SURABAYA, G-SPORTS.ID – Proliga 2026 babak Final Four kompetisi bola voli paling bergengsi di Indonesia, digelar di tiga kota menjadi tuan rumah adalah Surabaya, Solo, dan Semarang.
Seri pertama akan berlangsung di Surabaya pada 2–5 April 2026 dan berlanjut di Solo pada 9–12 April 2026. Kemudian berlanjut ke Semarang pada 16–19 April 2026. Usai babak Final Four selesai, akan memasuki fase perebutan posisi ketiga atau bronze final yang dijadwalkan berlangsung di Yogyakarta pada 21–23 April 2026. Partai puncak atau gold final Proliga 2026 akan digelar pada 24–26 April 2026 di Yogyakarta
.
Sebanyak delapan tim terbaik, yang terdiri dari empat tim putra dan empat putri, siap memperebutkan tiket menuju grand final. Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan, dalam jumpa pers menyatakan bahwa persaingan tahun ini akan jauh lebih kompetitif.
Di sektor putra, juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi akan ditantang JakartavLavAni Livin’ Transmedia, Garuda Jaya, dan Surabaya Samator. Sedangkan sektor putri, persaingan melibatkan Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Electric PLN Mobile, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, dan Jakarta Popsivo Polwan.
“Antusiasme penonton sangat luar biasa. Kami menyediakan 3.000 tiket per hari yang bisa didapatkan melalui sistem pembelian online,” ujar Reginald Nelwan dalam sesi press conference Babak Final Four Proliga 2026, Seri pertama di Surabaya, Rabu (01/04/2026).
Dari beberapa tim, baik putra maupun putri, telah menambah dan mengganti pemainnya. Surabaya Samator tetap memegang teguh filosofi pembinaan atlet lokal. Manajer tim, Hadi Sampurno, menegaskan bahwa mereka tidak melakukan perubahan drastis pada komposisi pemain.
“Kami hanya mengganti tiga pemain, tetapi semuanya tetap pemain binaan sendiri. Kami percaya pada kualitas talenta lokal kami,” timpal Hadi Sampurno.
Di sisi lain, Garuda Jaya terpaksa melakukan rotasi karena faktor cedera. Manajer tim, Loudry Maspaitella, mengungkapkan mereka mendatangkan spiker baru untuk menggantikan Sokolov yang harus menepi.
“Kami turun dengan skuad babak reguler, hanya ada satu pergantian posisi spiker karena Sokolov cedera,” kata legenda bola voli Indonesia tersebut.
Sementara itu, LavAni Transmedia tampil ambisius dengan mendatangkan pemain asing baru asal Jerman George Grozer. Demi merebut kembali takhta juara.
“Mudah-mudahan tahun ini milik LavAni. Persiapan tim sudah semakin matang,” ungkap perwakilan manajemen LavAni John Zulfikar.
Adapun juara bertahan Bhayangkara Presisi mengonfirmasi bahwa kondisi tim saat ini sangat stabil dan siap tempur, “Kami mengganti satu pemain asing Martin Atanasa,” kata perwakilan Bhayangkara Presisi.
Di sektor putri, perombakan oemain asing telah dilakukan. Seperti Pertamina Enduro. Demi mempertahankan gelar juara bertahan, bongkar pasang pemain asing menjadi strategi utama. Manajer Jakarta Pertamina Enduro, Widi Triyoso, mengonfirmasi pergantian pemain kunci. Iana Shcherban resmi digantikan Voronkova untuk memperkuat daya gedor.
“Evaluasi sudah dilakukan. Target kami jelas, mempertahankan juara Proliga tahun ini,” ucap Widi penuh optimisme.
Strategi serupa diambil Jakarta Electric PLN Mobile. “Pihak manajemen memutuskan mengganti satu pemain asing Celeste Plak dengan Kara Bejema untuk menciptakan permainan yang lebih solid di lapangan,” kata Juli Ismaganti, manajer tim Electric PLN Mobile.
Berbeda dengan rivalnya, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia memilih mempertahankan legiun asing mereka. Namun, mereka melakukan penyegaran pada pemain lokal. “Pemain asing tetap aman. Kami hanya mengganti satu pemain lokal, Shakira digantikan oleh
Dhea,” jelas Putri, perwakilan tim Gresik.
Terakhir, Jakarta Popsivo Polwan juga mengonfirmasi pergantian pemain asing, termasuk Bhethania De La Cruz diganti Malvina Smarzek. Meski melakukan perubahan, mereka tetap merendah terkait target. “Target kami tidak muluk-muluk, yang penting setiap pertandingan menang,” ungkap perwakilan Popsivo.
