IBL GoPay 2025, Tantangan Besar Pasific Caesar Jamu Pelita Jaya

Yan Daulaka

30/04/2025

Pacific Caesar Surabaya akan mencoba menghentikan laju Pelita Jaya Jakarta di IBL GoPay 2025 di GOR Pacific Caesar, Surabaya, Rabu (30/42025) malam ini. (Foto @indonesianbasketballleague)

SURABAYA, G-SPORTS.ID – Pacific Caesar Surabaya akan mencoba untuk menghentikan laju Pelita Jaya Jakarta di IBL GoPay 2025di GOR Pacific Caesar, Surabaya, Rabu (30/42025) malam ini. Meski kedua tim berbeda jauh di peringkat klasemen, namun secara kekuatan, keduanya tampak seimbang. Ini akan jadi laga yang seru sebelum liga jeda All-Star.

Pada pertemuan pertama kedua tim di musim ini, persaingan dua pemain ini menjadi highlight. Di Pacific ada Miguel Angel Miranda, dan di kubu Pelita Jaya ada JaQuori McLaughlin. Jadi kemungkinan besar akan ada lagi persaingan yang seru dari kedua pemain tersebut.

Miguel Miranda mencetak 24 poin, delapan assist, dan enam rebound, dengan empat kali three point saat melawan Pelita Jaya. Miranda memang pemain yang punya kemampuan mencetak skor di atas rata-rata. Pada laga sebelumnya, Miranda mencetak 34 poin, dan membawa Pacific menang atas Tangerang Hawks Basketball.

Sebaliknya, Pelita Jaya berhasil selamat dari sergapan Bali United Basketball, lewat performa gemilang JaQuori McLaughlin dengan catatan 17 poin, tujuh assist, lima rebound, dan dua steal. McLaughlin menjadi top score Pelita Jaya ketika mengalahkan Pacific dengan 25 poin. Dia mencetak empat kali three point dari delapan percobaan.

Menariknya, pertandingan malam nanti menjadi tantangan terberat Pacific, karena tahun ini kekalahan Pelita Jaya yang paling banyak memasukkan poin ke ring Pacific. Pada pertemuan pertama, 6 Maret lalu, Pacific kalah 78-102 dari Pelita Jaya di GMSB Kuningan, Jakarta.

Faktanya, 102 poin adalah poin terbanyak yang masuk ke ring Pacific dalam satu pertandingan musim ini. Meski pun Pacific sudah tiga kali kebobolan di atas 100 poin sepanjang perjalanan IBL GoPay 2025.

Mengalahkan Pelita Jaya akan jadi misi yang sulit bagi Pacific. Apalagi melihat performa tim Pelita Jaya yang luar biasa di IBL. Tetapi bukan mustahil, Pacific bisa memanfaatkan kelelahan fisik yang dialami oleh K. J. McDaniels dan rekan-rekan. Seperti yang terjadi pada Bali United Basketball, di mana mereka berhasil menekan Pelita Jaya di babak kedua.

Pacific sekarang berbeda dengan pertemuan pertama. Head coach Andika Supriadi Saputra yang baru masuk, memberikan warna baru dalam skema serangan Pacific. Mereka tampak lebih kolektif, dan juga lebih agresif. Pelita Jaya harus waspada dengan perubahan tersebut. Sementara Pacific terakhir menang melawan Pelita Jaya di tahun 2020. Sehingga mereka semakin bersemangat untuk bisa menumbangkan dominasi Pelita Jaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy