MALANG, G-SPORTS.ID – Hari Selasa tanggal 11 Agustus 1987 silam, nama historis tim Arema Indonesia didirikan oleh mendiang Brigjen (Purn) TNI AD Acub Zaenal. Bersama putranya Ir. Lucky ‘Sam Ikul’ Adriana Zaenal dan pemilik klub lokal asal Dampit, Kabupaten Malang, Armada ’86 sebagai embrio tim ini, Dirk ‘Derek’ Sutrisno.
Minggu tanggal 11 Agustus 2024, manajemen Arema Indonesia juga memperingati hari jadinya yang ke-37 tahun. Jajaran manajemen, ofisial, dan pemain menggelar tradisi doa bersama dan tumpengan, serta nyekar atau ziarah ke makam The Founding Fathers Arema Indonesia.
Baik di makam Birgjen TNI (Purn) Acub Zaenal di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta maupun makam Sam Ikul di TPU Kasin Kota Malang. Pelaku sejarah dan The Founding Fathers Arema Indonesia, ti berjuluk Siungo Edan tersebut.
“Agustus bulan sakral bagi kami Arema Indonesia, menjadi sejarah tinta emas kami ketika The Founding Fathers Arema Indonesia, mendiang Pak Acub Zaenal dan Sam Ikul mendirikan tim ini bersama sahabat-sahabat beliau lainnya. Tak ada acara gebyar, tetapi tradisi yang kami lakukan doa bersama dan tabur bunga ke makam beliau berdua,” ujar juru bicara Arema Indonesia, Haris Fambudy.
“Intinya, kami selalu memegang teguh pesan almarhum Sam Ikul semasa hidupnya, beliau mengatakan, Arema didirikan untuk Aremania dan pemersatu warga Malang, menciptakan kedamaian dan keamanan bagi warga Malang.”.
Manajemen Arema Indonesia mengusung tajuk, “Braveheart For Peace”
dalam peringatkan 37 tahun Arema. Sebuah spirit untuk terus membangun kesadaran kolektif dalam ranah sepak bola. Sekaligus mempromosikan sepak bola tanpa kekerasan, semangat solidaritas, dan saling menjaga dalam pertemanan.
Tajuk Braveheart For Peace hendaknya menjadi paradigma utama bagi sepak bola Malang. Sebuah sikap yang tidak hanya berani dalam menghadapi lawan dalam setiap pertandingan.
Namun juga keberanian untuk menghormati lawan, mengakui kekalahan, dan sikap berani untuk tidak mempermalukan lawan. Jauhi tindakan-tindakan kekerasan yang bertentangan dengan nilai-nilai moralitas kemanusiaan.
“Untuk kawan-kawan Aremania-Aremanita, selamat HUT 37 Tahun Arema Indonesia. Mari hadirkan semangat Braveheart For Peace dalam setiap perjalanan Arema Indonesia. Selalu kedepankan sikap simpati dan berdoa terbaik The Founding Fathers Arema Indonesia dan 135 saudara-saudara kita yang wafat dalam Tragedi Kanjuruhan 2022,” tandas Haris Fambudy.

