Hantu Degradasi Bayangi Semen Padang, PSS Sleman, dan Barito Putera

Noval Lutfianto

20/05/2025

PEKAN-34 : Pekan 34 BRI Liga 1 2024/2025 krusial bagi Semen Padang, PSS Sleman, dan Barito Putera. (grafis : Menk Karmawan/G-Sports.id)

MALANG, G-SPORTS.ID – Hantu degradasi masih membayangi Semen Padang, PSS Sleman, dan Barito Putera jelang pertandingan pekan ke-34 Kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.

Ketiga tim sama-sama harus memainkan partai away di kandan lawan-lawannya. Yakni Stadion Kanjuruhan (Kepanjen, Kabupaten Malang), Stadion Gelora Bangkalan (Madura), dan Stadion Jatidiri (Semarang).

Tiga laga akan dilangsungkan serentak, pada hari atau tanggal jam kick-off yang sama, Sabtu, 24 Mei 2025 pukul 16:00 WIB. Semen Padang dijamu Arema FC, Barito Putera melawan tuan rumah PSIS Semarang, dan PSS Sleman bertandang di kadang Madura United.

Pasca laga pekan ke-33, masih belum bisa dipastikan tim mana yang akan mengisi dua tempat degradasi yang tersisa. Menyusul PSIS Semarang yang menghuni dasar klasemen atau ke-18 dan turun ke Liga 2 2025/2026 musim depan.

Klasemen Papan Bawah Posisi 15, 16, dan 17
Persaingan ketat juga masih terjadi diantara tiga tim tersebut untuk bisa lepas dari zona merah degradasi. Peringkat ke-15 sementara diduduki Semen Padang dengan nilai 33 dan selisih gol 36-60 (-24 gol).

Urutan ke-16 PSS Sleman meraih poin 31 dan selisih gol 40-50 (-10 gol). Sedangkan posisi ke-17 dihuni Barito Putera mengoleksi poin 31 dengan selisih gol 40-56 (-16 gol). Sedangkan PSIS Semarang denga raihan nilai 25 dan selisih gol 28-55 (-27 gol) sudah dipastikan terdegradasi usai laga pekan ke-32 tanggal 11 Mei 2025 lalu.

Syarat Barito Putera Mentas dari Zona Degradasi
Jika menilik track record dan peluang satu dari tiga tim lolos jeratan degradasi ke Liga 2 musim depan. Barito Putera juga menyisakan peluang bisa bertahan di Liga 1, asal menang di Stadion Jatidiri, Semarang.

Lawan yang akan tim yang ditukangi pelatih Vítor Goulart da Silveira Tinico (Brazil) terssebut, adalah PSIS Semarang. Tim yang sudah pasti terdegradasi dan boleh jadi “motivasi” para pemainnya sudah menurun. Terlebih tim juara Nasional Antar Perserikatan 1987 itu, kabarnya tengah diterpa masalah internal terkait finansial.

Namun meski menang, Barito Putera juga tak mudah begitu saja bertahan di Liga 1 musim depan. Ada catatan lainnya, yakni dua pesaing mereka, Semen Padang kalah dan PSS Sleman seri atau kalah di kandang lawannya.

Jika skenario itu terjadi, maka Barito Putera akan meraih poin maksimal 34. Sedangkan tim Kabau Sirah yang kalah di kandang Arema tetap mengoleksi poin 33. Tim Elang Jawa, hasil seri atau kalah di Bangkalan, meraih poin maksimal 32 atau tetap 31.

Syarat Semen Padang Mentas dari Zona Degradasi
Tim asal ibukota Sumatera Barat ini, memiliki peluang terbesar lolos dari degradasi. Syaratnya, tak boleh kalah melawan Arema, dan cukup mamaksakan hasil imbang atau bahkan menang. .

Jika menang, serta merta juara Piala Galatama 1992 tetap bertahan di Liga 1, sekalipun Barito Putera dan PSS Sleman juga meraih kemenangan. Maka poin akhir Semen Padang meraup nilai 36, sedangkan PSS Sleman mengumpulajn poin 34 dan Barito Putera juga 34.

Bagaimana jika tim besutan pelatih Eduardo Filipe Arroja Almeida (Portugal) itu hanya imbang melawan Arema FC? Poin mereka finis hanya 34. Tetap bisa bertahan di Liga 1, namun dengan catatan. PSS Sleman dan Barito Putera juga harus seri atau bahkan kalah, maka poin maksimal mereka kisaran 31-32.

Syarat PSS Sleman Mentas dari Zona Degradasi
PSS Sleman masih bias bernafas lega untuk bertahan di Liga 1 musim depan. Hanya saja sekalipun mereka menang melawan Madura United. Nasib mereka masih harus bergantung pada hasil skor akhir Semen Padang versus Arema.

Jika ingin lolos dari lubang jarum degradasi, tim asuhan pelatih Pieter Egge Huistra itu, tak sekadar harus menang. Artinya mereka akan mengemas poin akhir 34.

Namun dengan catatan, Semen Padang menelan kekalahan di Malang, sehingga poin akhirnya tetap 33. Sekalipun juga tim lainnya, Barito Putera menang melawan PSIS dan meraih nilai akhir 34. Tapi kalah head to head dengan PSS Sleman. .

Hanya saja, skenario PSS itu akan buyar, jika tim Kabau Sirah justru bermain imbang melawan Arema. Nilai kedua tim akan sama 34, tapi justru PSS Sleman lah yang akan terdegradasi. Sebab kalah hitungan head to head versus Semen Padang

BRI Liga 1 2024/2025
9 Agustus 2024-24 Mei 2025

Jadwal laga 3 tim Pekan 34
Sabtu, 24 Mei 2025 (16:00 WIB)
Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang
Arema FC vs Semen Padang

Sabtu, 24 Mei 2025 (16:00 WIB)
Stadion Jatidiri, Semarang
PSIS Semarang vs Barito Putera

Sabtu, 24 Mei 2025 (16:00 WIB)
Stadion Gelora Bangkalan, Madura
Madura United vs PSS Sleman

Head To Head 3 Tim (Putaran I dan II )
Semen Padang vs PSS Sleman 1-0
PSS Sleman vs Semen Padang 2-4

Semen Padang vs Barito Putera 1-2
Barito Putera vs Semen Padang 2-1

Barito Putera vs PSS Sleman 0-3
PSS Sleman vs Barito Putera 1-2

Klasemen Papan Bawah (33 pekan)
13. Persis Solo 33 9 9 15 32-43 36
14. Madura United 33 10 6 17 36-55 36
15. Semen Padang 33 8 9 16 36-60 33
16. PSS Sleman 33 10 4 19 40-50 31*
17. Barito Putera 33 7 11 15 40-56 31
18. PSIS Semarang 33 6 7 20 28-55 25
Keterangan :
• Posisi 16-18 : Degradasi ke Liga 2 2025/2026
*) Sanksi Komdis PSSI pengurangan poin 3 (match fixing Liga 2 2018)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy