BANDUNG, G-SPORTS.ID – Coaching Clinic Sepakbola Wanita yang diselenggarakan PSSI Pusat dengan Federasi Sepakbola Prancis bertajuk PSSI x Francaise de Football Women Empowerment in Football Collaboration yang digelar selama dua hari di Lapangan Sidolig , 11 – 12 April 2026, sukses.
Dibawah langit yang cerah di Stadion Persib, itu keempat utusan dari Prancis yang hadir, Fabrice Fize as chargé d’affaires (eq. deputy Ambassador), Vincent Degoul (Deputy Cultural Counsellor), Christophe Dreyer (Director IFI Bandung) dan Ricky Arnold (Culture and Communication Officer IFI Bandung) terkagum – kagum menyaksikan antusiasme para peserta Coaching Clinic.
Ada kesemarakan, keseriusan dan juga semangat para Mojang Lapangan Hijau mulai dari pelatih sampai pemain. Kesemarakan pecah ketika seluruh pemangku jabatan serta tokoh sepakbola Bandung hadir dalam acara pembukaan di hari pertama, Sabtu (11/4/2026).
Mereka yang hadir adalah, Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Wiguna, Walikota Bandung, Muhammad Farhan, Komite Eksekutif (Exco) yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Provinsi Jawa Barat, Vivin Cahyani.
Dan ikut mendampingi, Plt Sekjen PSSI Provinsi Jawa Barat, Mohammad Jailani Saputra, Ketua Umum PSSI Kota Bandung, H. Yoko Anggasurya, Sekjen PSSI Kota Bandung, H. Laga Sudarmadi serta Legen Persib, Djadjang Nurjaman.
Yang paling semarak ketika dua bintang lapangan hijau ikut hadir dalam acara pembukaan, yakni, Zahra Muzdalifah (Pesepakbola Wanita Indonesia) dan Layvin Kurzawa, pemain Persib berdarah Prancis.
Coaching Clinic itu sendiri melibatkan 400 peraga anak – anak pesepakbola putri dari berbagai SSB dan Sekolah Dasar di Kota Bandung dan 60 orang pelatih sepakbola putri.
“Saya atas nama PSSI mengucapkan terima kasih Kedutaan Prancis dan Federasi Sepakbola Prancis yang telah memberikan banyak program dan mendukung perkembangan sepakbola putri di Indonesia,” ujar Vivin Cahyani memaparkan.
“Harapan saya, pemain dan seluruh pelatih putri, sekarang punya harapan yang besar dan untuk semua pemain maupun pelatihnya terus semangat karena kesempatan itu selalu ada dan berkembang bersama PSSI, Garuda Pertiwi mendunia,” kata Vivin memaparkan lagi.
Menurut Vivin bahwa PSSI juga akan menerbangkan 30 delegasi Timnas Indonesia yang akan berlatih bersama di Prancis di Markas Besar Timnas Prancis.
“Anak – anak Indonesia U-17 akan berlatih disana dan dilatih pelatih Timnas Prancis selama satu minggu,” ujar Vivin menambahkan.
Selain itu, Vivin memastikan setelah dari Bandung, PSSI bersama Federasi Sepakbola Prancis akan mengadakan workshop bersama di Jakarta, 14 April 2026 dengan tema Sport Management dalam hal ini untuk even sepakbola putri.
Pada kesempatan yang sama, Fabrice Fize dari Kedutaan Prancis mengaku sangat senang bisa bekerja sama dalam mengembangkan sepakbola putri bersama PSSI. Ia berharap, dengan program coaching clinic sepakbola putri di Indonesia semakin berkembang.
“Tentu, saya sangat senang bisa hadir di Bandung dalam program coaching clinic untuk sepakbola wanita. Sekali lagi hari ini saya sangat gembira bisa bersama – sama menyaksikannya,” kata Fabrice Fize mengungkapkan.
Ia juga kagum akan sepakbola wanita di Indonesia yang memiliki pemain – pemain terkenal Ia menyebutkan sepakbola Indonesia memiliki masa depan yang bagus dan semua itu tidak aa yang tidak mungkin.
“Ke depan, program yang sama bisa dan terus dilaksanakan di Indonesia,” kata Fabrice memungkasi. ***
