Pelatih Baru PSIS Putar Otak untuk Jauhkan Tim dari Zona Merah

Sri Nugroho

16/02/2026

PSIS Semarang masih tertatih-taih untuk dapat menjauh dari jeratan degradasi. (Foto: Dok PSIS Semarang)

SEMARANG, G-SPORTS.ID – Pelatih baru PSIS Semarang, Andri Ramawi punya tugas yang tak mudah untuk dapat menjauhkan timnya dari jeratan degradasi.

Tantangan perdana yang dijalaninya bersama skuad Mahesa Jenar juga tak berjalan mulus. PSIS Semarang gagal memetik hasil maksimal di laga home.

Bermain di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (15/2/2026) di pekan ke-19 Pegadaian Championship 2025/26, skuad berjuluk Mahesa Jenar ditahan imbang Persela Lamongan dengan skor 1-1.

Baca juga: https://g-sports.id/2026/02/14/psis-semarang-resmi-tunjuk-andri-ramawi-sebagai-pelatih-kepala/

Bahkan PSIS sempat tertinggal lebih dulu di menit ke-15 setelah pemain Persela, Hambali Tholib memaksimalkan kesalahan lini belakang tuan rumah. Beruntung saat kekalahan sudah di depan mata, Rafinha tampil sebagai pahlawan usai mencetak gol dengan melanjutkan tendangan dari Otavio Dutra di menit 90+1 dan menyamakan skor jadi 1-1.

Sebenarnya PSIS lebih diuntungkan usai pemain Persela, Titan Agung diganjar kartu merah oleh wasit di menit ke-36. Namun nyatanya unggul jumlah pemain tak mampu membuat PSIS memenangi laga.

Hasil ini membuat PSIS kini baru mengoleksi 12 poin dari 19 laga yang sudah dijalani dan kini masih di peringkat ke-9 Grup 1 atau Grup Timur. Sedangkan bagi Persela, hasil imbang membuat mereka tertahan di peringkat ke-6 dengan 30 poin.

Hanya berhasil memetik satu poin di laga kandang menghadirkan kekecewaan, termasuk untuk pelatih kepala baru PSIS, Andri Ramawi. Dia menilai timnya gagal memaksimalkan keunggulan jumlah pemain dan deretan peluang yang tercipta sepanjang laga.

Baca juga: https://g-sports.id/2026/02/10/selesaikan-tc-di-yogyakarta-alfredo-vera-apresiasi-perkembangan-psis/

“Sepak bola itu tidak selalu bicara statistik. Peluang kami banyak, seharusnya bisa jadi gol, tapi tidak bisa dikonversi. Pada akhirnya yang dihitung adalah hasil,” ucap Andri Ramawi.

Dia menjelaskan, perubahan taktik dan pergantian pemain sudah dilakukan demi meningkatkan daya serang. Namun upaya tersebut ternyata belum cukup untuk mengamankan tiga poin di kandang sendiri.

“Game plan sudah kami siapkan. Kami juga sudah ubah formasi, masukkan pemain dengan karakter lebih menyerang, namun tetap belum bisa menang. Namun, dengan satu poin ini kami tetap bersyukur. Setelah ini ada dua laga tandang yang tidak mudah, jadi kami harus bekerja lebih keras,” dia menegaskan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy