Cuaca Panas Jadi Tantangan Para Atletik Indonesia di ASEAN Para Games 2023

Administrator

25/04/2023

3 views
Atlet para atletik Indonesia berlatih di Morodok Techo National Sports Complex, Phnom Penh, Kamboja, Kamis (1/6/2023). (Foto: Dok NPC Indonesia)

PHNOM PENH, G-SPORTS.ID — Cuaca panas jadi tantangan tersendiri bagi atlet Para Atletik Indonesia yang akan turun bertanding di ASEAN Para Games (APG) XII Kamboja, 3-9 Juni 2023.

Cuaca panas cukup menyengat saat ini di Kota Phnom Penh, Kamboja. Suhu rata-rata saat ini di Phnom Penh di kisaran 32-36 derajat.

Cuaca panas Phnom Penh sudah dirasakan para atlet  saat tim para atletik Indonesia berlatih pada Kamis 1 Juni 2023, pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB.

Cuaca panas yang cukup menguras tenaga itu juga diakui oleh anggota tim pelatih para atletik Setiyo Budi Hartanto saat mendampingi Dapiel Bayage dan kawan-kawan di Morodok Techo National Sports Complex.

“Cuaca pagi ini memang cukup panas. Tapi saya rasa tidak berbeda jauh dengan di Indonesia, berbeda 2-3 derajat celcius lebih panas di sini (Phnom Penh),” terang Setiyo Budi.

Adaptasi cuaca ini menjadi menu utama para atletik saat menghadapi perlombaan mendatang. Skuad Merah Putih tak sabar untuk turun berlomba di APG XII Kamboja.

“Kami sudah sangat siap bertanding dan berprestasi di Kamboja, apa pun itu cuacanya, karena persiapan sudah sangat lama. Seluruh atlet sudah beradaptasi, sekali ini ini tidak masalah,” tegas Setiyo Budi.

Sementara itu, Setiyo juga menyinggung menu makanan yang dipersiapkan panitia dirasakan sangat cocok dengan lidah seluruh kontingen Indonesia.

“Menu sangat cocok dan tidak ada masalah. Lokasi latihan juga sangat dekat dengan tempat kami menginap. Hanya saja untuk atlet yang menggunakan tongkat, sedikit kesulitan menuju tempat latihan,” tambahnya.

Cuaca panas juga dirasakan atlet lompat tinggi Indonesia, Dapiel Bayage yang akan turun berlomba di nomor lompat tinggi T42 ASEAN Para Games Kamboja.

“Cuaca panas sangat terasa di Kamboja. Memang sedikit lebih panas dibanding Indonesia, kami harus segera beradaptasi,” kata Dapiel.

Dia mengakui, kontingen Thailand yang akan menjadi pesaing utama di nomor yang dilombakan saat di Kamboja.
“Terakhir di Peparnas, lompatan saya 170 cm dan memecahkan rekornas. Di Kamboja ini, saya ingin memperbaiki rekor lompatan dan meraih emas,” pungkas Dapiel.

Cabor para atletik Indonesia mengirimkan 59 atlet di ASEAN Para Games XII Kamboja. Persaingan sangat ketat diprediksi antara Indonesia dengan Thailand di arena para atletik yang akan berlangsung mulai 4 Juni 2023 di Morodok Techo Stadium.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait