MALANG. G-SPORTS.ID – Tim Persema Malang mulai menggelar latihan fisik dengan nuansa berbeda, Rabu (07/11/2024) dan kali ini, memilih Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kawasan di area Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru (TN-BTS) berkeketinggian 2.200 mdpl.
Latihan yang dipimpin langsung oleh pelatih kepala tim yang sudah terbentuk pada tahun 1934 itu (bukan 1953,red), Ahmad Bustomi itu, berupa cross country. Bertujuan untuk meningkatkan ketahanan fisik atau endurance para pemain.
Dalam sesi latihan kali ini, para pemain Persema Malang diajak untuk melakukan hiking di sekitar kawasan Glubukklakah. Jarak tempuh yang harus dilahap cukup menantang, yakni hingga 5 kilometer, membuat latihan ini menjadi lebih menarik dan menguji kemampuan fisik para pemain.
“Saya ingin mengajak pemain agar tidak setiap hari berada di lapangan. Sebenarnya ini jalan-jalan saja, tetapi jalan-jalan yang juga harus bermanfaat. Jadi kita hiking, kalau ada yang tidak kuat ya okelah. Ada yang jalan, ada juga yang lari sampai 5 km ke atas. Intinya kita hiking hari ini,” imbuh mantan pemain Persema Malang 2003-2006 itu.
Dia menilai bahwa latihan di alam terbuka seperti ini sangat efektif untuk meningkatkan motivasi dan semangat juang para pemain. Selain itu, latihan ini juga menjadi ajang bagi para pemain yang berasal dari luar daerah Malang untuk lebih mengenal keindahan alam di sekitar Bromo.
“Saya mellihat para pemain enjoy dengan latihan seperti ini. Apalagi para pemain yang dari luar Malang ya, mereka jadi bisa tahu seperti apa Bromo. Kita kan sudah di area Bromo,” ujar midfielder Tim Indonesia U-23 (2006/2007) dan Timnas Indonesia (2010-2014) tersebut.
Lebih lanjut, dia juga mengungkapkan bahwa latihan cross country ini juga bertujuan untuk membangun mental para pemain. “Kami juga membangun mental para pemain pada latihan ini. Tadi saya bilang ke pemain, kalau tidak malu ya finis di belakang pelatih. Kalau bisa ya di depan pelatih. Tapi saya lihat pemain juga sudah melakukan semaksimal mungkin.”.
Menggelar latihan di alam terbuka, Persema tidak hanya fokus pada peningkatan kondisi fisik para pemain. Akan tetapi juga memberikan pengalaman yang berbeda dan refreshing bagi seluruh anggota tim.
Sementara itu, tim berjuluk Bledeg Biru saat ini memiliki 15 pemain yang telah berstatus pra-kontrak dan tiga pemain lainnya berstatus trial. Proses perekrutan pemain dilakukan melalui beberapa tahapan seleksi yang dilakukan.
Bledeg Biru akan terus melengkapi komposisi pemain menyongsong kepastian regulasi digelarnya Liga 3 Asprov PSSI Jawa Timur musim 2024/2025. Termasuk dimungkinkan keluar-masuk pemain saat mengikuti proses seleksi sebelum dipastikan resmi direkrut.
“Sesi latihan kali ini sangat tepat untuk mengukur kondisi fisik pemain, dan sebagai evaluasi staf pelatih juga untuk program latihan fisik tim,” timpal kata Media Officer Persema Malang, Heri Setiawan.
“Latihan kali ini juga menjadi momen pengenalan tim bledek biru kepada masyarakat Malang, bahwa Persema yang menjadi tim kebanggaan Kota Malang telah melaksanakan persiapan untuk mengarungi musim 2024/2025,” lanjutnya.

