JAKARTA, G-SPORTS.ID – Langkah strategis diinisiasi operator Kompetisi Futsal Indonesia (KFI), jelang dimulainya Putaran II Pekan-8 Indonesian Pro Futsal League 2025/2026, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan
KFI memastikan bahwa juara Liga Futsal Profesional Indonesia 2025/2026 akan mewakili Indonesia di ajang bergengsi level dunia. Yakni tampil pada Intercontinental Futsal Cup 2026, di Pato Branco, Paraná, Brazil bulan November 2026 mendatang.
Keberhasilan menembus kalender kompetisi global ini merupakan bagian dari visi jangka panjang KFI untuk mengelevasi standar liga profesional dan membuka ekosistem futsal Indonesia ke pasar internasional.
Direktur Utama KFI, Rorian Pratyaksa, menegaskan bahwa ini adalah momentum transformatif bagi klub-klub futsal di Tanah Air. “Partisipasi juara PFL 2025/26 di Intercontinental Futsal Cup 2026 bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari langkah strategis dan lobi internasional KFI untuk membuka jalur langsung bagi klub-klub kita ke level dunia,” kata Rorian Pratyaksa, Sabtu (21/03/2026)
Diselenggarakan oleh Mundo do Futsal, Intercontinental Futsal Cup diakui sebagai salah satu kompetisi antarklub paling kompetitif dan prestisius dalam kalender futsal internasional. Edisi 2026 diproyeksikan menjadi salah satu yang paling sengit dalam sejarah, mempertemukan enam klub elite dari berbagai benua.
Pato Branco yang ditunjuk sebagai tuan rumah merupakan kota dengan tradisi futsal yang sangat kuat di Brasil dan memiliki rekam jejak panjang dalam menyelenggarakan turnamen bertaraf internasional.
Bagi ekosistem futsal nasional, upaya KFI mengamankan slot di turnamen ini memiliki arti yang sangat strategis, antara lain, pertama mengangkat Kredibilitas Internasional dan kedua membuktikan bahwa PFL adalah kompetisi yang diakui secara global.
Ketiga, panggung Global untuk talenta nasional, memberikan kesempatan bagi pemain Indonesia untuk bertanding langsung melawan bintang-bintang futsal dunia. Keempat, sebagai katalisator profesionalisme, guna mendorong klub-klub peserta PFL untuk membenahi aspek teknis, manajemen, dan komersial mereka agar setara dengan standar internasional.
Kelima, upaya ekspansi Brand Futsal Indonesia. Guna memperluas jangkauan dan eksposur jenama futsal Indonesia di pasar global yang lebih luas.
“Kami di KFI berkomitmen memastikan bahwa gelar juara PFL tidak sekadar menjadi puncak supremasi nasional, tetapi juga paspor menuju persaingan elite global. Ini adalah era baru yang akan mendongkrak nilai komersial, profesionalisme manajemen klub, dan kualitas teknis futsal Indonesia secara keseluruhan,” imbuh Rorian Pratyaksa.
Adanya tiket menuju Brazil ini, persaingan di musim PFL 2025/26 kini memiliki dimensi dan gengsi yang jauh lebih besar. November 2026 akan menjadi momen krusial sekaligus pembuktian bagi klub terbaik Indonesia di hadapan elite futsal dunia.
KFI adalah entitas strategis yang menaungi dan mengelola pengembangan ekosistem futsal profesional di Indonesia. Termasuk
penyelenggaraan Pro Futsal League.
Visi untuk menjadikan futsal Indonesia sebagai kekuatan utama di Asia dan dunia, KFI terus melakukan terobosan dalam aspek komersialisasi, dan. Juga pembinaan, dan diplomasi internasional untuk memastikan pertumbuhan industri olahraga futsal yang berkelanjuta
Intercontinental Futsal Cup 2026
Pato Branco, Paraná, Brazil (November 2026)
• Pato Futsal (Tuan Rumah – Brazil)
• Palma Futsal (Juara Bertahan – Spanyol)
• AlUla SC (Juara Regional Arab)
• Juara UEFA Futsal Champions League (Eropa)
• Juara Copa Libertadores de Futsal (Amerika Selatan)
• Juara Pro Futsal League 2025/2026 (Indonesia)

League 2025/2026 akan mewakili Indonesia di ajang internasional, Intercontinental Futsal Cup 2026, November 2026 di Pato Branco,
Paraná, Brazil. (Foto : Dok. FFI)
