SURABAYA, G-SPORTS.ID – Persebaya Surabaya harus membutuhkan waktu hampir 95 menit untuk bisa memastikan kemenangan atas tamunya Barito Putera, Jumat (23/08/2024) malam. Dalam laga lanjutan pekan ketiga kompetisi Liga 1 2024/2025, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Bahkan raihan tiga poin Green Force di kandang sendiri, head coach mereka, Paul Christopher Munster patut berterima kasih kepada pemain Barito Putera, Eksel Timothy Joseph Runtukahu. Gol penentu kemenangan Persebaya sendiri, lahir melalui tembakan dari luar kotak penalti pemain asal Palestina, Mohammed Bassim Ahmed Rashid.
Saat itu laga babak kedua di masa injury time telah berusia 90 menit lewat 22 detik. Hanya saja, gol itu sejatinya tak perlu terjadi dan bersarang ke gawang Barito Putra. Tendangan Mohammed Rashid terlebih dahulu mengenai kaki kanan Eksel Runtukahu.
Bola kemudian berbelok arah ke suduh sempit kanan gawang lawan. Tak ayal kiper Satria Tama Hardianto gagal menyergap bola, yang memang dia sebelumnya sempat bergerak ke arah kiri.
Terlebih padangannya relatif tertutup oleh tujuh rekannya sendiri yang memagari area 16 meter. Keunggulan 2-1 Persebaya Surabaya bertahan hingga wasit Asep Yandis asal Bandung, meniup peluit bubaran laga.
“Terpenting bagaimana cara kami bermain, itu filosofi saya. Kami bermain untuk menang. Meskipun dalam sepak bola bagus, kadang-kadang bagus mungkin juga tidak. Tapi mentalitas yang saya bangun adalah untuk menang dan itu terbukti, kami menang lawan Barito Putera,” ujar Paul Munster.
“Saya percaya semua pemain saya. Ketika Anda sudah memiliki kepercayaan dan keyakinan itu, para pemain akan berlari menembus pertahanan lawan,” imbuh pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
Laga yang hanya disaksikan 7.576 orang penonton atau stadion hanya terisi 16 persen dari kapasitas maksimal 55 ribu itu, Barito Putera unggul terlebih dahulu 1-0. Melalui gol cepat “dini hari”, Lucas Morelatto da Cruz, saat usia laga baru 36 detik.
Dia memanfaatkan kecerobohan dan blunder kiper Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi. Green Force baru mampu menyamakan kedudukan 1-1 lewat ekseskusi penalti Bruno Moreira Soares menit ke-27.
Setelah bek tengah lawan, Jesus Maria Meneses Sabater sengaja menghalau bola dengan tangannya, Imbasnya D\dia pun menerima kartu merah langsung dan wasit memberikan hadiah penalti untuk Persebaya.
“Saya sebetulnya yakin bisa mengontrol pertandingan sebelum kami terkena insiden kartu merah. Bagaimana anak-anak bermain cepat merespons. Walaupun itu kesalahan penjaga gawang lawan,” timpla pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan.
.
“Setelah mencetak gol, kami sebenarnya masih mengontrol permainan. Tapi akhirnya ada tragedi, kami bermain dengan 10 pemain, dan saya putuskan untuk mengubah formasi jadi 4-4-1. Sayangnya, kami kecolongan pada menit-menit terakhir,” imbuh pelatih yang akrab disapa RD itu.
BRI Liga 1 2024/2025
Jumat, 23 Agustus 2024
Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya
Persebaya Surabaya vs Barito Putera 2-1
Gol : Persebaya Surabaya 2 (Bruno Moreira Soares 27’pen, Mohammed Bassim Ahmed Rashid 90+5′) // Barito Putera 1 (Lucas Morelatto da Cruz 36 detik)
KK : Persebaya Surabaya 2 (Mikael Alfredo Tata 30′, Alfan Suaib 33′) // Barito Putera 1 (Nazar Nurzaidin 72′, Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri 74′, Satria Tama Hardianto 89′)
KM : Barito Putera (Jesus Maria Meneses Sabater 26′)
Penonton : 7.576 orang (16%)
Wasit : Asep Yandis (Bandung)
