BANDUNG, G-SPORTS.ID – Satria Muda Pertamina memberikan penampilan yang luar biasa untuk SM Fanatics, yang hadir menyaksikan pertandingan melawan Pacific Caesar Surabaya, di Bandung Arena. Pada babak pertama, Satria Muda menghujani ring Pacific dengan tembakan tiga angka. Mereka memasukkan sembilan three point dari 10 percobaan, dan unggul 61-26 saat turun minum.
Satria Muda tidak ingin mengecewakan pendukungnya, di laga kandang pertama mereka di musim reguler IBL GoPay 2026. Tetapi di saat yang sama, Satria Muda ingin memastikan kemenangan lebih cepat, agar mereka bisa segera fokus untuk menyambut Big Match melawan Pelita Jaya Basketball Jakarta, akhir pekan ini. Akibatnya, Pacific yang harus menjadi korban akurasi tembakan Satria Muda yang luar biasa.
Tim tuan rumah memasukkan 25 tembakan dari 36 attempt di babak pertama, atau setara dengan 69%. Jumlah itu sudah termasuk sembilan kali three point, dari hanya 10 percobaan yang dicetak oleh Satria Muda. Tentu saja tidak sebanding dengan Pacific hanya hanya mampu mencetak 11 tembakan dari total 41 attempt, atau dengan persentase 26%.
Dua pemain Satria Muda justru punya penampilan yang tidak diprediksi sebelumnya. Jalen Jones mencetak 16 poin, tapi juga memimpin jumlah three point di babak pertama dengan tiga kali dari tiga percobaan. Kemudian Dame Diagne yang mencetak 10 poin dengan akurasi tembakan sempurna (4/4/2026) dengan dua kali three point dari dua percobaan.
Satria Muda menguasai semua lini, dengan mencetak 28 points in the paint, 16 fast break points, dengan biggest lead 35 poin di babak pertama. Satria Muda bisa dengan mudah menembus pertahanan Pacific yang selama ini jadi kelemahan mereka. Meski Pacific sudah memainkan Miguel Miranda, namun tampak masih melakukan penyesuaian.
