GIANYAR, G-SPORTS.ID – Hasil dramatis diraih Bali United saat menjamu Persik Kediri pada laga perdana BRI Super League 2025/2026, Minggu (10/8/2025) malam.
Laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, tuan rumah hampir saja menuai malu di kandang sendiri. Menghadapi tim lawan asuhan pelatih Ong Kim Swee yang sempat leading 1-0 hingga hingga penghujung tambahan waktu babak kedua.
Bayang-bayang kekalahan dihadapan 10.302 orang pendukungnya, akhirnya sirna. Usai tandukkan Boris Kopitovic mampu menyamakan kedudukan imbang 1-1 menit 90+5. Atau beberapa detik sebelum wasit Heru Cahyono asla Jaskart ameniuoppelasuit pajang.n
Dalam laga ini, 11 pemain 45 menit pertama yang diturunkan Bali United adalah kiper Mike Hauptmeijer, bek kiri Ricky Fajrin, stoper Joao Ferrari, dan stoper Tim Receveur.
Lalu bek kanan Made Andhika, gelandang sayap Reyner Barusu, Brandon Wilson, dan Irfan Jaya. Ada Mirza Mustafic, serta duet penyerang Thijmen Goppel dan Boris Kopitovic.
Sementara, 11 pemain pertama yang diturunkan Persik adalah kiper Leo Navacchio, Yoga Aditama, Khurshidbek Mukhtorov, Francisco Carneiro, Novri Setiawan; Imanol Garcia, Wigi Pratama, Telmo Castanheira; Ezra Walian, Yandi Sofyan, Pedro Matos.
Sejak awal babak pertama, Bali United lebih menguasai jalannya laga. Ricky Fajrin dan kolega bahkan mendapat peluang pertama di menit 2. Lewat tembakan akurat Joao Ferrari yang masih bisa dimentahkan kiper Persik asal Brazil, Leonardo “Léo” Navacchio.
Peluang lainnya didapatkan Bali United di menit 14. Namun, melalaui aksi dari Irfan Jaya. Juga masih bisa diselamatkan kiper Persik.
Mirza Mustafic pun tak ketinggalan mengancam gawang tim tamu dengan tandukan mematikan di kotak penalti. Meski kiper Leo sudah mati langkah, namun masih ada bek Persik yang mampu menyapu bola sebelum masuk gawang.
Bali United sebenarnya sukses mencetak gol di menit 30, berawal dari sepak pojok. Kipee lawan gagal menangkap dengan sempurna. Bola liar di udara disambar Ferrari menjadi gol. Namun, gol itu dianulir wasit Heru Cahyono yang menganggap Ferrari dianggap sudah berada di posisi offside.
Sementara tim Macan Putih, julukan Persik bukannya tanpa peluang. Persik tercatat membuat 2 peluang tak tepat sasaran, yakni dari peluang Telmo Castanheira di menit 27 dan 41. Bali United terus mengurung Persik, tetapi skor 0-0 bertahan sampai jeda.
Bali United langsung menyengat di awal babak kedua. Pada menit ke-47, Mustafic melepas tembakan akurat, tetapi masih bisa dimentahkan Leo. Bola liar disambar Barusu tetapi juga masih belum menemui sasaran.
Bali United terus menunjukkan dominasi mereka. Persik baru bisa membuat peluang lagi di menit 62 lewat tembakan terukur Ezra Walian. Namun masih bisa dimentahkan kiper Bali United, Mike Hauptmeijer.
Menit 75, Bali United memasukkan Jens Raven dan Kadek Agung, lalu menarik keluar Irfan Jaya dan Mustafic. Mereka ingin menambah daya gedor.
Menit 78, Persik mencetak gol, saat Ezra melepas sepak pojok, bola disundul masuk oleh Telmo Castanheira. Bali United semakin tersengat untuk mencetak gol.
Salah satunya peluang Raven di menit 90+1 yang melakukan sepakan berbalik badan di kotak penalti. Taapi bola masih bisa ditepis kiper Leo.
Bali United akhirnya baru bisa mencetak gol di menit 90+5 lewat gol tandukan Kopitovic, memanfaatkan kemelut di kotak penalti Persik. Menyambut umpan terukur Thijmen Goppel. Namun skor imbang 1-1 bertahan hingga bubaran laga.
