Presiden Prabowo Naikkan Bonus, Peraih Emas SEA Games 2025 Mendapat Rp1 Miliar

Noval Lutfianto

05/12/2025

BONUS NAIK : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menaikkan bomus peraih medali emas SEA Games XXXIII Thailand 2025 menjadi Rp1 miliar, Jumat (05/12/2025) sore. (Foto : Dok. Kemenpora RI)

JAKARTA, G-SPORTS.ID – Kontingen Indonesia dengan kekuatan 1.021 atlet selama 11 hari, 9-21 Desember 20205 akan berjibaku dan berjuang di ajang dwitahaunan SEA Games XXXIII Thailand 2025.

Disela-sela pelepasan Kontingen Indonesia, Jumat (05/12/2025) sore, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memastikan kenaikan bonus bagi peraih medali emas. Jika pada SEA Games XXXII Kamboja 2023 lalu, hanya mendapatkan Rp525 juta.

Maka tahun ini, orang nomor satu di Indonesia itu, tegas menaikkan bonus peraih medali emas SEA Games 2025  menjadi Rp1 miliar. Menurutnya, kenaikan bonus itu sebagai bentuk komitmen tegas pemerintah untuk memperkuat pembinaan olah raga nasional. Melalui insentif besar bagi atlet dan membangunan pusat pelatihan olahraga berskala internasional.

Bahkan Presiden Prabowo telah meminta kepada Menpora Erick Thohir dan Mensesneg Prasetyo Hadi. Agar bonus peraih emas perorangan SEA Games 2025 di Thailand naik menjadi Rp1 miliar.

“Bagi mereka yang berhasil saya sudah memberi petunjuk ke Menpora Pak Erick Thohir, bahwa negara akan memberi tempat yang terbaik bagi peraih medali emas. Bertandinglah dengan sepenuh hati, konsentrasi, berani dan percaya diri. Jaga disiplin, selalu rendah hati, berbuat yang terbaik yakinkan dirimu untuk meraih prestasi,” tegas Presiden Prabowo.

“Bagaimana Pak Menpora peraih emas kita kasih insentif, anggaran 500 (Rp 500 jutaan) bisa dinaikkan menjadi Rp 1 miliar, bisa kan, Pak Mensesneg , bisa? Alhamdulillah,” imbuh Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menegaskan, olah raga adalah simbol ketangguhan bangsa. Ia menyebut sejarah olahraga dunia berakar pada nilai keprajuritan yang harus dimiliki atlet Indonesia, tentunya menuntut kedisiplinan, kekuatan mental, dan ketekunan.

“Olahraga adalah lambang dari kehidupan, olahraga adalah analogi kehidupan, sejarah olahraga olimpiade itu adalah olahraga keprajuritan,” tegasnya.

Guna mendorong prestasi jangka panjang, Presiden Prabowo juga menyampaikan rencana pembangunan pusat olahr aga modern. Di atas lahan minimal 500 hektar untuk membentuk putra-putri terbaik bangsa mampu mengangkat harkat dan martabat bangsa di kancah dunia.

“Saya sudah bicara dengan Menpora, ke depan kita bertekad untuk pembinaan olahraga jangka panjang kita akan bangun pusat olahraga yang besar minimal 500 hektar. Kita didik anak-anak kita mulai dari dini dari umur 8 tahun kita datangkan pelatih terbaik, kita bangun pusat latihan jangka panjang hingga Olimpiade,” lanjut kepala negara.

“Saya yakin dengan pembinaan seperti ini dari 300 juta (penduduk Indonesia) pasti melahirkan pahlawan-pahlawan muda yang akan mengangkat nama harum bangsa Indonesia di mata dunia,” tandas Presiden Prabowo.

Sementara itu, Menpora RI Erick Thohir, mejelaskan, Kontingen Indonesia mengirimkan 1.021 atlet dan mengikuti 48 cabang olah raga. Juga diberikan target raihan lebih dari 80 medali emas untuk mempertahankan posisi tiga besar.

“Indonesia mengikuti 48 cabor. Kita bertekad untuk mempertahankan rangking tiga seperti perolehan saat di SEA Games Kamboja 2023. Tetapi kami bertekad untuk mengejar sisa emas yang masih ada untuk mencapai sekitar 80 lebih emas juga untuk mempertahankan peringkat ketiga,” timpal Menpora RI, Erick Thohir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy