GIANYAR, G-SPORTS.ID Kans Arema FC keluar dari zona degradasi kia terbuka lebar, setelah 13 pekan terakhir terbenam di zona merah sejak pekan ke-4 kompetisi BRI Liga 1 2023/2024. Menyusul tambahan tiga poin yang mereka raup pada awal putaran kedua matchday 18, Kamis (02/11/2023) sore.
Tim Singo Edan dalam laga kandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (Bali), sukses menggasak Dewa United 2-1. Sekaligus revans atas kekalahan mereka 0-1 di kandang Dewa United, Indomilk Arena, Kelapa Dua, Tangerang (02/07/2023) lalu.
Ini petandingan yang ketat, para pemain kami bermain dengan komitmen tinggi dan all out. Kolektivitas mereka menjadi kunci kemenangan kami 2-1 sore ini. Kemenangan ini bukan keberuntungan, karena lawan ada dua kartu merah. Apapun itu,m saya pikir kami layak mendapatkan kemenangan ini, ungkap pelatih Arema FC, José Fernando Martins Valente.
Tiga poin ini buah kerja keras dan kerjasama kami. Kami punya tim analisa dan staff bagus yang bantu kami menang. Tentu saja kerja keras dan organisasi bermain ekselen para pemain kami di lapangan. Secara mentalitas,tentu saja kemenangan ini akan beri dampak bagus bagi tim. Awal yang bagus putaran kedua, dan kami optimis akan berlanjut menajawa tanatangna di pertandingan berikutnya..
Tampil dominan sepanjang 2×45 menit plus masa injury time delepan menit yang diberikan wasit Nendi Rohaendi asal Bandung. Gelombang serangan yang digalang Gustavo Almeida dos Santos, Dedik Setiawan, Charles Lokolingoy, Pablo Ángel Ariel Lucero, dan Ginanjar Wahyu Ramadhani.
Memaksa penjaga gawang lawan, Sonny Ricardo Marciano berjibaku mengawal gawangnya. Tak urung kondisi itu membuat kuartet defender mereka, Henhen Herdiana, Risto Mitrevski, Ahmad Rusadi, dan Altalariq Ballah disokong Dimitrios Kolovos bekerja ekstra keras.
Tim besutan pelatih Johannes Hendrikus Olde Riekerink asal Belanda itu, hanya sesekali keluar menyerang, lewat serangan balik. Namun selkalu mampu dipatahkan tamoilan gemilang kiper Arema, Julian García Schwarzer. Hingga jeda pertandingan 45 menit pertama, skor kedua tim imbang 0-0.
Masuk babak 45 menit kedua, Arema tak mengendurkan serangannya ke jatung pertahanan lawan. Sebuah solo run yang dilakukan Dedik Setiawan menit 57, berbuah hadiah penalti dari wasit. Setelah langkahnya dijegal Risto Mitrevski di kota terlarang.
Gavião Si Burung Elang dari Brazil, Gustavo Almeida mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Sepakan deras terukurnya, mampu mengecoh pergerakan kiper asal Belanda, Sonny Marciano, 1-0 untuk Arema.
Giliran Dedik Setiawan 10 menit berselang sukses menggandakan keunggulan timnya 2-0. Sebuah passing dari rekannya Dendi Santoso jatuh dikakinya. Sekali kontrol langsung, Dedik menyambut dengan tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Bola menembus pojok kanan atas jala gawang lawan.
Dewa United baru mampu menipiskan ketertinggalannya 1-2 pada menit 70. Setelah eksekusi penalti Alex Martins Ferreira mampu menaklukkan penjaga gawang tim Singo Edan, Julian Schwarzer. Wasit memberikan hadiah penalti, setelah bek tengah Arema, Syaeful Anwar handsball di depan muliut gawang timny. Skor 2-1 bagi kemenangan Arema bertahan hingga bubaran laga.
Laga yang berjalan relatif keras, juga diwarnai banjir 11 kartu kuning dan dua kartu merah. Masing-masing empat kartu kuning unjtuk kubu Arema, yakni Pablo Ángel Ariel Lucero, Jayus Hariono, Achmad Maulana Syarif, dan Charles Raphael de Almeida.
Tujuh kartu kuning untuk Dewa United, Ahmad Rusadi (2 kali), Agung Mannan, Septian Satria Bagaskara, Egy Maulana Vikri (dua kali), dan Ricky Kambuaya. Dewa United juga mendapat ganjaran dua kartu merah, masing-masing hasil dua kali akumulasi kartu kuning untuk Ahmad Rusadi dan Egy Maulana.
Secara umum pertandingan kami lawan Arema cukup imbang. Lawan punya dua striker bagus, dan mereka bisa ambil gua gol, Tapi juga dua gol lawan, karena transisi pemain kami untuk bertahan terlambat,ujar Dewa United, Johannes Hendrikus Olde Riekerink.
Kami ada beberapa peluang cetak gol, tapi hanya ada satu gol penalti. Sulit bagi kami, karena juga dapat dua kartu merah. Kami nilai ini kekalahan konyol bagi kami..
Awal gemilang di putaran kedua tersebut, membuat peluang Arema kian terbuka mentas dari zona dedradasi. Mesmki merek amasih terpaklu di posisi ke-16 dengan raihan poin 17 dan selisih gol 17-27 (-10 gol). Selisih satu poin dengan Persita Tangerang (18) di urutan ke-15 dan dua poin dengan PSS Sleman yang mengoleksi poin 19 di peringkat ke-14 klasemen sementara.
BRI Liga 1 2023/2024 (pekan ke-18)
Kamis, 02 November 2023
Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (Bali)
Arema FC vs Dewa United 2-1
Gol : Arema FC 2 (Gustavo Almeida dos Santos 57pen. Dedik Setiawan 67) : Dewa United 1 (Alex Martins Ferreira 70pen)
KK : Arema FC (Pablo Ángel Ariel Lucero 9, Jayus Hariono 45, Achmad Maulana Syarif 64, Charles Raphael de Almeida 90) : Dewa United (Ahmad Rusadi 26, 38, Agung Manan 77, Septian Satria Bagaskara 80, Egy Maulana Vikri 87, 90+5, Ricky Kambuaya 89)
KM : Dewa United (Ahmad Rusadi 38m Egy Maulana Vikri 90+5)
Wasit : Nendi Rohaendi (Bandung)
Penonton : orang
TOPSCORER : Striker Arema FC, Gustavo Gavião Almeida dos Santos, Si Burung Elang dari Brazil kokesi 12 gol, dan kembali pimpin daftar pencetak gol terbanyak BRI Liga 1 2023/2024. (foto : Dok. Arema FC)
