BANDUNG, G-SPORTS.ID – Ketua Umum DPD Perbasi Jawa Barat, Epriyanto Kasmuri mengaku lega bahwa Musyawarah Daerah (Musda) DPD Perbasi tahun 2026 mendapat restu dari KONI Jawa Barat.
Hal tersebut diungkapkan pria yang akrab disapa Epri, setelah bertemu langsung dengan Ketua Umum KONI Jawa Barat di Gedung KONI Jawa Barat, Kamis (11/2/2026).
“Kami tegaskan telah bertemu Ketua KONI Jawa Barat, Pak Profesor Budiana untuk membahas rencana Musda DPD PERBASI. Alhamdulillah, kami sudah bertemu langsung dan kami mendapat arahan-arahan yang positif dari Pak Ketua, kemudian beliau mengucapkan selamat ber-Musda dan rencananya akan mendelegasikan Pak Ketua Harian, Pak Arief Prayitno yang akan hadir pada Musda DPD Perbasi Jabar nanti,” kata Epri menjelaskan
Menurut Epri, audensi didasari karena KONI Jawa Barat sebagai induk dan DPD Perbasi Jawa Barat adalahnya anaknya.
“Kapasitas saya sebagai Ketua Umum Perbasi Jabar maka audensi tersebut kami lakukan sebagai permohonan bahwa kami sebagai anak di dalam satu induk olahraga untuk bertemu dengan orang tua dan berkewajiban menyampaikan akan dilaksanakannya kegiatan dalam hal ini Musda Perbasi Jabar tahun 2026 dimana agenda utamanya adalah pemilihan ketua DPD Perbasi periode 2026/2030,” katanya menambahkan.
Ditegaskan Epri, disela-sela audensi dengan KONI Jawa Barat pihaknya berkesempatan menyampaikan klarifikasi terkait salah satu persyaratan yang ada di dalam proses dan mekanisme pemilihan ketua pada Musda DPD Perbasi Jabar Sabtu (14/2/2026), nanti.
“Dalam audensi itu kami tegaskan telah memberikan klarifikasi menyusul beberapa Pengcab/Pengkot Perbasi ada yang keberatan atas persyaratan dalam penjaringan yang dibuat Tim Penjaringan,” ujarnya menjelaskan.
Bahkan, katanya, DPP Perbasi juga telah menegaskan bukan untuk mengubah atau pun menganulir persyaratan yang ada. Namun, atas keberatan tersebut hanya diminta untuk mengklarifikasi.
“Kenapa klarifikasi tersebut kami lakukan baik kepada DPP maupun KONI, karena surat keberatan tersebut salah satunya dikirimkan kepada Ketua KONI Jawa Barat,” ujarnya menjelaskan lagi.
Memang kata Epri lagi,, dari DPP Perbasi tidak ada perintah untuk menghilangkan salah satu persyaratan dan apa alasannya, tetapi hanya diminta untuk mengklarifikasikan terkait persayaratan-persyaratan dalam proses pemilihan nanti.
“Karena itu adalah hak prerogatif dari Ketua Tim Penjaringan bahkan DPP juga ikut hadir saat klarifikasi. Yang pasti, hal tersebut tetap diberlakukan karena memang atas surat keberatan baik yang diberikan kepada DPP maupun kepada KONI memang tidak ada perintah kepada kami untuk menganulir atau mengubah hanya diminta untuk mengklarifikasi saja,” katanya membeberkan.
Musda DPD PERBASI Jabar itu sendiri sejatinya akan diikuti 27 Pengkot/Pengkab Perbasi di Jawa Barat dan mereka semua sebagai peserta. “Sopal nanti di dalamnya ada sebagai peninjau atau lainnya, tapi yang kami sampaikan kepada KONI Jawa Barat, 27 Kab/Kota itu adalah sebagai pesertanya,” katanya lagi.
Epri pun mengaku siap maju kembali dan telah mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum DPD Perbasi 2026/2030. “Namun, kapasitas saya sebagai ketua umum saat ini, menghimbau agar Musda dilaksanakan dengan baik, dengan tertib, sehingga olahraga basket di Jawa Barat semakin maju ke depannya,” katanya memungkasi.
