atau belum siap. Setidaknya kita pindahkan ke stadion  takjauh atau sekitar Malang. Tentunya asalkan masih di berada di kawasan  Jawa Timur,” tegas Wiebie Andriyas.

Setidaknya di Jawa Timur terdapat 11 yang bisa  dan pernah menyelenggarakan pertandingan level Liga 1. Namun hanya delapan stadion saja yang telah berstatus lulus risk assessment yang dilakukan oleh Mabes Polri dan PSSI. 

Masing-masing Stadion Gelora Bangkalan, Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, dan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Kemudian Stadion Gelora 10 November Surabaya,  Stadion Brawijaya Kota Kediri, dan Stadion Gelora Delta  Sidoarjo.

Dua lainnya adalah Stadion Soepriadi di Kota Blitar dan Stadion Gelora Joko Samudro di Kabupaten Gresik. Sedangkan Stadion Petrokmimia Kota Gresik dan Stadion Wilis Kota Madiun belum pernah dilakukan proses risk assessment. Untuk Stadion Gajayana Kota Malang harus  dibenahi di banyak sisi sebelum dapat dipergunakan untuk menggelar laga-laga Liga 1. 

Praktis hanya Stadion Soepriadi, Kota Blitar yang paling berpeluang menjadi alternatif pertama menjadi kandang sementara Arema FC. Relatif paling dekat jaraknya dari Malang, 76,5 kilometer dan ditempuh lewat jalur darat 2 jam : 30 menit. Kota Blitar dan Kabupaten Blitar juga menjadi basis Aremania terbesar kedua setelah Malang Raya.  

Stadion ini telah dinyatakan lulus proses risk assessment yang dilakukan oleh Mabes Polri dan PSSI pada tanggal 7 Juni 2023 lalu. Dinyatakan layak untuk digunakan kandang Arema Malang di Liga 1 2023/2024. Bahkan Ketua Umum PSSI Askot Blitar, menyebut kualitas rumput dan bahkan pencahayaan lampu 1200 lux melebihi standar Liga 1. Hanya tinggal membenahi pintu sama tribun.

“Karena harus bermain kandang di GIanyar, Bali, Arema kerap kehilangan waktu untuk berlatih, setidaknya dua hari. Makanya, saat ini kita sedang upayakan untuk bisa bermain di sekitar Malang,” tandas Wiebie Andriyas.

Pilihan kedua, manajemen Arema FC boleh jadi menggunakan Stadion Gelora Joko Samudro,di Kebomas, Kabupaten Gresik,. Relatif tak jauh jarak dari Kota Malang, 117,10 km dan waktu tempuh 2 jam, 10 menit dari Kota Malang. Stadion ini telah risk assesment Mabes Polri dan PSSI  dan  masuk kategori cukup baik dengan prosi 69,85 persen tanggal 31 Desember 2022 lalu.

Alternatif Homeground  Arema FC di Jawa Timur 
Alternatif-1
Stadion Soepriadi 
Kota Blitar, Jawa Timur 
Kapasitas tribun : 15.000
Rumput : Zoysia Martella
Lampu : 1.200 lux
Jarak dari Kota Malang : 76,5 km (Kota Malang-Kota Blitar)
Waktu tempuh : 2 jam : 30 menit (Kota Malang-Kota Blitar)
Status : Lulus risk assessment Mabes Polri dan PSSI (07 Juni 2023)
Alternatif-2
Stadion Gelora Joko Samudro 
Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 
Kapasitas tribun : 15.000
Rumput : Zoysia Martella
Lampu : 800 lux
Jarak dari Kota Malang : 117,10 km (Kota Malang-Kota Blitar)
Waktu tempuh : 2 jam : 10 menit (Kota Malang-Kota Blitar)
Status : Lulus risk assessment Mabes Polri dan PSSI (31 Desember 2022)
Alternatif-3
Stadion Wilis 
Kota Madiun, Jawa Timur 
Kapasitas tribun : 25.000
Rumput : Zoysia Martella
Lampu : 800 lux
Jarak dari Kota Malang : 234,1 km (Kota Malang- Kota Madiun)
Waktu tempuh : 3 jam : 15 menit (Kota Malang- Kota Madiun)
Status : Belum dilakukan risk assessment Mabes Polri dan PSSI 

HOMEGROUND : Stadion Soepriadi di Kota Blitar berpeluang menjadi homeground baru Arema FC. (foto. Dok Andre John)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait