MILAN, G-SPORTS.ID – Inter Milan hanya membutuhkan hasil imbang guna mendapatkan satu tempat di babak semifinal Liga Champions 2024/2025. Satu tempat itu akan diperoleh ketika Nerazzuri menjamu Bayern Munchen, Kamis (17/4/2025) dini hari nanti di Giuseppe Meazza, Milan.
Untuk mewujudkan tekad itu, maka sang pelatih Simone Inzaghi menegaskan Inter Milan harus melupakan keunggulan agregat 2-1 dari leg pertama. Adik kandung eks penyerang Juventus, Pilippo Inzaghi ini justru meminta timnya mempertahankan performa solid seperti yang ditunjukkan di Allianz Arena.
Sekalipun unggul agregat, namun Inzaghi menyadari pertandingan di San Siro akan sangat sulit melawan tim pimpinan Vincent Kompany. Pelatih berusia 49 tahun ini menekankan pentingnya menjaga konsentrasi dan tidak terbuai hasil leg pertama untuk memastikan tiket semifinal Liga Champions.
Meski hanya membutuhkan hasil imbang dilaga nanti, toh, toh Inzaghi tak mau timnya bermain defensif. Dia juga mengakui timnya sedikit mengalami kelelahan, karena bermain di tiga kompetisi di musim ini.
“Kami harus bermain dengan semangat, agresivitas, dan sikap yang tepat. Kami tahu ini musim yang melelahkan, bermain setiap tiga atau empat hari bisa menambah beban. Ada format baru Liga Champions tahun ini yang menyita banyak energi tambahan,” ujar Inzaghi dalam konferensi pers sehari jelang laga kontra Bayern Munchen.
Meski puas dengan performa leg pertama, Inzaghi mengidentifikasi beberapa aspek yang bisa ditingkatkan. Ia ingin Lautaro Martinez cs bermain lebih agresif tanpa bola dan lebih tajam saat menguasai bola.
“Pemain sudah bermain bagus. Ada momen-momen dimana kami bisa lebih agresif tanpa bola, dan lebih tajam saat menguasai bola setelah melewati tekanan. Seperti saya katakan di awal, kami tidak boleh memikirkan hasil, hanya performa yang kami tunjukkan. Kami tidak perlu melihat preseden yang tidak selalu positif ketika Inter menjamu Bayern di San Siro,” tegasnya.
