Gebyar Liga Jabar Istimewa 2026 Piala Walikota Bandung, Diikuti 1.300 Pesepakbola Usia Dini

Arief NK

12/05/2026

KESEMARAKAN yang tidak terelakan saat Liga Jabar Istimewa Piala Walikota Bandung dibuka di Pindad Soccer Arena, Kamis (14/5/2026). (Foto: Arief K/G-SPORTS.ID)
KESEMARAKAN yang tidak terelakan saat Liga Jabar Istimewa Piala Walikota Bandung dibuka di Pindad Soccer Arena, Kamis (14/5/2026). (Foto: Arief K/G-SPORTS.ID)

BANDUNG, G-SPORTS.ID – Semarak Liga Jabar Istimewa 2026 (LJI) Piala Walikota Bandung akan mulai digelar di Pindad Soccer Arena, Kamis (14/05/2026) lusa.

LJI 2026 mempertandingkan kategoru usia anak – anak U-10 dan U-12 tahun resmi dibuka oleh Djadjang Nurjaman (Direktur Teknik PSSI Provinsi Jabar). DXXidampingi H. Hendy Maulana (Sekdispora Kota Bandung), Dr Nuryadi (Ketua Umum KONI Kota Bandung), H. Yoko Anggasurya (Ketua Umum PSSI Kota Bandung) dan Drs Laga Sudarmadi AIFO (Ketua Pelaksana).

Jenjang LJI menuju ke tingkat provinsi untuk memperebutkan tiket ke tingkat nasional dimana akan bertemu dengan tim – tim terbaik nasional dalam PIALA PRESIDEN yang akan diselengarakan 7 sampai 12 Juli 2026. Bandung jadi kota ke-18 dari 17 kota dan kabupaten di Jawa Barat yang telah menyelenggarakan Liga Jabar Istimewa.

Liga Jabar Istimewa di Kota Bandung diselenggarakan oleh PSSI Kota Bandung dengan jumlah peserta 50 tim U-10 dan 71 tim U-12 tahun masing-masing, 36 klub anggota resmi PSSI Kota Bandung dan klub – klub anggota tetap PSSI Jawa Barat yang berdomisili di Kota Bandung.

Liga Jabar Istimewa 2026 Zona Kota Bandung akan berlangsung selama empat hari, 14 sampai 17 Mei 2026 di tiga lapangan yaitu, Pindad Soccer Arena, SOR Sepakbola Lodaya dan Menger Soccer.

KU-10 Tahun
Untuk KU-10 tahun terbagi dalam beberapa grup. Setiap grup terdiri dari 3 atau 4 Tim dengan sistem pertandingan round robin atau setengah kompetisi dan juara serta Runner-up masing masing grup lolos ke Babak Kedua sebanyak 26 tim yang terdiri dari tim juara dan runner-up grup dan bertanding dengan sistem gugur atau Babak Knouck Out sampai ke 8 besar.

8 tim di Babak 8 Besar dibagi dua grup dan setiap grup akan diikuti 4 tim dengan sistem Round Robin. Lalu, semua juara grup melaju ke final dan juara pertama dan kedua langsung lolos ke tingkat Jabar atau putaran regional termasuk peringkat 3 dan 4.

Urutan 3 masing-masing grup lolos putaran regional dan peringkat 4 terbaik juga lolos putaran Regional putaran atau STAGE 4. Di akhir atau putaran keempat adalah babak final dimana juara di masing-masing grup pada Babak 8 Besar melaju ke final dan juara 1 & 2 dan juga runner up pada Babak 8 Besar juara 3 & 4.

KU-12 Tahun
Pada kelompok ini terbagi ke dalam beberapa grup. Setaiap grup terdiri dari 3 atau 4 Tim dengan menggunakan sistem round robin atau setengah kompetisi. Juara dan Runner-up masing masing grup berhak lolos ke putara ke-2. Dari jumlah 36 tim juara dan Runner-up grup masuk ke fase gugur atau Knouck Out sampai 8 besar.

Di Babak 8 Besar tim dibagi dua grup masing-masing menjadi 4 tim dan bertanding dengan sistem Round Robin. Juara grup masuk final untuk menempati juara 1 & 2 dan akan langsung lolos ke Puratan Regional.

Runner-up grup dan peringkat 3 & 4 juga lolos ke Putaran Regional. Urutan 3 masing-masing grup juga lolos ke putaran regional termasuk peringkat 4 terbaik. Dan, juara di masing-masing grup Babak 8 Besar serta final juara 1 & 2 termasuk runner up masing-masing grup Babak 8 besar peringkat 3 & 4.

Djadjang Nurdjaman merasa bersyukur LJI bisa digelar di Kota Bandung. Djadjang pun mengaku kagum dengan antusiasme yang tinggi dari semua peserta, pelatih, pemain dan orang tua.

“Sangat luar biasa, satu yang kita harapkan dari turnamen LJI Piala Walikota Bandung bisa menjaring pemain – pemain yang betul – betul potensial yang betul – betul memiliki kualitas tinggi,” kata mantan pelatih Persib ini memaparkan, Selasa (12/05/2026) pagi.

Ke depan kata pelatih yang akrab disapa Djanur ini bisa disatukan dalam sebuah Diklat PSSI Kota Bandung. “Harapan kami seperti itu,” kata Djanur menegaskan.

Ditempat yang sama, Sekdispora dalam meneruskan amanat Walikota Bandung, mengatakan bahwa digelarnya LJI U-10 dan U-12 tahun diharapkan lahir bibit di Kota Bandung yang kelak bisa memperkuat klub – klun profesional di Tanah Air.

“Intinya, akan lahir pesepakbola – pesepakbola nasional yang berasal dari Kota Bandung. Kami bermimpi setelah LJI digelar akan mempercepat program PSSI Kota Bandung untuk mendirikan sebuah Diklat, Akademi Usia 10 atau Usia 12 tahun dengan nama Persib Akademi PSSI Kota Bandung dan mudah-mudahan bisa terwujud dan Bandun menjadi City of Champion,” kata Hendy membeberkan.

Disisi lain, Nuryadi menambahkan, bahwa kekuatan di Kota Bandung salah satunya adalah pembinaan seperti LJI yang digelar oleh PSSI Kota Bandung. Menurutnya, pembinaan tak hanya di sepakbola, di cabang olahraga lain pun sama programnya yakni pembinaan.

“Ini artinya, konsistensi Kota Bandung dalam proses pembinaan yang berjenjang terus berjalan, kita berharap dari LJI Piala Walikota Bandung bisa menghasilkan bibit untuk masa depan dan KONI Kota Bandung selalu ‘ngarojong’pembinaan yang berbasis kompetisi,” ujar Nuryadi mengungkapkan.

Ketua Pelaksana, Drs Laga Sudarmadi AIFO memungkasi bahwa LJI memperebuatkan Piala Walikota Bandung itu melibatkan, 1.392 pemain dari total peserta yang tampil di tiga lapangan.

“Tujuannya, amanat Pak Walikota yaitu menuju dilaksanakannya Diklat dan Bandung City of Champion yang menjadi hastage Pak Walikota dan berharap penyelenggaraan LJI di Kota Bandung berjaan sesuai harapan untuk Jabar Istimewa,” katanya. ***

KU-10 terbagi ke dalam 13 grup yakni :

Grup A: Bina Pakuan, Tunas Rifo, Sutiono Lamso FC, UNI Putih.
Grup B: Sinar Muda 73, DIANA, Java One’s Top, R-MIFA Teruna.
Grup C: Pindad Amphibious, Young Tigers, Ps AD, Nusa Raya.
Grup D: Pindad Maung, Putra Panjalu, Saint Prima Madep, SASWCO Kuning
Grup E: Nova Arianto Soccer, Indonesia Muda, Produta Maung Bandung, Djanur Kartabraja
Grup F: APB Putih, Elput Putih, IPI GSM Jatira Bandung Soccer
Grup G: SSJ Arcamanik Biru, SASWCO Merah, Kewalram, UPI Merah
Grup H: Inspire, Sidolig, Turangga, Sindos
Grup I: Setia Biru, Elput Biru, APB Biru, Akademi Persib Cimahi
Grup J: SSJ Arcamanik Kuning, Gobi Bone FC, Saint Prima Mamprang, UNI Putih
Grup K: Jatira Hijau, Bee Bold SS, MH Hitam, Sinar Muda Seventhree
Grup L: Bara Siliwangi Setia Merah, UNI Merah
Grup M: Fatto FC, Angkasa, MH Soccer Biru

KU-12 tahun terbagi ke dalam 22 Grup diantaranya:
Grup A: Elput, Angkasa Hijau, Nova Arianto Putih, Saint Prima FC Hitam
Grup B: Bara Siliwangi Komando, UPI Putih, Elput Biru, Young Tigers.
Grup C: Bara Siliwangi Tempur, Angkasa Orange, Bee Bold SS, IPI GS
Grup D: Turangga Merah, Jatira Bandung Putih, Sinar Muda Seventhree, Saint Prima 90
Grup E: MH Soccer Academy Hitam, Fatto FC Orange, Putra Panjalu 1, Ps AD
Grup F: APB Hitam, UNI Merah, Nova Arianto Merah, Sindos
Grup G: UNI Hitam, R-MIFA, Java One’s Top, SASWCO Merah
Grup H: Indonesia Muda, APB Biru, Jatira Bandung Merah, UNI Putih
Grup I: Angkasa Biru, Saint Prima Putih 90, SAWSCO Kuning, Inspire
Grup J: Bina Pakuan Khusus, APC Maung Ngora, Turangga Hitam, APB Putih
Grup K: Pindad Amphibi, Jatira Bandung Hijau, Setia Merah, MH Soccer Hijau
Grup L: Fatto FC, Kewalram Putih, Palber, Bozwa United
Grup M: Sidolig, Sutiono Lamso, Nova Arianto Biru, MH Soccer Biru
Grup N: Bina Pakuan Warriors, APB, Bozwa United Berkah, Kewalram Biru
Grup O: Bina Pakuan Presisi, Angkasa Putih, DIANA, UNI Biru
Grup P: Bina Pakuan Istimewa, Produta Maung Bandung, SASWCO Hijau, Tunas Rifo
Grup Q: UPI Merah, Nusa Raya, APC, Gobi Bone FC
Grup R: Setia Biru, Pindad Maung, Putra Panjalu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy