Yang Tersisa dari Kongres Biasa AFP Jabar, Putusan Normalisasi dan Adhoc Sebuah Kewajiban

Administrator

29/07/2024

KONGRES Biasa, AFP Jawa Barat menghasilkan beberapa putusan. Dua diantaranya, normalisasi dan Adhoc. (Foto: AFP JABAR/G-SPORTS.ID)
kONGRES Biasa, AFP Jawa Barat menghasilkan beberapa putusan. Dua diantaranya, normalisasi dan Adhoc. (Foto: AFP JABAR/G-SPORTS.ID)

BANDUNG, G-SPORTS.ID – Status Adhoc terhadap Asosiasi Futsal Kota Bogor dan Kab. Pangandaran serta lima AFK yang dinormalisasi menjadi PR (Pekerjaan Rumah) bagi Asosiasi Futsal Provinsi Jawa Barat (AFP).

Dua keputusan yang telah disepakati dalam Kongres Biasa (Ordinary Congress) AFP Jawa Barat yang berlangsung di AULA Asprov PSSI Jawa Barat, Minggu (28/7/2024), itu sebagai bentuk kewajiban terhadap AFK Kota/Kabupaten dari sisi keorganisasian.

Bahkan dalam kongres tersebut yang disaksikan Ketua Umum Asprov PSSI Jawa Barat, Prof Drs Tommy Apriantno  dan seluruh voters, Kepala Biro Organisasi sekaligus Ketua Pelaksana Kongres Biasa AFP Jawa Barat, Abdul Hakim, berkali – kali telah menyampaikan terkait tatanan organisasi.

Khusus untuk 2 anggota yang bertatus Adhoc Kota Bogor dan Kab. Pangandaran selanjutnya akan diambil alih oleh Asosiasi Futsal Provinsi Jawa Barat.

“Kami sampaikan lagi kepada beberapa kab/kota, bahwa tahun ini kami serius membenahi secara keorganisasian. Ada lima yang dinormalisasi dan mereka yang status Adhoc akan kami ambil alih sebagai akibat dari tidak menjalankan kewajibannya sesuai statuta, yaitu tidak melaksanakan kongres dan tidak menjalankan roda organisasinya,” kata Abdul Hakim menegaskan.

Kongres Biasa AFP Jawa Barat itu sendiri diikuti 37 pemegang hak suara/ voters yang meliputi, 21 AFK Kota/Kabupaten, 8 klub anggota Seri A Putra, 8 klub Seri A Putri.

Selain mencanangkan berbagai program sepanjang tahun 2024, kongres itu pun menitik beratkan kepada tatanan organisasi yang mendorong asosiasi yang ada di daerah lebih singkron dengan Askot/Askab PSSI-nya.

“Memang betul, Kongres Biasa Asosiasi Futsal Provinsi Jawa Barat yang kita laksanakan menetapkan dan memutuskan beberapa kewajiban organisasi selain program kerja dan laporan kerja. Namun pada kesempatan itu pula, kami juga menitikberatkan tatanan organisasi di Kabupaten/Kota agar ada sinkronisasi antara asosiasi di daerah dengan PSSI Kab/Kota atau Askab/Askot,” ujar Abdul Hakim menegaskan lagi.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal AFP Jawa Barat Iwan Jati memastikan bahwa AFK yang dinormalisasi dan status Adhoc berkali-kali sudah diingatkan secara tertulis.

“Ya, mereka sudah kami kirim surat dan kami ingatkan berulang kali, tapi mereka tidak menjalankannya dan menganggap itu hal yang biasa, padahal kondisinya jadi yang luar biasa, untuk itu putusan dalam Kongres Biasa itu sudah menjadi bagian dari kewajiban kami,” ujar Iwan Jati menegaskan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy