JEPARA, G-SPORTS.ID – Kekalahan Persib di kandang Persijap Jepara bukan saja gagal mempersembahkan kado HUT RI ke-80. Kekalahan tersebut menjadi PR (pekerjaan rumah), sang pelatih, Bojan Hodak.
Banyak faktor yang dialami Persib saat bertandang ke kandang Laskar Kalinyamat di pekan ke-2 BRI Super League 2025/2026, Senin (18/8/2025) dalam pertandingan yang berlangsung di Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah.
Salah satunya adalah kurangnya tekanan ke daerah pertahanan lawan. Artinya, kata Bojan Hodak, tim asuhannya minim dalam melakukan serangan. Sehingga katanya lagi, peluang untuk mencetak gol tidak tercipta.
“Terus terang, kekalahan itu karena tim kami minim sekali dalam melakukan serangan, dari sana juga akhirnya tidak ada peluang untuk penyelesaian akhir dan tidak ada tembakan-tembakan yang membahayakan khusus ke gawang,” kata Bojan Hodak usai pertandingan.
Pada intinya, pelatih berdarah Kroasia itu menegaskan kegagalan mencuri poin dari tuan rumah lebih disebabkan terlalu banyak kesalahan dalam permainan 2×45 menit itu. Faktor lainnya, motivasi besar dari tim yang baru promosi itu.
“Banyak kesalahan yang dilakukan tim kami. Sedikitnya ada tiga kesalahan mendasar salah satunya adalah gol kedua yang tidak perlu terjadi,” katanya menambahkan.
PR besar yang harus dilakukannya segera mengevaluasi semua kesalahan tersebut sepulang dari Jepara. Paling tidak, semua kesalahan tersebut tidak terulang lagi saat melawat ke kandang PSIM di pekan berikutnya, 24 Agustus 2025.
Persib mampu menahan seri tanpa gol di babak kedua. Bahkan, sempat menyamakan kedudukan di babak kedua setelah sebelumnya tertinggal lebih dulu, 0-1.
Persijap membuka kemenangan lewat Franca Carlos di menit ke-62. Lalu pada menit – menit akhir, Persib menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti yang dicetak Uilliam Barros, 90+2.
Akan tetapi, semenit kemudian kesalahan lini belakang membuka ruang gerak pemain Persijap Abdallah Sudi yang berhasil memanfaatkannya dengan baik. Dengan gol kedua Persijap, pupus sudah target Persib mencuri poin dari tuan rumah dan akhirnya kalah.
Ini kekalahan pertama dari tiga pertandingan yang dilakoni Persib sejak di laga persahabatan melawan Western Sydney Wanderer, pekan pertama melawan Semen Padang dan AFC Champions League Twi 2025/2026 melawan Manila Digger. ***
