Indonesia U-17 dan Ekuador U-17 Saling Memuji dan Low Profile

Administrator

12/10/2023

DEBUT : Tim Indonesia U-17 akan jalani debut mereka pada lafa Grup A FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023 melawan Ekuador U-17, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (10/11/2023) sore. (grafis : Menk Karmawan/G-Sports.id)

SURABAYA, G-SPORTS.ID – Tuan rumah tim Indonesia U-17 aka memulai debutannya pada FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (10/11/2023) malam ini. Laga fase Grup A, Muhammad Iqbal Gwijangge dan kawan-kawan ditantang tim Ekuador U-17, 

Garuda Muda relatif sebagai tim underdog atau tak diunggulkan dalam edisi ke-19 penyelenggaraan FIFA U-17 World Cup sejak pertama digelar pada tahun 1985 di China itu. Menjadi satu-satunya di antara 23 negara lainnya yang baru pertamakali berpartisipasi.

“Kami sadar, Indonesia tim pendatang baru dalam FIFA U-17 World Cup dibandiugnkan tim-tim lainnya. Melawan Ekuador, kami juga sudah melihat video mereka dan tim yang bagus. Mereka memiliki kualitas individu yang baik, set piece yang bagus, itu menjadi catatan kami dan harus diantisipasi,” ujar head coach  Tim Indonesia U-17, Bima Sakti Tukiman.

“Namun kami bisa melawan itu dengan kekompakan atau team work, semangat yang sama dan bekerja keras lebih dari lawan. Lawan Ekuador, terpenting pemain harus saling berkomunikasi dan saling support. Karena kekuatan kami adalah kebersamaan.”.

Garuda Muda berkekuatan 21 pemain, dan tiga diantaranya merupakan pemain keturunan. Dua diantaranya bermain di klub-klub mancanegara. Welberlieskott de Halim Jardim (São Paulo FC, Brazil), Amar Rayhan Brkic (TSG 1899 Hoffenheim, Jerman), dan Ji Da-bin (ASIOP FC Jakarta, Indonesia).

“Semua tim atau negara di Grup A itu kuat semua, termasuk Ekuador, Panama dan Maroko, juga kita Indonesia. Kita semangat dan bekerja keras untuk pertandingan ini. Insya Allah mendapat hasil terbaik,” imbuh Bima Sakti.

Sementara La Tri atau La Tricolor (The Tricolors), julukan tim Ekuador U17, juga berkekuatan 21 pemain. Selurhnya pemain  local pride atau pemain-pemain ang bermain di liga domestik Ekuador, 

Dibandingkan tiga tim lainnya di Grup A Indonesia, Maroko, dan Panama. Ekuador memiliki tradisi dan jam terbang lebih tinggi di FIFA U-17 World Cup. Mereka tercatat enam kali berpartisipasi, yakni tahun 1987 di Kanada, 1995 di Ekuador, 2011 di Meksiko, 2015 di Chile, 2019 di Brazil, dan kini tahun 2023 di Indonesia.

Prestasi mereka relatif tak terlalu buruk. Peringkat ke-3 Grup B di Kanada 1987, perempatfinalis di Ekuador 1995, masuk babak 16 Besar di Meksiko 2011, perempatfinalis di Chile 2015, dan terakhir masuk babak 16 Besar di Brazil 2019 lalu. 

Sementara itu pelatih timnas Ekuador U-17, Diego Andrés Martínez Carrera akui alami kesulitan menganalisis permainan Tim Indonesia U-17. Menurutnya Garuda Muda tidak bermain di putaran final AFC U-17 Asian Cup 2023 di Thailand. Lolos otomatis sebagai tuan rumah.

“Kami sulit  mencari informasi kekuatan dan permainan Indonesia U-17. Namun yang kami lihat saat mereka melawan Korea Selatan U-17, para pemain Indonesia sangat kompetitif dengan skema  permainan yang bagus. Main cepat dan terampil,” ujar Diego Martínez. 

“Mereka adalah tim yan gtak boleh dipandang sebelah mata. Mereka tentu juga mempunyai dukungan banyak fans disini. Jadi kami akan bermain dengan ebaik dan semaksimal mungkin untuk memenangkan pertandingan, meski tak mudah itu.”. 

Laga Grup A FIFA U-17 World Cup 2023
Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya
Jumat, 10 November 2023 (19.00 WIB)
Indonesia U-17 vs Ekuador U-17

Perkiraaan susunan pemain 
Indonesia U-17 (4-3-3) : 13 Fathir Rachman Andrika (pg), 2 Rizdjar Nuviat Subagja, 13 Razak Sulthan Zaky, 21 Muh Iqbal Gwijangge ©, 12 Welberlieskott de Halim Jardim, 5 Achmad Zidan Ar Rosyid, 9 Muh Kaatur Kafiatur, 7 Figo Dennis Saputrananto, 16 Amar Rayhan Brkic, 8 Arkhan Kaka Putra Purwanto, 17 Muh Nabil Asyura
Cadangan : 1 Al Giffari Ikram (pg), 15 Tofani Rifky (pg), 11 Muhammad Riski Afrisal, 3 Shouter Israel Ramandei Tonci, 4 Mohamad Andre Pangestu, 20 Habil Abdillah Ya Prasasti, 6 Mokh Hanif Ramadhan, 10 Ji Da-bin, 18 Jehan Pahlevi, 25 Muh Rahman Arif Aulia
Head coach : Bima Sakti Tukiman (Indonesia)

Ekuador U-17 (4-3-3) : 1 Cristhian Joel Loor Santamaria (pg), 6 Elkin Eduardo Ruiz Congo, 2 Jair Antonio Collahuazo Vaca, 3 Ivis Alan Davis Moreira, 4 Jesús David Polo Herrera, 10 Michael Alessandro Bermúdez Reyes, 5 Jairo Joel Reyes Castillo, 13 Rooney Anderson Troya Macías, 16 Yandri David Vásquez Zambrano,  11 Allen Aldair Obando Ayoví, 7 Keny Alexander Arroyo Alvarado 
Cadangan : 12 Ariel Alessandro Bao Espinoza (pg), 20 Josué Andrés Méndez Olivares (pg), 17 Yorkaeff Geovanny Caicedo Panezo, 18 Snaider Amir Demera Cabezas, 8 Geremy Adrián de Jesús Congo, 19 Aníbal Eduardo Gómez Mina, 14 Juan Sebastián Rodríguez López, 9 Erick Smith Zambrano, 21 Santiago Ismael Sánchez Barros, 14 Isaac Mateo Sánchez Cortez 
Head coach : Diego Andrés Martínez Carrera (Ekuador)

5 laga terakhir Indonesia U-17
29/10/2023 vs Indonesia U-17 vs Torpedo Moscow U-17 4-0 (uji coba)
20/10/2023 FC Koln U-17 vs Indonesia U-17 3-2 (uji coba)
17/10/2023 SV Meppen U-19 vs Indonesia U-17 1-1 (uji coba)
14/10/2023 Mainz 05 U-19 vs Indonesia U-17 3-0 (uji coba)
08/10/2023 Eintracht Frankfurt U-19 vs Indonesia U-17 3-0 (uji coba)

5 laga terakhir Ekuador U-17
31/10/2023 Ekuador U-17 vs Mali U-17 1-4 (uji coba)
23/09/2023 Ekuador U-17 vs Panama U-17 4-0 (uji coba)
12/08/2023 Independiente U-18 vs Ekuador U-17 2-1 (uji coba)
10/08/2023 Ekuador U-17 vs Fluminense U-18 2-1 (uji coba)
23/04/2023 Venezuela vs Ekuador 1-1 (South American U-17 Championship 2023)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy