Jakarta Bhayangkara Fantastis, Juara AVC Men’s Volleyball Champions League 2026

Noval Lutfianto

17/05/2026

JUARA ASIA : Jakarta Bhayangkara Presisi menorehkan sejarah baru keluar sebagai juara Asia, setelah di babak final AVC Men's Volleyball Champions League 2026 menggulung Foolad Sirjan Iranian (Iran) 3-1, di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (17/05/2026) malam. (Foto : Dok. PBVSI)

PONTIANAK, G-SPORTS.ID – Sejarah baru bola voli Indonesia ditorehkan Jakarta Bhayangkara Presisi pada AVC Men’s Volleyball Champions League 2026, di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.

Tak diperhitungkan sejak awal turnamen, tim asuhan pelatih asal Kuba, Reidel Alfonso Gonzales Toiran tersebut, justru mampu tampil trengginas. Menghadapi tim kuat Asal Iran, Foolad Sirjan Iranian, Minggu (17/05/2026) malam.

Bhayangkara menjadi mimpi buruk bagi juara Iranian Volleyball Super League 2025 yang merupakan juga antar klub Asia 2021 dan 2024. Dipimpin referee Luo Wen-sheng (China) dan Choi Jae-hyo (Korea Selatan), laga berlangsung ketat di depan tatapan 5.237 pendukung tuan rumah

Juara Proliga 2025 itu turun dengan 6th starting line-up, Noumory Keita (OP), Raden Ahmad Gumilar (MB), Robertlandy Simón (MB), Farhan Halim (OH), Rok Možic (OH), dan kapten tim Nizar Julfikar (S). Mereka hanya butuh waktu 2 jam: 9 menit menggulung Foolad Sirjan 3-1 (25-20, 24-26, 25-23, 25-23).

Ini menjadi prestasi terbaik bagi tim binaan Polri tersebut di level Asia antar klub. Sebelumnya mereka juara ketiga di Yazd, Iran (2024) dan runner up 2023 di Manama, Bahrain. Selain capaian juara ketiga Jakarta BNI Taplus pada AVC Men’s Volleyball Champions League 2006 di Hanoi, Vietnam.

Kemenangan Bhayangkara sekaligus membayar lunas atau balas dendam atas Foolad Sirjan, tim asuhan pelatih, Behrouz Ataei Nouri. Ketika itu dalam babak semifinal AVC Men’s Volleyball Champions League 20024, di Yazd, Iran (13/09/2024), Bhayangkara kalah tipis 2 -3 (22-25, 25-23, 25-22, 21-25, 14-16).

Usai pertandingan, outside hitter Bhayangkara, Farhan Halim mengaku bangga bisa menjadi bagian dari tim. Terlebih diperkuat pemain- pemain kelas dunia, Noumory Keita (OP/Mali), Robertlandy Simón (MB/Kuba), dan Rok Možic (OH/Slovenia).

Menghadapi lawan berkualitas tinggi yang diperkuat pemain Timnas Bulgaria, Aleksandar Nikolov (OH). Juga sederet pemain Timnas Iran yang kini berperingkat 19 FIVB World Rankings, seperti Amirhossein Toukhteh (MB), Ali Hajipour (OP), Ali Ramezani (S), Poriya Hossein Khanzadeh (OH), dan Mohammad Valizadeh (MB).

“Bagi saya pribadi pengalaman yang sangat berharga karena bisa satu tim dengan pemain-pemain top level, lawannya juga top level. Bangga bisa memberikan yang terbaik,” ujar Farhan Halim.

Sementara head coach Jakarta Bhayangkara, Reidel Toiran, menyebut keberhasilan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi timnya. Bahkan bagi prestasi mentereng bola voli Indonesia.

“Luar biasa. Kita menjadi juara dan ini pencapaian yang sangat membanggakan. Namun meski kami berhasil merebut gelar juara Asia, kami akan tetap melakukan evaluasi dan mempersiapkan diri menghadapi agenda dunia berikutnya,” timpal Reidel Toiran.

Terpisah Kapolda Kalbar sekaligus manajer tim Jakarta Bhayangkara, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan tim menerbut juara Asia. Dikatakan hasil tersebut menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat dan Indonesia.

“Kemenangan tersebut menjadi balas dendam manis setelah pada tahun 2024 di Iran, dari lawan yang sama. Alhamdulillah hari ini kita diberikan rezeki menjadi juara AVC. Ini bukan akhir, karena nanti dua tim ini akan berangkat mengikuti world championship,” ujar Pipit Rismanto.

Sementara itu pertandingan perebutan tempat ketiga berlangsung sore harinya. JTEKT Stings Aichi (Jepang) atasi Hyundai Capital Skywalkers (Korea Selatan) 3-0 (25-19, 25-19, 25-21).

Jakarta Bhayangkara Presisi sebagai juara dan runner-up Foolad Sirjan Iranian sekaligus lolos ke FIVB Men’s Volleyball Club World Championship 2026 (Fédération Internationale de Volleyball). Mewakili Asia atau Asian Volleyball Confederation (AVC).

Penghargaan Individual
Jakarta Bhayangkara Presisi tak hanya meraih gelar juara AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Mereka juga memboyong tiga penghargaan individual sekaligus.

Most Valuable Player atas nama Noumory Keita (Mali), Best Opposite Spiker kembali untuk Noumory Keita (Mali), dan Best Middle Blockers milik Robertlandy Simón Aties (Kuba).

Sementara Foolad Sirjan Iranian mendapat dua awards, yakni Best Setter Ali Ramezani (Iran) dan Best Outside Spikers untuk Poriya Hossein Khanzadeh (Iran) bersama Aleksandar Vladimirov Nikolov (Bulagria). Penghargaan Best Libero diraih Kazuyuki Takahashi (Jepang/JTEKT Stings Aichi).

AVC Men’s Volleyball Champions League 2026
Asian Volleyball Confederation (AVC)
GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Indonesia
13-17 Mei 2026

Hasil laga – Final, Minggu, 17 Mei 2026 (19:00 WIB)
Jakarta Bhayangkara Presisi (Indonesia) vs Foolad Sirjan Iranian (Iran) 3-1 (25-20, 24-26, 25-23, 25-23)
Referee : Luo Wen-sheng (China) dan Choi Jae-hyo (Korea Selatan)
Challenge referee : Ismail Ibrahim Alblooshi (Uni Emirat Arab)
Penonton : 5.237 orang

Hasil laga – Perebutan Tempat Ketiga, Minggu, 17 Mei 2026 (16:00 WIB)
JTEKT Stings Aichi (Jepang) vs Hyundai Capital Skywalkers (Korea Selatan) 3-0 (25-19, 25-19, 25-21)

Susunan pemain
Jakarta Bhayangkara Presisi (Indonesia) : 9 Noumory Keita (OP), 10 Raden Ahmad Gumilar (MB), 13 Robertlandy Simón (MB), 26 Farhan Halim (OH), 19 Rok Možic (OH), 30 Nizar Julfikar (S) ©

Cadangan : 7 Yuda Mardiansyah Putra (MB), 8 Hernanda Zulfi (MB), 24 Agil Angga Anggara (OH), 11 Rendy Febriant Tamamilang (OH), 14 Henry Ade Novian (L), 16 Alfin Daniel Pratama (S), 28 Arjuna Mahendra (OP),
Head coach : Reidel Alfonso Gonzales Toiran (Kuba)

Foolad Sirjan Iranian (Iran) : 5 Amirhossein Toukhteh (MB), 9 Poriya Hossein Khanzadeh (OH), 11 Aleksandar Nikolov (OH), 13 Ali Ramezani (S) ©, 17 Ali Hajipour Moghadam Faroji (OP), 27 Mohammad Valizadeh (MB)

Cadangan : 3 Ashkan Haghdoust (S), 7 Esmaeil Mosaferdashliboroun (OH), 8 Rasoul Shahsavari (L), 12 Seyed Amirhossein Sadati (OH), 15 Amin Khajeh Khalili (OH), 16 Ali Shafiei (MB), 19 Mehdi Marandi (L)
Head coach : Behrouz Ataei Nouri (Iran)

Penghargaan Individual
• Most Valuable Player : Noumory Keita (Mali/Jakarta Bhayangkara Presisi)
• Best Opposite : Spiker Noumory Keita (Mali/Jakarta Bhayangkara Presisi)
• Best Middle Blockers : Robertlandy Simón Aties (Kuba/Jakarta Bhayangkara Presisi)
• Best Setter : Ali Ramezani (Iran/Foolad Sirjan Iranian)
• Best Outside Spikers : Poriya Hossein Khanzadeh (Iran/Foolad Sirjan Iranian) dan Aleksandar Vladimirov Nikolov (Bulagria/Foolad Sirjan Iranian)
• Best Libero : Kazuyuki Takahashi (Jepang/JTEKT Stings Aichi)

JUARA ASIA : Jakarta Bhayangkara Presisi menorehkan sejarah baru keluar sebagai juara Asia, setelah di babak final AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 menggulung Foolad Sirjan Iranian (Iran) 3-1, di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (17/05/2026) malam. (Foto : Dok. PBVSI)
JUARA ASIA : Jakarta Bhayangkara Presisi menorehkan sejarah baru keluar sebagai juara Asia, setelah di babak final AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 menggulung Foolad Sirjan Iranian (Iran) 3-1, di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (17/05/2026) malam. (Foto : Dok. PBVSI)
JUARA ASIA : Jakarta Bhayangkara Presisi menorehkan sejarah baru keluar sebagai juara Asia, setelah di babak final AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 menggulung Foolad Sirjan Iranian (Iran) 3-1, di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (17/05/2026) malam. (Foto : Dok. PBVSI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy