PSIR Rembang Terancam Sanksi Berat, Buntut Ricuh di Liga 4 Jateng

Sri Nugroho

13/02/2026

Kericuhan terjadi begitu laga semifinal Liga 4 Jateng 2025/2026 antara PSIR Rembang lawan Persak Kebumen berakhir di Stadion Krida, Rembang, Kamis (12/2/2026). (Foto: Capture Instagram Nusaliga)

REMBANG, G-SPORTS.ID – Insiden memalukan kembali terjadi pada kompetisi kasta Liga 4. Kekerasan terhadap wasit terjadi begitu laga semifinal Liga 4 Jateng 2025/2026 antara PSIR Rembang lawan Persak Kebumen berakhir di Stadion Krida, Rembang, Kamis (12/2/2026).

Tuan rumah PSIR harus menelan kekalahan 0-2 pada pertandingan itu dan gagal melaju ke babak final karena kalah agregat 1-3. Sorotan tajam muncul setelah adanya insiden kekerasan dan pengeroyokan terhadap wasit Dwi Purba usai pertandingan berlangsung.

Dari rekaman video yang beredar, wasit Dwi Purba langsung mendapatkan serangan dari pemain hingga suporter yang merangsek ke tengah lapangan. Wasit asal Kudus yang juga sempat tercatat sebagai wasit dengan lisensi FIFA sejak tahun 2015 silam itu, terlihat beberapa kali mendapatkan pukulan dan injakan.

Baca juga: https://g-sports.id/2026/01/22/kiper-psir-rembang-pelaku-tendangan-kungfu-dijatuhi-hukuman-seumur-hidup/

Insiden ini langsung mendapatkan perhatian banyak pihak, termasuk dari jajaran Exco PSSI. PSIR Rembang terancam menerima hukuman berat, mulai dari sanksi klub hingga kemungkinan diskualifikasi dari ajang Liga 4 seri Nasional.

Anggota Exco PSSI, Muhammad Sungkar mengecam keras insiden pengeroyokan terhadap wasit yang memimpin pertandingan.

Dia menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap perangkat pertandingan tidak boleh ditoleransi dan harus dihukum secara tegas. Dia bahkan meminta Komdis PSSI Jawa Tengah tidak hanya memberikan hukuman kepada individu pelaku, tetapi juga kepada klub PSIR sebagai pihak yang bertanggungjawab.

Baca juga: https://g-sports.id/2024/12/26/18-tim-siap-bersaing-di-liga-4-jawa-tengah-2024-2025/

“Komdis harus tegas, bukan cuma person yang dihukum, tapi klub wajib dihukum, kalau perlu diskualifikasi,” ujar Muhammad Sungkar.

Ini tentu saja menjadi sinyal kuat PSIR terancam sanksi berat, bahkan pencoretan dari kompetisi Liga 4 Nasional dimana tim dengan warna kebesaran oranye itu punya tiket berlaga di level nasional sebagai wakil dari Jawa Tengah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy