BLITAR, G-SPORTS.ID – Sebiji gol penentu gelandang Persija Jakarta, Hanif Abdurrauf Sjahbandi pada menit ke-55, sudah cukup bagi dirinya menyudahi perlawanan mantan timnya Arema FC 2-1. Laga kedua tim dalam lanjutan Kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 pekan 9, Sabtu (26/10/2024) malam, sejatinya berjalan berimbang selama 90 menit.
“Tentu saya cukup kecewa dengan hasil kekalahan 1-2 ini dari Peerisja Jakarrta. Apalagi kami kalah di kandang sendiri. Kami bermain maksimal, tetapi gol pertama dari Persija cukup mengganggu permainan kami. Tapi menurut saya, Arema FC bermain cukup luar biasa di babak pertama,” ulas pelatih Arema FC, Joel Cornelli.
“Secara umum, para pemain kami tidak bisa mengubah pertandingan, meski kami nyaris mencetak 1-2 gol di babak kedua. Pertandingan ke depan kami harus mencari poin saat lawan Barito Putera,” imbuh pelatih kelahiran Encantado, Rio de Janeiro (Brazil), 03 Maret 1967 tersebut.
Kedua tim sendiri bermain imbang 1-1 sepanjang 45 menit usia babak pertama. Persija mencuri keunggulan terlebih dahulu 1-0 melalui striker gaeknya asal Kroasia, Marko Simic menit ke-24.
Tuan rumah Arema menyamakan kedudukan 1-1 lewat penyerang asingnya asal Brazil Dalberto Luan Belo pada menit ke-42. Persija Jakarta akhirnya menutup pertandingan yang diwasiti Asep Yandis (Bandung) dengan kemenangna tipis 2-1. Lewat sepakan Hanif Sjahbandi menit ke-55 di depan 5.505 orang Aremania-Aremanit.
“Arema lawan tersulit kami selama kompetisi musim ini. Tapi kunci kemenangan kami ada pada 45 menit babak kedua. Menurut saya, bagian terbaiknya adalah babak kedua karena kami menciptakan peluang. Kami bahkan bisa mencetak lebih banyak gol,” ujar pelatih Persija Jakarta, Carlos González Peña asal Spanyol.
Kemenangan itu, sekaligus melonjakkan posisi klasemen sementara Persija Jakarta dari urutan ketujuh ke peringkat keenam dengna poin 15. Menggusur Persik Kediri (14) dan Arema FC tetap bertahan di posisi kedelapan (12).
Pertandingan kedua tim sendiri, merupakan pertemuan klasik ke-54 kalinya. Sejak tim Singo Edan dan tim Macan Kemanyoran pertama kali berjumpa pada Piala Utama 1990 silam. Saat itu dalam laga penyisihan Grup B, di Stadion Tambaksari 10 November, Surabaya, Arema takluk 0-3 dari Persija.
Kini statistik dalam 54 pertemuan klasik kedua tim, dalam kurun waktu 34 tahun, Arema masih unggul 21-15 atas Persija. Sedangkan 18 laga lainnya berakhir imbang, tetapi Arema juga leading agregat gol 91-66.
BRI Liga 1 2024/2025
Sabtu, 26 Oktober 2024
Stadion Gelora Soepriadi, Kota Blitar
Arema FC vs Persija Jakarta 1-2 (1-1)
Gol : Arema FC 1 (Dalberto Luan Belo 42’) // Persija Jakarta 2 (Marko Simic 24’ ; Hanif Abdurrauf Sjahbandi 55’)
KK : : Arema FC (Sneyder Julián Guevara Muñoz 34’) // Persija Jakarta (Hanif Abdurrauf Sjahbandi 69’)
KM : : –
Penonton : 5.505 orang
Wasit : Asep Yandis (Bandung)
Susunan pemain
Arema FC (4-4-2) : 31 Lucas Henrique Frigeri (Pg), 19 Achmad Maulana Syarif, 4 Syaeful Anwar, 5 Thales Natanael Lira De Matos, 87 Johan Ahmat Farizi ©, 8 Arkhan Fikri, 32 Gildson Pablo De Oliveira Silva, 6 Sneyder Julian Guevara Munoz, 10 Wiliam Moreira Da Silva Marcilio, 27 Dedik Setiawan, 94 Dalberto Luan Belo
Cadangan : 22 Dicki Agung Setiawan (pg), 20 Choi Bok-yun, 72 Bayu Setiawan, 23 Muh Anwar Rifai, 11 Charles Lokoli Ngoy, 96 Muh Iksan Lestaluhu, 14 Jayus Hariono, 13 Samuel Gideon Balinsa, 41 Dendy Santoso, 30 Salim Akbar Tuharea, 24 Muhammad Rafli, 7 Hamzah Titofani Rivaldi
Pelatih : Joel Cornelli (Brazil)
Persija Jakarta (4-3-3) : 26 Andritany Ardhiyasa (Pg), 77 Dony Tri Pamungkas, 17 Ondrej Kudela, 5 Rizky Ridho Ramadhani ©, 2 Ilham Rio Fahmi, 19 Hanif Abdurrauf Sjahbandi, 10 Maciej Jacek Gajos, 8 Muhammad Rayhan Hannan, 6 Ramon Bueno Gozalbo, 9 Marko Simic, 7 Ryo Matsumura
Cadangan : 1 Carlos Eduardo Soares Mo (pg), 41 Muh Ferarri 36 Aditya Warman, 90 Agi Firmansyah, 33 Muh Akbar Arjunsyah, 74 Pedro Henrique Dias de Amorim, 24 Resky Fandi Witriawan, 8 Syahrian Abimanyu, 11 Firza Andika, 25 Riko Simanjunta, 78 Witan Sulaeman
Pelatih : Carlos González Peña (Spanyol)
