Program Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Mengawali Kepengurusan Baru DPD Perbasi Jabar

Arief NK

20/02/2026

KETUA Umum DPD Perbasi Jabar, Epriyanto Kasmuri (tengah baju hitam) nampak bersalaman dengan perwakilan STHB dalam jainan kerjsamanya. (Foto: Istimewa)
KETUA Umum DPD Perbasi Jabar, Epriyanto Kasmuri (tengah baju hitam) nampak bersalaman dengan perwakilan STHB dalam jainan kerjsamanya. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, G-SPORTS.ID  – Baru beberapa hari terpilih melalui Musyawarah Daerah, Ketua Umum DPD Perbasi Jawa Barat masa bakti 2026–2030, Epriyanto Kasmuri, langsung bergerak untuk  merealisasikan program prioritasnya.

Salah satu langkah awal yang ditempuh adalah menjalin audiensi strategis dengan Sekolah Tinggi Hukum Bandung (STHB) dalam rangka membahas kerja sama beasiswa pendidikan bagi atlet berprestasi di Jawa Barat.

Pertemuan yang digelar di Bandung tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan STHB, termasuk Ketua STHB, Putra Zeno, beserta Wakil Ketua. Dalam audiensi itu, kedua belah pihak membahas secara rinci mekanisme kerja sama yang dirancang untuk berjalan selama satu periode kepengurusan, yakni empat tahun ke depan.

Epriyanto menegaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu pilar utama dalam kepemimpinannya. Ia ingin memastikan para atlet bola basket Jawa Barat tidak hanya unggul secara prestasi di lapangan, tetapi juga memiliki fondasi akademik yang kuat sebagai bekal masa depan.

“Sesuai janji saya pada Musda lalu, pendidikan merupakan hal wajib dan menjadi prioritas bagi atlet. Kita tidak ingin anak-anak kita hanya berprestasi dalam olahraga, tetapi juga memiliki pendidikan yang cukup dan mampu menjawab tantangan masa depan,” ujar Epriyanto.

Menurutnya, banyak atlet muda yang berada dalam dilema antara mengejar prestasi dan melanjutkan pendidikan. Karena itu, kerja sama beasiswa ini diharapkan menjadi solusi konkret agar atlet tetap bisa berkembang secara akademik tanpa harus mengorbankan karier olahraga mereka.

Lebih jauh, Epriyanto menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar pembinaan bola basket Jawa Barat yang berkelanjutan dan berorientasi jangka panjang. Ia ingin membangun ekosistem olahraga yang sehat, terstruktur, dan memperhatikan kesejahteraan atlet secara menyeluruh—mulai dari pembinaan, pendidikan, hingga perlindungan dan pengembangan karier setelah masa aktif bermain.

Di sisi lain, Ketua STHB, Mas Putra Zeno, menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi antara institusi pendidikan dan organisasi olahraga merupakan langkah strategis yang saling menguntungkan.

“Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap ke depan STHB tidak hanya dikenal sebagai sekolah tinggi hukum, tetapi juga memiliki atlet dan tim basket yang solid dan kompetitif. Kami ingin menghadirkan keseimbangan antara prestasi akademik dan prestasi olahraga,” ujarnya.

Mas Putra Zenno juga menambahkan bahwa kehadiran atlet berprestasi di lingkungan kampus dapat memberikan warna dan semangat baru, sekaligus mendorong budaya disiplin, kerja keras, dan sportivitas di kalangan mahasiswa.

Kerja sama ini direncanakan mencakup skema beasiswa khusus bagi atlet berprestasi yang direkomendasikan oleh DPD Perbasi Jawa Barat, dengan pengaturan teknis terkait seleksi, kuota, serta dukungan akademik yang akan dibahas lebih lanjut dalam perjanjian resmi kedua institusi.

Langkah cepat Epriyanto ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa kepemimpinannya tidak hanya berfokus pada agenda kompetisi dan prestasi jangka pendek, tetapi juga pada pembangunan karakter dan masa depan atlet. Dengan dimulainya program beasiswa ini, diharapkan lahir generasi atlet Jawa Barat yang tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga cerdas, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat luas.

Gerak cepat di awal masa bakti ini sekaligus menjadi penegasan bahwa komitmen yang disampaikan dalam forum Musda bukan sekadar janji, melainkan agenda nyata yang mulai direalisasikan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy