MALANG, G-SPORTS.ID – Tuntas sudah penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge 2025-2026 (MLSC 2025-2026 ) Seri 2 Malang, 21-24 Mei 2026. Setelah sebelummya menggelar babak kualifikasi pada tanggal 5-9 Mei 2026 lalu.
Berlangsung di Stadion Gajayana Kota Malang, Minggu (24/05/2026) sore. Ditandai dengan parade pemenang dan confetti seusai laga final Kompetisi 7 vs 7 kategori KU-12 dan KU-10
Even sepak bola usia dini yang digagas Bakti Olah Raga Djarum Foundation dan MilkLife ini, menyasar pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). MLSC 2025-2026 Seri 2 Malang sendiri diikuti 219 tim SD dan MI se Malang Raya, baik Kabupaten Malang, Kota Malang, maupun Kota Batu, bahkan juga dari Kota Pasuruan.
Malang mencatat rekor sebagai kota penyelenggara Seri 2 dengan jumlah atlet terbanyak di antara 12 kota. Yakni 2.161 atlet ikut serta memperkuat 219 tim dari 152 SD-MI. Terbanyak diantara total 9.488 atlet di 12 kota.
Final Kompetisi 7 vs 7
Hari terakhir mempertandingkan partai semifinal dan final nomor bergengsi Kompetisi 7 vs 7, Minggu (24/05/2026) sore. Baik kategori KU-12 maupun KU-10 pagi hingga sore hari. Kedua kategorti melahirkan juarta-juara baru.
Final KU-12, SDN Lowokwaru 3 Kota Malang meraih juara. Usai menggulung SDN 3 Pandanlandung Wagir, Kab Malang 3-0. Tiga gol SDN Lowokwaru 3 diborong lewat hat-trik Adelice Maureen Hanum Faisal (1’, 3’, 30’). Semifinalis ditempati SDK Santa Maria 01 Kota Malang dan SDN Lowokwaru 4 Kota Malang.
Sementara final KU-10, dimenangi SDN Tulungrejo 02 Kota Batu. Mereka sukses menundukkan SDN Tunjungsekar 3 Kota Malang 3-1. Tiga gol SDN Tulungrejo 02 dilesakkan oleh Azzahra Nur Fitria Umayra (11′) dan brace Kholifah Nur Avilia (17′, 27′).
Satu gol SDN Tunjungsekar 3 dicetak Jingga Meutia Ardhanareswari (13′). Sedangkan SDN Tulungrejo 04 Kota Batu dan SDN Tunjungsekar 3 Kota Malang finis sebagai semifinalis.
Sementyara juara bertahan Kompetisi 7 vs 7 KU-12 dan KU-10 pada MLSC 2025-2026 Seri 1 Malang, November 2025 lalu sama-sama tersingkir di babak perempatfinal. Yakni SDN Mojorejo 01 Junrejo Kota Batu (KU-12) dan MI Al Ihsan Turen, Kabupaten Malang (KU- 10).
Predikat Terbaik
Hari terakhir selain ditandai dengan penyerahan piala, trofi, dan hadiah uang pembinaan bagi para juara, dan semifinalis Kompetisi 7 vs 7 KU-12 dan KU-10. Juga diberikan award atau penghargaan individual dan tim KU-12 dan KU-10.
Top Scorer Kompetisi 7 vs 7, disabet Adelice Maureen Hanum Faisal (SDN Lowokwaru 3 Kota Malang) dengan koleksi 36 gol. Best Player untuk Ananda Nindy Dwi Berlian (SDN Lowokwaru 4 Kota Malang).
“Lumayan capek karena harus bisa ngatur latihan sama istirahat juga supaya tetap fit saat pertandingan. Tapi saya senang karena semua perjuangannya terbayar di final tadi. Pertandingannya seru banget, apalagi saya bisa mencetak tiga gol, “ ujar top scorer KU_12, Adelice Maureen Hanum Faisal.
“Saya juga senang karena gol-gol itu bisa membantu tim meraih kemenangan. Kemenangan ini juga buat orang tua yang selalu mendukung saya selama latihan dan pertandingan.”.
Predikat Best Goalkeeper KU-12 diraih Aira Firdayanti (SDN 3 Pandanlandung Wagir, Kab Malang). Sedangkan Fairplay Team untuk MIS Miftahul Huda Sukolilo Jabung, Kab Malang
Sementara predikat terbaik kategori KU-10, untuk Top Scorer dengan 32 gol diraih Syakila Naura Putri (SDN Sawojajar 6 Kota Malang). Penghargaan Best Player disabet Ya’qud Nadhifah Rafani Utomo (SD Islam Al Falah Kota Batu).
The Best Goalkeeper menjadi milik Cahaya Ni’matul Solehah (SDN Tulungrejo 02 Kota Batu). Sedangkan Fairplay Team diberikan kepada tim SD Islam Al Falah Kota Batu.
Terpisah coach educator SDN Lowokwaru 3, Hazmi Wardi, menilai timnya tampil cukup baik pada laga final. Dikatakan para pemnmainnya dan mampu menjalankan instruksi dengan maksimal dan berhasil mengunci gelar juara KU-12.
“Untuk pertandingan final tadi cukup luar biasa. Tim bermain cukup bagus sesuai instruksi pelatih. Untuk Adelice, terima kasih atas sumbangsih golnya buat tim. Alhamdulillah berjalan dengan baik, semua mengikuti instruksi pelatih dan mereka semuanya rajin berlatih,” timpal Hazmi Wardi.
“Semua pemain kedepannya ingin menjadi pemain sepak bola profesional Mudah-mudahan ke depan MilkLife Soccer Challenge bisa bergulir lagi di Kota Malang. Sukses untuk MilkLife Soccer Challenge.”.
MilkLife Soccer Challenge Kian Prospektif
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menilai peningkatan dan tingginya jumlah peserta MLSC 2025-2026 Seri 2 Malang, sangat dipengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap konsistensi penyelenggaraan turnamen.
Ia menilai masyarakat melihat adanya komitmen jangka panjang dari penyelenggara dalam mengembangkan sepak bola putri usia dini. “Antusiasme peserta di Malang meningkat, karena masyarakat melihat keseriusan kami dalam menyelenggarakan turnamen ini, baik di Malang dan juga di kota-kota lain,” ucap Teddy Tjahjono.
“Jadi memang pasti mereka melihat komitmen yang sangat serius dari kami bahwa penyelenggaraan turnamen ini akan terus konsisten dan berkesinambungan. Mungkin atas dasar itu, masyarakat mempersiapkan diri dan berpartisipasi. Sehingga secara otomatis, jumlah peserta juga akan meningkat. Tren seperti ini juga terjadi di kota lain.”.
Selain itu, Teddy juga menambahkan dengan bertambahnya jumlah pemain-pemain berpotensi yang muncul dari kawasan Malang dan sekitarnya, tim All-Stars dari Malang berpotensi menjadi kuda hitam dalam MilkLife Soccer Challenger All-Stars yang akan berlangsung di Kudus bulan depan.
“Melihat animo dan keseriusan tim dalam berlatih serta terlihat adanya peningkatan kualitas, tim All-Stars Malang tidak bisa dianggap sebelah mata. Bisa jadi Malang justru seperti All Stars Solo di gelaran tahun lalu yang menjadi kuda hitam,” tandas Arek Gadingkasri, Klojen, Kota Malang tersebut.
“Ya, tinggal nanti kita lihat seperti apa pola latihan dan kesiapan mental dari para penggawa All Stars Malang. Sebetulnya kalau kita melihat kota-kota yang punya sejarah sepak bola kuat sejak era perserikatan memang memperlihatkan animo luar biasa. Jadi secara kualitas juga bagus.”.
Terpisah head coach MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann, menilai kekuatan tingginya animo peserta di Malang terletak pada dukungan wilayah yang saling terhubung. Juga saling berdekatan mulai dari Kabupaten Malang, Kota Malang, hingga Kota Batu.
Ia optimistis antusiasme sekolah-sekolah yang tinggi akan mendorong pembinaan yang lebih berkelanjutan. Selain itu, peningkatan jumlah peserta tidak terlepas dari komitmen Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife dalam menjaring talenta-talenta potensial di Malang Raya.
“Di Malang Raya ini ada Kabupaten, ada Kota, dan ada Kota Batu juga. Jadi antusiasme sekolah-sekolah itu saya sangat apresiasi. Kemudian saya melihat ke depannya sekolah-sekolah akan lebih serius untuk berlatih secara kontinu,” ungkap Timo Scheunemann, pelatih berlisensi Pro UEFA berkebangsaan Jerman tersebut.
“Kalau itu terjadi, pemain-pemain yang berbakat akan muncul. Dan kalau ada pemain berbakat, mereka pasti akan cari SSB. Nah, kalau sudah berbicara SSB, pemain-pemain yang serius, yang berbakat cari SSB, nah itu ekosistem sepak bola kita akan bertumbuh,” imbuh mantan pelatih kepala Skuad Garuda Pertiwi U-16 itu.
MilkLife Soccer Challenge 2025-2026 Seri 2 (MLSC) Malang
Stadion Gajayana, Kota Malang
Babak Utama 21-24 Mei 2026
FINAL KATEGORI KU-12
Kompetisi 7 vs 7 (Minggu, 24 Mei 2026)
SDN Lowokwaru 3 Kota Malang vs SDN 3 Pandanlandung Wagir, Kab Malang 3-0
Gol : SDN Lowokwaru 3 (Adelice Maureen Hanum Faisal 1’, 3’, 30’)
Skill Challenge (Sabtu, 23 Mei 2026)
Skill Challenge – One on One
SDN Lowokwaru 3 Kota Malang vs SDN Dinoyo 2 Kota Malang 7-4
Predikat Terbaik
Juara : SDN Lowokwaru 3 Kota Malang
Runner-up : SDN 3 Pandanlandung Wagir, Kab Malang
Semifinalis : SDK Santa Maria 01 Kota Malang danSDN Lowokwaru 4 Kota Malang
Top Scorer 36 gol: Adelice Maureen Hanum Faisal (SDN Lowokwaru 3 Kota Malang)
Best Player : Ananda Nindy Dwi Berlian (SDN Lowokwaru 4 Kota Malang)
Best Goalkeeper : Aira Firdayanti (SDN 3 Pandanlandung Wagir, Kab Malang)
Fairplay Team : MIS Miftahul Huda Sukolilo Jabung, Kab Malang
FINAL KATEGORI KU-10
Kompetisi 7 vs 7 (Minggu, 24 Mei 2026)
SDN Tulungrejo 02 Kota Batu vs SDN Tunjungsekar 3 Kota Malang 3-1
Gol : SDN Tulungrejo 02 (Azzahra Nur Fitria Umayra 11′; Kholifah Nur Avilia 17′, 27′) vs SDN Tunjungsekar 3 (Jingga Meutia
Ardhanareswari 13′)
Predikat Terbaik
Juara : SDN Tulungrejo 02 Kota Batu
Runner-up : SDN Tunjungsekar 3 Kota Malang
Semifinalis : SDN Tulungrejo 04 Kota Batu dan SDN Tunjungsekar 3 Kota Malang
Top Scorer 32 gol : Syakila Naura Putri (SDN Sawojajar 6 Kota Malang)
Best Player : Ya’qud Nadhifah Rafani Utomo (SD Islam Al Falah Kota Batu)
Best Goalkeeper : Cahaya Ni’matul Solehah (SDN Tulungrejo 02 Kota Batu)
Fairplay Team : SD Islam Al Falah Kota Batu
Skill Challenge (Sabtu, 23 Mei 2026)
Skill Challenge – Dribbling
MI Al Ihsan Lawang, Kabupaten Malang (50 detik) vs SDN Sawojajar 6 Kota Malang (58 detik)
Skill Challenge – One on One
SDN Sawojajar 6 Kota Malang vs SDN Ngaglik 01 Kota Batu 6-3
Skill Challenge – Passing Control
SDIT Bina Insan Cendekia Purworejo, Kota Pasuruan (1 menit:20 detik) vs SDN Kesatrian 1 Kota Malang (1 menit:45 detik)
Skill Challenge – Shoot On Target
SDN Arjowinangun 2 Kota Malang vs MI Tarbiyatul Athfaliyah Ngajum, Kabupaten Malang 4-1
Skill Challenge – Penalty Shoot
SDIT Al-Rahbini Gondanglegi, Kabupaten Malang vs SD Negeri 4 Panggungrejo Kepanjen, Kabupaten Malang 3-0
KATEGORI KU-8
Festival SenengSoccer
1. Arisha Khadijah Arkadewi (SDN Tunjungsekar 3 Kota Malang) 00:37.02 detik
2. Arfadhia Afsheen An-Nizar (SDN Sawojajar 6 Kota Malang) 00:39.38 detik
3. Gillian Anggie Queensha (SDN Tunjungsekar 5 Kota Malang) 00:39.43 detik
4. Nerinda Anya Prasmita (SDN Tunjungsekar 3 Kota Malang) 00:39.63 detik
5. Abidah Bassamah Amrullah (SD Muhamadiyah 08 Dau, Kab Malang) 00:40.37 detik




