Menkop UKM Kunjungi Pojok KolaboraSIB Milik Persib

Administrator

29/11/2023

APRESIASI :Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Menkop-UKM), Teten Masduki dalam suasana kunjungan ke PT PBB, Rabu 11 Oktober 2023. (Foto: PT PBB/G-SPORTS.ID)

BANDUNG, G-SPORTS.ID – Sempat tertunda rencana kunjungannya,  Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Menkop-UKM), Teten Masduki akhirnya menyempatkan untuk  meninjau Pojok KolaboraSIB.

Teten tiba di Graha Persib, Jalan Sulanjana No. 17, Kota Bandung, Rabu pagi, 11 Oktober 2023, dimana gedung tersebut menjadi mobilitas program UMKM PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) dengan  KolaboraSIB-nya.   

Kunjungan tersebut seharusnya dilakukan Teten pada 25 September 2023 pada saat peluncuran secara resmi Pojok KolaboraSIB tersebut. Namun, saat itu Teten harus melakukan aktivitas lainya yang mendadak.

Kedatangan Teten pun disambut Komisaris PT PBB, Kuswara S. Taryono dan Direktur Operasional Muhammad Iskandar. 

Teten tiba bersama rombongan dan langsung menuju Persib store di Lantai 2 Graha Persib dan sempat berkeliling melihat berbagai produk original Persib sebelum menuju Pojok KolaboraSIB. 

Kehadiran Teten itu tidak lepas sebagai bentuk dukungan terhadap program KolaboraSIB PERSIB yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Dalam keterangannya kepada awak media, Teten mengaku sangat mengapresiasi program KolaboraSIB, kolaborasi antara Persib  dan UMKM itu.

Menurutnya, Persib yang memiliki nilai jual bisa mengangkat para pelaku UMKM untuk bisa meningkatkan penjualan produknya. 

“Saya ucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PERSIB yang sudah memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk menjadi supplier beberapa produk persib. Ini kolaborasi yang bagus, ada co-branding, karena PERSIB punya brand value, yang tinggi. Ini akan menguntungkan pelaku UMKM,” kata Teten memaparkan.

Teten pun merasa yakin, apabila musim pertandingan tiba maka pelaku UMKM di sektor kuliner bisa memanfaatkan peluang di sektor ekonominya. 

“Ini menurut saya  sangat bagus. Memang untuk pengembangan industri sepakbola di Indonesia, basisnya adalah klub. Jadi, klub secara ekonomi, business modelnya harus sustain karena itu manajemen klub dan seluruh aspeknya harus bisa menghasilkan value ekonomi,” ujar Teten memungkasi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy