Tiba Kembali di Tanah Pasundan, Atlet ASEAN Para Games Jawa Barat Mandapat Sambutan Hangat

Arief NK

28/01/2026

KADISPORA Jawa Barat tengah memberikan sambutan kepada para atlet yang baru saja menyelesaikan tugasnya bersama Kontingen Indonesia di ajag ASEAN Para Games 2025, di SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (28/1/2026). (Foto: Dok)
KADISPORA Jawa Barat tengah memberikan sambutan kepada para atlet yang baru saja menyelesaikan tugasnya bersama Kontingen Indonesia di ajag ASEAN Para Games 2025, di SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (28/1/2026). (Foto: Dok)

BANDUNG, G-SPORTS.ID – Atlet Jawa Barat yang telah selesai membela Kontingen Indonesia di ajang ASEAN Para Games Thailand 2025 mendapat sambutan hangat setibanya kembali di Tanah Pasundan, Rabu (28/1/2026).

Setelah menempuh perjalanan panjang dari Solo, mereka tiba di SPOrT Jabar Jalan Arcamanik, Kota Bandung sekitar pukul 16:00 WIB dan disambut langsung Kadisppora Jawa Barat, Heri Antasari dan Ketua Umum NPCI Jawa Barat Harry Susanto beserta jajarannya.

Para atlet disabilitas Jawa Barat sukses membawa Kontingen Indonesia di posisi runner up dengan membawa 135 keping medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu.

Perolehan medali tersebut melampui target yang dipatok sebelumnya yakni, 82 emas, 77 perak dan 77 perunggu.

Sementara atlet Jawa Barat yang terdiri dari 64 orang itu mendistribusikan 24 hingga 25 persen, atau 26 medali emas, 32 perak, dan 19  perunggu total 77 keping medali.

ASEAN Para Games 2025 itu sendiri berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand beberapa waktu lalu.

Kadispora Jabar mengapresiasi tekad dan perjuangan para atlet asal Jabar, itu. Hery mengaku bangga atas dan mengapresiasi atas prestasi atlet Jawa Barat yang telah memberikan kontribusi paling maksimal bagi Kontingen Indonesia Pesta Olahraga Empat Tahunan Disabilitas se-Asia Tenggara tersebut, itu.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh atlet yang telah mewakili Indonesia di ASEAN Para Games di Thailand. Ini sungguh luar biasa menempatkan Indonesia sebagai runner-up setelah tuan rumah akan tetapi bagi kami itu sudah bisa dikatakan setara dengan juara umum,” kata Kadispora memaparkan disela-sela penyambutannya.

Heri kembali mengungkapkan kebanggaannya dimana kontribusi Jawa Barat untuk Kontingen Indonesia bukan saja dilihat dari sisi perolehan medali tetapi scara jumlah, Jawa Barat menjadi distributor terbanyak dari total 290 atlet Indonesia sekitar 20 persen lebih merupakan atlet asal Jawa Barat.

“Jumlah atletnya seimbang dengan sumbangan medalinya. Ini menunjukkan bahwa atlet-atlet Jawa Barat bukan hanya banyak secara kuantitas, tapi juga berkualitas secara prestasi,” kata Heri menambahkan.

Menurutnya, keberhasilan itu memperlihatkan keberhasilan sistem pembinaan olahraga disabilitas di Jawa Barat yang berjalan dengan baik dan berkesinambungan dimana terjadi regenerasi atlet secara positif dengan didukung program latihan yang terencana dan berjenjang.

“Ini artinya, Jawa Barat telah mencerminkan dimana sistem pembinaan di Jawa Barat sudah berjalan baik ditambah regenerasinya bagus, program latihan yang dilaksanakan selama ini sehingga membuahkan hasil dan akhirnya dibuktikan dengan kenyataannya yaitu prestasi,” katanya menegaskan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum NPCI Jawa Barat, Hary Susanto, menimpali bahwa momentum tersebut prospek yang bagus bagi Jawa Barat di masa mendatang.

Pasalnya, mereka yang baru saja tiba dari Thailand mayoritas para atlet muda sehingga memiliki kesempatan jangka panjang.

“Jika melihat atlet-atlet dari Jawa Barat, ke depan Insya Allah akan lebih baik lagi karena atlet kita yang masuk tim ASEAN Para Games usianya masih muda semua,” ujar Hary kepada awak media.

Memang kata Harry, faktor usia sangat penting dalam menjaga kesinambungan prestasi. Dengan komposisi atlet muda, kata Harry, Jawa Barat akan mampu memberikan kontribusi lebih besar pada ASEAN Para Games berikutnya yang akan digelar di Malaysia.

“Pada tahun ke depan pada ASEAN Para Games Malaysia, kami berharap atlet asal Jawa Barat kembali bisa tampil lebih matang,” katanya menambahkan.

Bukan itu saja, Jawa Barat berpeluang untuk mengirimkan atletnya ke tingal Asian Para Para Games di Nagoya Jepang dimana saat ini sebanyak 24 atlet telah terpanggil untuk masuk Kontingen Indonesia.

“Sampai saat ini sudah 24 atlet yang terpanggil di Asian Para Games pada bulan Oktober nanti, mudah-mudahan dari hasil di Thailand ada tambahan lagi, khususnya dari Jawa Barat,” ujarnya menambahkan lagi.

Harry pun menegaskan, bahwa para atlet yang terpanggi itu mayoritas atlet yang baru saja tampil di ASEAN Para Games Thailand.

“Masih dipertahankan dan kembali akan melanjutkan pemusatan latihan nasional. Jumlah atlet diperkirakan akan bertambah seiring kebutuhan tim menuju ajang yang lebih besar.

Sementara jumlah cabang olahraga kata Harry, Indonesia akan mengirimkan atlet dari delapan cabang olahraga dan atlet Jawa Barat tetap menjadi tulang punggung kontingen nasional di berbagai nomor pertandingan.

“Akan tetapi pemerataan prestasi atlet di Jawa Barat kata Harry, belum sepenuhnya merata dari 27 kabupaten dan kota. Masih ada daerah yang belum memiliki wakil di level ASEAN Para Games, Ini artinya harus ada lagi penguatan pembinaan di daerah agar setiap kabupaten dan kota memiliki ikon atlet yang mampu menembus level nasional hingga internasional,” katanya memungkasi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy