Dewanti Rumpoko: Kejurprov Renang Jatim, Proyeksi Kejurnas Renang 2026

Noval Lutfianto

19/03/2026

AKUATIK JATIM : Ketua Umum Pengprov Akuatik Indonesia Jawa Timur, Dra. Hj. Dewanti Rumpoko. M.Si. (Foto : Dok. Istimewa)

SURABAYA, G-SPORTS.ID – Pengprov Akuatik Indonesia (dulu PRSI,red) Jawa Timur, akan menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Renang 2026 di Sidoarjo.

Ajang tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 10-12 April 2026 mendatang, di Kolam Renang GOR Sendang Delta, Sidoarjo. Hal itu dibeberkan oleh Ketua Umum Pengprov Akuatik Indonesia Jawa Timur, Dra. Hj. Dewanti Rumpoko. M.Si. Kejurprov Renang 2026 di Sidoarjo menjadi bagian dari program pembinaan sekaligus pengukuran prestasi para perenang di Jawa Timur.

“Kejuaraan ini menjadi ajang tes prestasi untuk mengukur hasil latihan para perenang Jawa Timur. Kejurprov Renang Jatim 2026 juga diproyeksikan sebagai bagian dari persiapan sekaligus seleksi menuju Kejurnas Renang 2026,” ungkap Dewanti Rumpoko di Surabaya, Kamis (19/03/2026) lalu.

Pengurus Besar Federasi Akuatik Indonesia (FAI) sendiri menjadwalkan Kejurnas Renang 2026 di GBK Aquatic Stadium, Jakarta, pada tanggal 28 April-1 Mei 2026 mendatang. Diikuti perenang-perenang asal 38 Pengprov Akuatik Indonesia.

“Selain itu, ajang Kejurprov Renang Jatim 2026 di Sidoarjo, kita harapkan mampu menjaring perenang-perenang potensial dari 38 daerah di Jawa Timur. Harapannya tentu saja, seluruh perenang dari 38 kabupaten/kota di Jatim dapat ambil bagian dalam kejurprov tersebut,”
imbuh mantan Walikota Batu Tersebut, kepada G-Sports.id.
.
Hanya saja, bagi para perenang yang sedang mengikuti program pembinaan seperti Puslatda, Pelatnas, program Desain Besar Olah Raga Nasional (DBON), maupun sedang berlatih di luar negeri atau berhalangan hadir. Tetap dapat mengikuti kejuaraan resmi kalender FAI lainnya dan World Aquatics (dulu FINA/Fédération Internationale de Natation,red).

Sementara peserta Kejurprov Renang Jatim 2026 merupakan perenang yang didaftarkan oleh 38 pengkab/pengkot akuatik kabupaten/kota di Jatim. Juga telah menjadi anggota Pengprov Jawa Timur dan terdaftar resmi di aplikasi PB Akuatik Indonesia.

“Selain itu, setiap atlet wajib berstatus verified serta memiliki Nomor Induk Atlet Nasional (NISNAS). Pengkab/Pengkot juga bertanggung jawab penuh atas keabsahan data, termasuk tanggal lahir para perenang yang didaftarkan dalam kejuaraan tersebut,” tandas Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy