Hasil Sidang Komdis PSSI, Persikabo 1973 Lakukan Banding

Administrator

06/12/2023

ILUSTRASI : Persikabo vs Bhayangkara FC (Grafis: Menk Karmawan/G-SPORTS.ID)

CIBINONG, G-SPORTS.ID – Persikabo 1973 segera  melakukan banding terkait hasil sidang PSSI. Manajemen ‘Laskar Pajajaran’ telah menerima surat bernomor 5468/AGB/733/XII-2023 perihal penyampaian salinan keputusan sidang komite disiplin PSSI yang ditandatangani Sekjen Yunus Nusi, per tanggal 7 Desember 2023.

Dalam surat itu terlampir pertandingan Persikabo melawan Bhayangkara FC di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, 3 Desember 2023. 

Dalam sidang itu beberapa pemain terkena sanksi akibat melanggar kode disiplin, Panpel pun dilarang menggelar satu pertandingan tanpa penonton.

Direktur Marketing dan Pemasaran Persikabo 1973, Rhendie Arindra mengatakan, ada beberapa pemain yang terkena sanksi dari PSSI. 

Laman instagram resmi Persikabo 1973 pun telah merilis pemain yang terkena sanksi. Pertama, Manahati Lestusen mendapatkan hukuman larangan empat kali bermain dengan denda Rp50 juta. 

Kedua, Iman Fathurohman dilarang tampil dua pertandingan dengan denda Rp25 juta, ada juga ofisial tim, Asep Ardiansyah dilarang mendampingi tim selama dua laga dengan denda Rp25 juta.

Sedangkan Panpel Persikabo 1973 dilarang menggelar satu pertandingan kandang dengan kehadiran penonton, dan terkena denda Rp20 juta.

 “Menyikapi hasil sidang Komdis PSSI, kami bakal melakukan banding,” kata Rhendie, Jumat malam, 8 Desember 2203. 

Menurut Rhendie, kejadian protes berlebihan dari para pemain dipicu keputusan wasit yang sangat kontroversial. Pada saat itu, gol Persikabo 1973 dianulir wasit. 

Gol menit akhir Persikabo 1973 ke gawang Bhayangkara FC dianulir sang pengadil, Aprisman Aranda.

Padahal saat itu, ‘Laskar Pajajaran’ sudah memastikan meraih tiga poin andai saja gol sundulan Eduardo Kau tidak dianulir wasit pada injury time babak kedua.

“Jelas merugikan, dilihat dari angle manapun tidak ada pelanggaran yang dilakukan pemain Persikabo. Kita sedang membuat surat protes keras ke PSSI dan komite wasit,” ujar Rhendie menegaskan. 

“Di surat protes kita yang sebelumnya, kita minta untuk kartu merah dan kuning ditarik karena keputusan wasit yang tidak adil itu memicu protes pemain,” kata Rhendie Arindra memungkasi. ***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy