Bhayangkara FC Intip Peluang ke Puncak Klasemen Grup 2

Sri Nugroho

19/12/2024

Bhayangkara FC dalam gairah dan semangat yang berkobar menatap laga lanjutan Liga 2 2024/2025 melawan PSIM Yogyakarta pada laga big match di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Kamis (19/12/2024) sore. (Foto: Dok Bhayangkara FC)

YOGYAKARTA, G-SPORTS.ID – Bhayangkara Presisi FC dalam gairah dan semangat yang berkobar menatap laga lanjutan Liga 2 2024/2025. Tim berjuluk The Guardian akan dijamu PSIM Yogyakarta pada laga big match di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Kamis (19/12/2024) sore.

Laga nanti juga menjadi momen untuk Bhayangkara FC dan PSIM dapat kembali ke puncak klasemen jika mampu memenangi laga. Itu yang membuat persaingan kedua tim dipastikan bakal seru dan ketat.

Mahkota puncak klasemen sementara Grup 2 yang semula milik PSIM, saat ini baru saja berpindah tangan usai Persijap Jepara menang 3-0 atas Nusantara United FC pada laga Rabu (17/12/2024) malam.

Persijap kini mengoleksi 27 poin dari 14 laga, sedangkan PSIM dengan 25 poin dan Bhayangkara FC dengan 24 poin ada di peringkat ke-2 dan 3 dengan 13 pertandingan.

Asisten pelatih Bhayangkara FC, Agus Indra Kurniawan memastikan timnya akan kerja ekstra keras untuk ambil poin dari PSIM sekaligus untuk membuka kans lolos 8 besar serta kembali ke posisi puncak klasemen

“Laga lawan PSIM nanti adalah pertandingan penting dan menjadi momentum kita. Tentu kita bertekad meraih tiga poin atau minimal bisa ambil poin di sini untuk menjaga asa lolos ke 8 besar,” kata Agus Indra Kurniawan.

Dia berharap pemainnya dapat bersiap diri dan mampu menjalankan instruksi secara maksimal untuk dapat hasil terbaik di laga nanti.

Menurut Agus Indra, Bhayangkara FC lebih diuntungkan dengan persiapan yang lebih panjang dibanding tuan rumah. Terakhir kali The Guardian bertanding lawan Persekat di Tegal pada 7 Desember lalu atau ada masa recovery hampir dua pekan.

Disisi lain, pelatih PSIM, Seto Nurdiyantoro, mengatakan timnya bertekad memenangkan pertandingan meski dia menyadari lawan akan melakukan hal yang sama karena ingin lolos ke babak 8 besar.

“Dengan waktu tidak banyak, kami mencoba menjaga mengembalikan kebugaran pemain. Kemarin cuaca hujan kami fokus mengembalikan kebugaran, meski teknis tetap kita berikan. Kami sedikit berbicara antisipasi cuaca, lapangan basah akibat hujan,” kata Seto.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy