Darah Juara Mengalir Deras di Tubuhnya

Arief NK

28/05/2025

BECKHAM Putra Nugraha dalam sejarah perjalanannya. (Foto: Arief K/Grafis Imenk/G-SPORTS.ID)
BECKHAM Putra Nugraha dalam sejarah perjalanannya. (Foto: Arief K/Grafis Imenk/G-SPORTS.ID)

BANDUNG, G-SPORTS.ID – Berbeda dengan kakak kandungnya, Gian Zola Nugraha, Beckham Putra Nugraha justru lebih mengangkasa namanya di kancah sepakbola nasional saat ini.

Terkini, ia dipanggil, Patric Kluivert untuk bergabung bersama  Timnas  Indonesia proyeksi Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Tiongkok, Juni 2025, mendatang.

Nama Beckham Putra Nugraha masuk ke dalam list Patric Kluivert menuju Training Camp (TC) di Pulau Dewata, Bali yang telah dimulai Selasa (27/5/2025) dan telah diumumkan untuk menggantikan Septian Bagaskara yang tengah mengalami cedera.

Darah juara mengalir deras dalam tubuhnya. Sejak usia dini bersama klub amatir Kota Bandung, SASWCO, ia sudah terbiasa mengangkat tropi dan terahir membawa Persib Bandung Back to Back Juara Liga 1 2024/2025.

Bahkan, tim yang diperkuatnya kala itu disebut-sebut tim terbaik di KU-12 di Kota Bandung tanpa ada yang mampu menandinginya. Klubnya SASWCO KU-12 tahun pun menjadi klub terakhir yang menjuarai turnamen Danone Cup di 2013.

Etam. begitu ia dipanggil, mengaku akan memberikan yang terbaik dan memegang kepercayaan atas pemanggilan tersebut.

“Ini menjadi cita – cita saya bermain di tim nasional senior dan menjadi kesempatan buat saya untuk bermain maksimal jika diberi kepercayaan. Dengan pemanggilan saja bagi saya sudah senang apalagi nanti jika diberi kepercayaan penuh,” ujar Etam mengungkapkan.

Terakhir, Etam memperkuat Tim Nasional U-22 saat tampil di ajang di SEA Games Kamboja pada 2023 lalu.

Saat itu, Etam sukses merebut medali emas cabang olahraga sepakbola dengan mencetak gol ke gawang Thailandusai mengalahkan Negeri Gajah Putih, itu di babak final dengan skor, 5-2.

Baginya, bergabung dengan Timnas Indonesia adalah yang kali pertama. Bergabung dengan para pemain
diaspora dan naturalisasi di Timnas Senior, bagi Etam yang saat ini baru berusia 23 tahun itu, merupakan kebanggaan.

“Cita-cita saya membawa Timnas lolos ke babak ke Piala Dunia 2026, Dari mereka – mereka yang kebanyak bermain di luar negeri menjadi ladang bagi saya untuk belajar lebih banyak,” katanya memungkasi. ***

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy