LONDON, G-SPORTS.ID Langkah pasangan gado-gado Aldila Sutjiadi asal Indonesia dan Matwé Middelkoop (Belanda) terhenti di babak semifinal turnamen grand slam Wimbledon Championships 2023. Duet ini gagal melaju ke babak final nomor ganda campuran, Rabu (12/07/2023) malam waktu setempat (+1 GMT) atau Kamis (13/07/2023) pagi WIB.
Bermain di Court-18 The All England Lawn Tennis and Croquet Club, Wimbledon, London (Inggris), duet Aldila Sutjiadi/Matwé Middelkoop dipaksa menyerah rubber set. Peertandingan yang berlangsung 1 jam 27 meniut tersebut, mereka dikalahkan pasangan Joran Vliegen (Belgia)/Xu Yi-fan (China) 1-6, 6-3, 3-6.
Dalam pertandingan itu, Aldila/Middelkoop mencatat 4 servis aces berbanding 6 lawannya. Juga 1 double faults dan lawannya juga 1.
Aldila/Middelkoop lakukan 3 unforced errors, tetapi lawannya 7. Total points won Aldila/Middelkoop meraih 60 dan Vliegen/ Yi-fan 80.
Lawan mereka sendiri sama-sama memiliki peringkat 24 dunia untuk ganda putra dan putri. Sedangkan Aldila berperingkat 32 dunia ganda putri dan Matwé Middelkoop ranking 27 dunia ganda putra.
Kami sudah bermain all out dan sebmaksimal mungkin dan sangat menguras tenaga. Tapi ya itulah, kami harus kalah rubber set dan belum bi sake final. Kami pikir sudah bisa masuk semifinal bagus. Terimaksih untuk dukungan semua masyarakat Indonesia kepada kami. Kami akan lebih baik lagi di even-even berikutnya, ungkap Aldila Sutjiadi di www.wimbledon.com.
Meski gagal lolos ke babak final turnamen tenis profesional level tertinggi grand slam dengan total prize money £44.700.000 atau kisaran Rp871 miliar tersebut. Namun Aldila Sutjiadi membuat sejarah baru petenis Indonesia pertama yang mampu meluncur hingga babak semifinal di Wimbledon.
Sebelumnya di sektor ganda putri, Aldila Sutjiadi yang berduet dengan Miyu Kato (Jepang) terhenti di babak ketiga (16 besar). Setelah dikalahkan Barbora Strýcová (Czech Republic)/Hsieh Su-wei (Chinese Taipei) 5-7, 6-7.
Berpasangan dengan Matwé Middelkoop pada French Open bulan Juni 2023 lalu, Aldila Sutjiadi juga bukukan prestasi brilian. Lolos ke babak semifinal ganda campuran, meski keduanya gagal ke final.
Ganda campuran – Aldila Sutjiadi (Indonesia)/ Matwé Middelkoop (Belanda)
vs Joran Vliegen (Belgia)/Xu Yi-fan (China) 1-6, 6-3, 3-6 (semifinal)
vs Marcelo Arévalo González (El Salvador)/Marta Olehivna Kostyuk (Ukraina) 7-5, 7-6 (perempatfinal)
vs Jean-Julien Rojer (Belanda)/Ena Shibahara (Jepang) 3-6. 6-3, 6-4 (round-2)
vs Santiago González Torre (Meksiko)/Barbora Záhlavová-Strýcová (Rep Ceko) 6-4, 3-6, 7-6 (round-1)
Ganda putri – Aldila Sutjiadi (Indonesia)/Miyu Kato (Jepang)
vs Hsieh Su-wei (Chinese Taipei)/Barbora Záhlavová-Strýcová (Rep Ceko) 5-7, 6-7 (round-3)
vs Yana Dmitriyevna Sizikova (Russia)/Kimberley Zimmermann (Belgia) 7-5, 6-4 (round-2)
vs Lucia Bronzetti (Italia)/Viktoriya Konstantinova Tomova (Bulgaria) 6-4, 6-4 (round-1)
