Kunjungan Tahap II PSSI dan FIFA, Tinjau Proyek Transformasi Sepak Bola Indonesia

Noval Lutfianto

16/12/2024

TRANSFORMASI : Kunjungan Tahap II PSSI dan FIFA di Proyek Transformasi Keselamatan dan Keamanan Infrastruktur Sepak bola. (Foto : Dok. PSSI)

JAKARTA, G-SPORTS.ID – Kunjungan FIFA tahap kedua untuk mendukung transformasi stadion sepak bola di Indonesia resmi selesai pada Minggu (15/12/2024) lalu. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan standar keamanan dan keselamatan di stadion-stadion di seluruh Indonesia.

Termasuk dalam upaya menjadikan pengalaman menonton sepak bola lebih aman dan nyaman bagi suporter sepak bola Tanah Air. Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu. Menjadi landasan kuat bagi upaya ini.

“Kolaborasi ini adalah komitmen nyata kami untuk meningkatkan kualitas dan keamanan stadion sepak bola di seluruh Indonesia. Dengan dukungan dari FIFA, kami ingin memastikan stadion-stadion kita memenuhi standar internasional,” ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

“Sehingga para pemain, ofisial, dan penggemar dapat menikmati sepak bola dengan rasa aman. Ini adalah langkah penting untuk membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik di Indonesia.”.

Erick Thohir menambahkan, bahwa dengan semangat untuk mencegah kejadian serupa, PSSI dan FIFA bekerja sama untuk menciptakan lingkungan sepak bola yang lebih aman dan inklusif. Juga membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap sepak bola sebagai ajang persatuan bangsa.

“Tahap pertama studi ini telah dilakukan pada Mei 2024, mencakup delapan stadion. Kini, tahap kedua memperluas cakupan dengan mengunjungi 21 stadion di 12 provinsi. Inisiatif ini juga bentuk dukungan atas renovasi stadion yang tengah dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum,” tandas Erick Thohir.

Sejalan dengan Nota Kesepahaman (MoU) antara FIFA dan PSSI yang telah ditandatangani saat Piala Dunia U-17 FIFA 2023 di Indonesia. Bertujuan utama untuk transformasi keamanan dan keselamatan stadion di Indonesia.

Tim FIFA yang hadir meliputi pakar keamanan dan keselamatan stadion dari Eropa, yaitu Ben Veenbrink dan Lavin Vignesh (FIFA Lead Regional Office). Mereka didampingi oleh perwakilan dari PSSI yakni Adi Nugroho (Direktur Keamanan dan Keselamatan Infrastruktur) dan Cut Ayu Rahimainita (Hubungan Internasional PSSI – Kantor FIFA Indonesia).

Proyek ini juga melibatkan berbagai pihak, tak hanya Kementerian Pekerjaan Umum RI. Tetapi juga klub-klub dari Liga 1 dan Liga 2, kontraktor, serta pemerintah daerah. Bersama-sama, berkomitmen untuk mewujudkan stadion yang aman dan menjadi simbol harapan dan kebangkitan sepak bola Indonesia.

“Hasil dari studi ini akan menjadi panduan utama untuk renovasi dan pengembangan stadion di masa depan, memastikan standar keselamatan yang tinggi sekaligus menghormati memori para korban tragedi yang telah terjadi,” beber Erick Thohir.

Stadion yang dikunjungi
● Stadion BJ Habibie
● Stadion Gelora Ratu Pamelingan
● Stadion Surajaya
● Stadion Demang Lehman
● Stadion Gelora Bumi Kartini
● Stadion Jatidiri
● Stadion Maguwoharjo
● Stadion Pakansari
● Stadion Gelora Bandung Lautan Api
● Stadion Bumi Sriwijaya
● Stadion Indomilk Arena
● Stadion H. Dimurthala
● Stadion Harapan Bangsa

Fokus utama studi
● Memberikan rekomendasi detail untuk meningkatkan keamanan stadion.
● Mengembangkan pedoman keselamatan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di Indonesia.
● Merancang sistem sertifikasi dan perizinan stadion yang memenuhi standar internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy