BANDUNG, G-SPORTS.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat menerima kunjungan KONI Sulawesi Tengah pada Senin (23/02/2026).
Kunjungan tersebut dalam rangka penguatan pembinaan prestasi dan organisasi serta tata kelola sarana dan prasarana olahraga menjelang pelaksanaan PON di NTB-NTT.
Ketua Umum KONI Jawa Barat, M. Budiana, menyambut langsung rombongan dan menyampaikan kesiapan penuh untuk membantu KONI Sulawesi Tengah dalam berbagai aspek pembinaan olahraga.
“Pada prinsipnya kami siap membantu apapun yang diperlukan. Baik dari sisi pembinaan prestasi, manajemen organisasi, hingga tata kelola sarana dan prasarana. Kami sudah melihat draf MoU, dan secara prinsip kami siap untuk bekerja sama,” ujar M. Budiana.
Ia menambahkan, Jawa Barat memiliki pengalaman dalam membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan. Bahkan, Jawa Barat berhasil mencatatkan hattrick juara umum pada ajang PON sebelumnya.
“Alhamdulillah kami juga sudah bisa hattrick di PON. Tentu ini bukan kerja singkat, tetapi melalui perencanaan, penguatan organisasi, serta dukungan semua pihak,” katanya.
M. Budiana juga menyampaikan bahwa KONI Jabar saat ini membina 92 cabang olahraga, dengan dukungan pendanaan yang masih bersumber 100 persen dari dana hibah serta partisipasi sponsor.
“Alhamdulillah selama ini KONI Jabar selalu kondusif. Kami 100 persen masih didukung dana hibah dan partisipasi sponsor, sehingga program pembinaan bisa berjalan optimal,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak juga membahas kesiapan menghadapi PON yang akan digelar di NTB dan NTT. Menurutnya, tantangan ke depan harus dihadapi secara bersama.
“Sama-sama menghadapi PON di NTB-NTT. Kami akan berbagi kisi-kisi dan pengalaman. Kita bisa menghadapi rintangan bersama-sama,” ungkapnya.
Selain fokus pada PON, M. Budiana juga menyampaikan bahwa pada November tahun ini, Jawa Barat akan melaksanakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang digelar di tiga kota.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah, M. Fathur Razaq, menyampaikan bahwa pihaknya datang untuk belajar dan meminta arahan terkait sistem pembinaan prestasi yang diterapkan Jawa Barat.
“Kita tahu prestasi olahraga Jawa Barat seperti apa. Karena itu kami datang untuk meminta arahan dari KONI Jabar terkait pembinaan prestasi,” ujar M. Fathur Razaq.
Ia mengungkapkan, saat ini Sulawesi Tengah memiliki 44 pengurus provinsi (pengprov) cabang olahraga yang aktif. Pihaknya juga tengah menjajaki persiapan PON 2032 dan berencana mengikuti proses bidding sebagai tuan rumah.
“Kami juga menjajaki persiapan PON 2032 dan akan melakukan bidding. Harapannya, sarana dan prasarana olahraga di Sulawesi Tengah bisa berkembang seperti di Jawa Barat,” katanya.
M. Fathur Razaq berharap kerja sama ini tidak berhenti pada pertemuan awal saja. “Kami berharap KONI Jabar bisa terus memberikan supporting. Kami bisa banyak belajar dari KONI Jabar,” ungkapnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal sinergi antar daerah dalam memperkuat pembinaan olahraga nasional serta meningkatkan kualitas tata kelola organisasi dan fasilitas olahraga di masing-masing provinsi. *
