SEMARANG, G-SPORTS.ID – Komite Disiplin PSSI (Komdis) PSSI Jawa Tengah akhirnya mengambil tindakan tegas terkait insiden memalukan pada pertandingan pekan ke-6 Grup A Liga 4 Jawa Tengah antara PSIR Rembang melawan Persikaba Blora yang dilangsungkan di Stadion Krida, Rembang, Rabu (21/1/2026) sore.
Adalah kiper PSIR bernomor punggung 77, Raihan Ably Valent Ramadan melakukan tendangan Kungfu yang ditujukan kepada pemain Persikaba, Rizal Dimas Avesta.
Insiden yang terjadi pada laga menit ke-39 itu membuat pemain Persikaba terkapar dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Ketua PSSI Jawa Tengah, Yoyok Sukawi memastikan Komdis PSSI jateng sudah mengambil tindakan tegas terkait sanksi yang diberikan untuk kiper PSIR.
“Menanggapi insiden pada laga Liga 4 Jawa Tengah antara PSIR Rembang lawan Persikaba Blora, saya ingin menyampaikan bahwa Komite Disiplin PSSI Jawa Tengah telah menggelar sidang dan menetapkan putusan resmi. Berdasarkan pemeriksaan menyeluruh, Komdis menyatakan terjadi tindakan kekerasan (violent conduct) yang membahayakan keselamatan pemain,” ucap Yoyok Sukawi memberikan penjelasan, Kamis (22/1/2026).
“Atas pelanggaran tersebut, dijatuhkan sanksi larangan seumur hidup beraktivitas di lingkungan PSSI, disertai denda administratif sesuai ketentuan,” ucap Yoyok Sukawi menegaskan.
Baca juga: https://g-sports.id/2025/10/20/riverside-forest-fc-juara-liga-piala-bandung-utama-2025/
Dia mengaku mendukung penuh dan menghormati keputusan Komite Disiplin karena keselamatan pemain adalah prioritas utama.
“Tidak boleh ada kompromi terhadap tindakan yang membahayakan dan mencederai sportivitas. Semoga keputusan ini menjadi pengingat dan pembelajaran bagi kita semua, agar Liga 4 Jawa Tengah berjalan aman, fair, dan beradab. Terima kasih atas perhatian dan kepedulian sedulur sepak bola Jawa Tengah,” ujar Yoyok lagi.
Laga antara PSIR lawan Persikaba sendiri berakhir imbang 0-0.
