TANGERANG G-SPORTS.ID Nasib Dewa United FC di Liga 1 2022/2023 tertolong oleh sistem.
Kalau saja musim lalu tidak menghapus sistem degradasi bukan tidak mungkin tim asuhan Jan Olde Riekerink, ini hanya numpang lewat sebagai tim promosi alias kembali turun ke Liga 2.
Belajar dari pengalaman dan evaluasi besar-besaran atas hasil yang dicapainya itu, Jan Olde pun harus melakukan cuci gudang untuk tim asuhannya itu.
Alhasil untuk tampil lebih baik Pada musim kompetisi berikutnya, sebanyak 13 pemain dicoret dari kantongnya. Mereka adalah Gufron Al-Maruf, Miftah Anwar Sani, Dias Angga, Jajang Sukmara, Fauzi, Suhandi, dan Sugeng Efendi. Selain itu dua penjaga gawang Syaiful dan Mukthi Alhaq.
Sembilan pemain benar-benar tidak diperpanjang kontraknya. Sedangkan empat pemain lagi yang merupakan pemain pinjaman, yakni, Mohamad Rifaldi, Muhammad Ridwan, Prince Patrick Kallon, dan Natanael Siringoringo.
“Saya akan menganalisa tim ini untuk musim depan. Saya berharap kami bisa membangun tim yang lebih kuat,” kata Jan Olde Riekerink seperti dikutip dari situs resmi ligaindonesis.com, Selasa 9 Mei 2023.
Jan Olde menjadikan musim pertamanya tampil di Liga 1 sebagai pembelajaran dan pengalaman berharga.
Prestasi dan sepak terjang Tim berjuluk Tangsel Warrior di musim lalu, itu terbiang hancur lantaran target untuk bersaing di papan atas gagal total. Pada akhir kompetisi, Dewa United bertahan di peringkat ke-17 dengan mengoleksi 33 poin.
Tentu saja, dengan hasil akhir tersebut Dewa United sudah masuk zona merah alias zona degradasi apabila sistem tersebut diterapkan pada musim lalu.
Jan Olde mengaku sedang berencana melakukan perubahan besar-besaran menghadapi Liga 1 musim mendatang dengan misi Dewa United FC harus menjadi tim yang lebih kuat dan diperhitungkan.
Ia menilaiu, 13 pemain yang dilepasnya tersebut sudah melalui pertimbangan matang melalui evaluasi secara menyeluruh.
Ia pun menargetkan pada Liga 1 2023/2024 Dewa United FC harus memiliki komposisi yang dapat menjalankan filosofi sepakbola yang diterapkannya nanti.
“Tidak hanya ambisi, tapi kami juga bisa memainkan permainan yang kami inginkan,” ujar eks pelatih klub asal Turki Galatasaray tersebut memungkasi. ***
