Iman Fathurahman, Penggawa PSPS yang Mulai Buktikan Kualitas

Administrator

23/10/2024

Mengawali kompetisi Liga 2 2024/2025 dengan banyak duduk di bangku cadangan, membuat sosok Iman Fathurahman saat ini mulai unjuk gigi membuktikan kualitasnya. (Foto: Dok PSPS Pekanbaru)

PEKANBARU, G-SPORTS.ID – Mengawali kompetisi Liga 2 2024/2025 dengan banyak duduk di bangku cadangan tak membuat sosok Iman Fathurahman berkecil hati. Perlahan, pemain berposisi asli sebagai gelandang bertahan di tim PSPS Pekanbaru ini mulai unjuk gigi.

Pada tiga laga pertama PSPS di kasta kedua musim ini, Iman Fath demikian bisa disapa, harus puas hanya duduk di bangku cadangan saja.

Laga lawan Persikabo 1973, lawan FC Bekasi City dan lawan PSKC Cimahi, pemilik nomor punggung 4 di PSPS itu hanya bisa  menjadi penonton dari bangku cadangan.

Dan di laga keempat saat PSPS tandang lawan Persikota Tangerang, Iman Fath mendapatkan kepercayaan bermain dari pelatih kepala Aji Santoso. Pada laga yang dimenangi PSPS dengan skor 6-4 itu, Iman Fath bermain sepanjang 47 menit.

Begitu pula saat laga home lawan Dejan FC, pemain kelahiran Bandung itu kembali dipercaya bermain sepanjang 63 menit.

Meski hanya kembali jadi penonton dari bench di laga tandang lawan Persiraja Banda Aceh, namun akhirnya Iman Fath kembali di percaya sang pelatih di laga ke-7 PSPS.

Pada laga tandang melawan PSMS Medan di Stadion Baharuddin Siregar, Lubuk Pakam pada Sabtu (19/10/2024) lalu, dia mendapatkan kepercayaan untuk pertama kali tampil sebagai starter. Bermain untuk pertama kalinya sepanjang 90 menit, kontibusinya cukup besar saat PSPS menahan imbang PSMS dengan skor akhir 1-1.

Iman Fath adalah salah satu pemain yang bermain apik menjaga lini pertahanan PSPS. Kedisiplinannya dalam menjaga lawan membuat serangan PSMS selalu mentah. Pemain berusia 30 tahun itu pun mendapat predikat Player of The Match di laga melawan PSMS.

Tekait predikat pemain terbaik di laga itu, dia menganggap apa yang dilakukannya adalah kewajiban sebagai pemain Askar Bertuah. “Ini juga berkat rekan setim. Anak-anak bermain dengan sepenuh hati dan kerja keras di lapangan semuanya,” ucap Iman Fath.

Dia menuturkan permainan apik dirinya dan rekan setim juga berkat latihan keras sebelum pertandingan. Pelatih PSPS Aji Santoso dikatakannya sudah memberikan latihan maksimal agar bisa mencuri poin dari PSMS. “Tentunya juga karena komunikasi dan kerja keras antar pemain solid,” dia menambahkan.

Iman berharap hasil imbang di kandang lawan bisa memberikan motivasi tambahan di pertandingan selanjutnya. Dia ingin mendapatkan kemenangan di laga selanjutnya melawan Sriwijaya FC pada 26 Oktober mendatang. “Karena main di kandang, tentunya lebih fight lagi untuk menang,” pungkasnya. (Sri Nugroho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy