Final Four Proliga 2026 Surabaya: Jakarta Pertamina Dibungkam Jakarta Electric

Noval Lutfianto

02/04/2026

FINAL FOUR : Juara bertahan putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) takul di tangan Jakarta Electric PLN Mobile (JEP) pada laga perdana Final Four Proliga 2026, Kamis (02/04/2026) malam, di Jawa Pos Arena, Surabaya. (Foto : Dok. Proliga).

SURABAYA, G-SPORTS.ID – Juara bertahan putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) gagal meraih kemenangan pada laga perdana Final Four Proliga 2026, Kamis (02/04/2026) malam.

Series pertama di Surabaya, mereka ditaklukkan Jakarta Electric PLN Mobile (JEP) 2-3 (25-15, 22-25, 23-25, 25-21, 11-15), di Jawa Pos Arena, Surabaya. Kekalahan ini terbilang menyesakkan bagi Megawati Hangestri dkk yang sempat mendominasi di awal laga, namun gagal membendung konsistensi anak-anak Jakarta Electric di momen krusial.

JPE langsung menurunkan skuad terbaiknya sejak menit awal. Kombinasi serangan dari Megawati Hangestri, Wilma Salas, dan Irina Voronkova yang dimotori setter Tisya Amallya membuat pertahanan Jakarta Electric kocar-kacir. JPE menang telak dengan skor mencolok 25-15.

Memasuki set kedua, situasi berbalik. Jakarta Electric yang dikomandoi pemain senior Agustin Wulandari mulai menemukan ritme. Meski JPE memberikan perlawanan sengit, Neriman Ozsoy dan Kara Bajema tampil lebih klinis di depan net. Set ini menjadi milik PLN dengan skor ketat 25-22, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Laga semakin memanas di set ketiga. JPE sebenarnya sempat memimpin hingga pertengahan set. Namun, koordinasi apik antara Ersandrina Devega dan libero Tasya membuat serangan JPE sering mentah. Jakarta Electric melakukan comeback manis dan menutup set ketiga dengan kemenangan tipis 25-23.

Berada di ujung tanduk, JPE menolak menyerah. Meski trio Ozsoy, Bajema, dan Devega terus membombardir pertahanan mereka, JPE tetap tenang. Sempat tertinggal 20-21 di poin kritis, Megawati dkk menunjukkan mental baja dengan merebut lima poin beruntun untuk menang 25-21. Skor imbang 2-2 memaksa laga berlanjut ke set penentuan.

JPE mengambil inisiatif lebih dulu di set penentuan dan sempat unggul 3-1. Namun, konsistensi menjadi masalah bagi tim asuhan Pertamina. Neriman Ozsoy tampil menggila dan membawa Jakarta Electric berbalik unggul 8-4 hingga 12-8. JPE yang semakin tertekan tak mampu mengejar ketertinggalan, dan smes penutup memastikan kemenangan Electric PLN dengan skor 15-11.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Jakarta Electric PLN Mobile untuk mengarungi sisa laga di Final Four. Sebaliknya, Jakarta Pertamina Enduro harus segera melakukan evaluasi, terutama terkait menjaga konsistensi permainan saat memasuki poin-poin krusial agar peluang menuju Grand Final tetap terbuka.

Usai laga pelatih JPE, Bullent Karsioglu mengatakan bahwa timnya banyak melakukan kesalahan, “Kita berusaha bermain fight, tapi banyaknya kesalahan sendiri menjadikan kami kalah tipis hari ini,” kata Bullent.

Ia pun mengakui akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk timnya, termasuk pemain asing barunya Irina Voronkova. Sementara itu asisten pelatih Electric PLN Mobile, Yudianto mengaku bersyukur atas kemenangan hari ini, “Meski banyak kekurangan, tapi Alhamdulillah kami hari ini bisa memetik kemenangan penting di final four Proliga,” ujarnya.

Salah satu pemain Jakarta Electric, Afra mengaku set pertama sempat nervous, “Set pertama teman-teman seperti terburu-buru. Tapi di set berikutnya kami bisa bermain lepas dan meraih hasil yang baik, ” kata Afra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy