Klub Satelit PB. Jaya Raya Hadir di Kota Bandung, Secara Resmi Diluncurkan Juni Mendatang

Arief NK

13/03/2026

SEKRETARIS Umum Pengprov PBSI Jawa Barat, Ir Lutfhi Hamid (kiri) menyambut hadirnya Klub Satelut Jaya Raya Bandung.
SEKRETARIS Umum Pengprov PBSI Jawa Barat, Ir Lutfhi Hamid (kiri) menyambut hadirnya Klub Satelut Jaya Raya Bandung.

BANDUNG, G-SPORTS.ID – Perkumpulan Bulutangkis Jaya Raya (PB Jaya Raya)  kini hadir di Bandung Jawa Barat dengan didirikannya Klub Satelit PB Jaya Raya Bandung.

Dibawah naungan Yayasan Pembangunan Jaya Raya,  soft launching Klub Satelit PB. Jaya Raya Bandung dilakukan, Jumat (13/3/2026) di Bandung.

Hadir dalam peresmian tersebut Walikota Bandung, Muhammad Farhan. Mantan Kapolda Jawa Barat dan Kabareskrim, Suhardi Alius. Ketua Pengprov PBSI Jawa Barat yang juga Wamendagri, Akhmad Wiyagus dan jajaran pengurus internal dan eksternal Pendirian Klub Satelit PB.

Keberadaan PB Jaya Raya di Kota Bandung itu, sebagai upaya strategi pembinaan berjenjang dalam rangka menjaring atlet berpotensi khususnya di wilayah Bandung dan Jawa Barat pada umumnya. Dengan program tersebut diharapkan mampu meraih prestasi tingkat nasional maupun internasional sekaligus mengangkat kembali kejayaan bulutangkis Jawa Barat dan Indonesia di masa mendatang.

PB Jaya Raya dengan Jawa Barat dalam sejarahnya memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dimana 3 dari 4 medali emas diraih pebulutangkis asal Jawa Barat yaitu, Susi Susanti dari Tasikmalaya yang sukses menyabet medali emas di Olimpiade Barcelona 1992.

Disusul pebulutangkis asal Cirebon, Candra Wijaya  pada Olimpiade Sydney 2000 sebagai juara ganda putra setelah berpasangan dengan Tony Gunawan. Kemudian, pebulutangkis asal Bekasi Markis Kido yang berpasangan dengan Hendra Setiawan yang menjuarai ganda putra pada Olimpiade Beijing 2008. Karena alasan itulah  kenapa PB Jaya Raya melebarkan sayapnya hingga ke Jawa Barat.

Pengurus Yayasan Pembangunan Jaya Raya, Aris Siswoko, menegaskan, pendirian PB. Jaya Raya Bandung dalam rangka mengimplementasikan  filosofi sang pendiri Ciputra Grup, almarhum Ir. Ciputra  sekaligus penyokong utama pendanaan bagi pembinaan para atlet PB. Jaya Raya melalui Yayasan PBJR.

“Pak Ciputra memiliki niat mulia dan sangat mendukung kemajuan bulutangkis Indonesia, semasa hidupnya beliau selalu berpesan agar PB. Jaya Raya memberikan perhatian terhadap atlet Jaya Raya yang berhasil meraih prestasi dunia dan mengharumkan Indonesia. Selain itu almarhum Ciputra sempat berpesan untuk memperhatikan daerah penghasil atllet potensi yang memberikan kontribusi prestasi untuk Jaya Raya dan Indonesia,” katanya memaparkan.

Karena alasan itulah lanjut Aris, yang mendorong PBJR untuk mendirikan PB. Jaya Raya Bandung setelah melihat sejarahnya dimana 3 atlet Jaya Raya yang berasal Jawa Barat (Susy Susanti, Candra Wijaya dan Markis Kido) berhasil menyumbangkan 3 medali emas di Olimpiade untuk Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Harian PB. Jaya Raya, Imelda Wigoena, menyambut baik pendirian sekaligus mendukung penuh atas pendirian PB. Jaya Raya Bandung.

“Jawa Barat merupakan provinsi yang sangat produktif menghasilkan atlet potensial, dan Satelit PB. Jaya Raya   akan melengkapi keberadaan Satelit A yang kami miliki dan selama ini cukup produktif dalam mendukung prestasi PB. Jaya Raya,” katanya menjelaskan.

Menurutn Imelda, selain di Jawa Barat, PB Jaya Raya juga sudah lebih dulu mendirikan PB yang sama diantaranya, Jaya Raya Ragunan dan Jaya Raya Metland di Jakarta, Jaya Raya Satria Sleman di Yogyakarta dan Jaya Raya Solo di Jawa Tengah.

Pendirian Jaya Raya Bandung itu sendiri diinisiasi oleh Tiga Serangkai, Suhardi Alius, Budi Karya Sumadi dan Benny Julihardjo.

“Pendirian PB. Jaya Raya Bandung dilatar belakangi sebuah gagasan dan komitmen nyata untuk turut memberikan kontribusi dalam kemajuan bulutangkisIndonesia melalui proses pembinaan berjenjang dan berkesinambungan. Dengan proses pembinaan yang sistematis, diharapkan nantinya akan lahir kembali atlet –
atlet bulutangkis asal Bandung dan Jawa Barat yang mampu meraih prestasi puncak dan mengibarkan Merah Putih di kancah dunia seperti Olimpiade, Kejuaraan Dunia, Piala Thomas dan Uber serta kejuaraan lainnya,” kata Suhardi memaparkan.

Menurut rencana Grand Opening PB. Jaya Raya Bandung akan dilakukan pada bulan Juni 2026. Pada Grand Opening tersebut akan diisi dengan ‘Audisi Atlet Potensi’. Selain mendapat dukungan seluruh pihak, kehadiran Ateja Tritunggal, sebagai partner berdirinya Klub Satelit Jaya Raya Bandung juga akan mendukung kinerja pembinaan secara optimal, mampu menunjukan prestasi yang maksimal dan berkontribusi yang produktif dalam sistem pembinaan bulutangkis di Indonesia. ***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy