SLEMAN, G-SPORTS.ID – Sosok pemain berposisi striker milik PSS Sleman, Irvan Mofu memang bukan pilihan utama dimata pelatih kepala Ansyari Lubis. Meski Irfan Mofu juga masih terbilang minim dalam urusan mencetak gol, namun dia tetap punya kontribusi besar lewat beberapa gol yang dicetaknya untuk skuad Super Elang Jawa.
Dari 21 laga yang sudah dijalani PSS, dia memang baru dimainkan sembilan kali dengan mencetak empat gol saja. Namun pemilik nomor punggung 88 di PSS Sleman itu bisa dikatakan selalu mencetak gol dalam momen-momen krusial bagi tim.
Salah satunya, gol semata wayangnya ke gawang Persela Lamongan pada pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/26 lalu. Berkat gol tersebut, PSS berhasil menang 1-0 dan mampu menjaga puncak klasemen selama dua pekan.
Baca juga:https://g-sports.id/2026/02/28/striker-andalan-pss-sleman-absen-di-laga-krusial-lawan-persela/
Pada putaran pertama lalu, Irvan Mofu sudah mencetak satu gol penting saat menghadapi PS Barito Putera. Gol tersebut menjadi momentum berarti yang membantu PSS terhindar dari kekalahan serta memuncaki klasemen putaran pertama dan menjaga daya saing sejak awal kompetisi.
Pada putaran kedua, Irvan Mofu kembali menunjukan kontribusi penting di dua pertandingan krusial saat melawan Persiku Kudus dan Deltras FC. Sontekan mautnya di injury time membawa PSS meraih kemenangan saat hasil imbang di depan mata saat menjamu Persiku.
Sementara, laga tandang ke Sidoarjo, saat detik-detik akhir di ambang kekalahan, dia kembali menyelamatkan dengan membobol gawang tim tuan rumah yang membuat hasil akhir pertandingan menjadi imbang.
Sedangkan pada putaran ketiga, Irvan Mofu kembali menunjukan kontribusi krusialnya pada pertandingan tandang lawan Persela Lamongan. Pergerakan cerdiknya berhasil mengkonversi umpan silang dari Frederic Injai menjadi gol tunggal kemenangan PSS.
Kehadiran pemain seperti Irvan Mofu membuktikan bahwa dalam sepak bola, efektivitas dan timing sering kali lebih penting daripada sekadar statistik.
Baca juga: https://g-sports.id/2026/03/03/pss-sleman-tak-mau-lengah-di-6-laga-terakhir-grup-timur/
Tak hanya menjadi penentu di momen-momen penting, kontribusi tersebut juga lahir dari kesiapan mental dan profesionalisme yang terus dia jaga dalam setiap kesempatan.
“Bagi saya, terpenting harus selalu siap kapanpun pelatih meminta saya bermain. Jadi tugas saya melakukan yang terbaik saat sesi latihan maupun pada saat bermain. Bermain berapa menit pun saya akan selalu siap terus,” ucap Irfan Mofu.
Tersisa enam laga saja di putaran ketiga ini, tentu saja menjadi tantangan bagi Irvan Mofu untuk kembali menunjukan peran krusialnya.
