Penggunaan Nama Arema, Arema FC Somasi Arema Indonesia

Noval Lutfianto

28/12/2024

SOMASI : PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI) yang menaungi klub Arema FC, melayangkan somasi terhadap pihak=pihak pengguana nama Arema tanpa izin. (grafis : Menk Karmawan/G-Sports.id)

MALANG, G-SPORTS.ID – Udara sejuk nan dingin di musim penghujan 16-18°Celsius sontak menghangat dengan terbitnya surat somasi manajemen PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI) yang menangungi klub Arema FC, Sabtu (28/12/2024). Dialamatkan kepada manajemen pengelola klub Arema Indonesia yang tengah bersiap tanpil di kompetisi Liga 4 Asprov PSSI Jawa Timur 2025/2025.

Direktur Legal PT AABBI, Adi Ismanto SH. MH resmi melayangkan somasi kepada Arema Indonesia. Terkait penggunaan nama ‘Arema’, dan bahkan, somasi itu sudah dilakukan dua kali, pada 12 Desember 2024 dan 24 Desember 2024. Oleh pihak Arema FC yang kini berlaga di kompetisi Liga 1 2024/2025 itu.

“Nama Arema tentu harus diproteksi. Kami berupaya semaksimal mungkin menjaga image Arema sebagai tim profesional. Ini jadi sebuah kewajiban juga. Jangan sampai banyak nama Arema tapi justru melekatkan image yang kurang bagus,” jelas Adi Ismanto.

“Beberapa waktu lalu, PT AABBI telah melayangkan somasi kedua tertanggal 24 Desember 2024 kepada pihak Arema Indonesia. Karena tim yang bermain di Liga 4 itu belum memberikan respon atas somasi pertama tertanggal 12 Desember 2024. Sedangkan Asprov PSSI Jatim juga mendapatkan somasi kedua,”tegasnya.

Hal itu, lanjut Adi Ismanto, sebagai bentuk penegasan terhadap Asprov PSSI Jatim agar tidak ada lagi anggotanya yang menggunakan nama Arema. Baik yang berlaga di Liga 4 Jatim maupun level kompetisi lainnya untuk proteksi nama Arema di lingkungan sepakbola Tanah Aair.

Kondisi itu tak lepas dari masih adanya penggunaan nama Arema pada dua tim sebagai anggota Asosiasi Sepak Bola PSSI Jawa Timur (Asprov PSSI Jatim). Yakni Arema Indonesia dan Akademi Arema Ngunut Tulungagung. Selain juga SSB Putra Arema yang terafiliasi Asprov PSSI Jatim.

Asprov PSSI Jatim pun kemudian dalam laman pssijatim.com, menghapus penggunaan nama Arema Indonesia dan Akademi Arema Ngunut Tulungagung dalam daftar 66 klub peserta Liga 4 Asprov PSSI Jawa Timur 2025/2025. Diganti menjadi xxxxx Indonesia dan Akademi xxxxx Ngunut.

“Nama Arema oleh pihak kami PT AABBI yang sah dan telah terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM. Dengan nomor pendaftaran IDM00065610, tertanggal 20 September 2019, nomor pengumuman BRM1715A, tanggal 13 Maret 2017,” beber Adi Ismanto.

“Terkait somasi perihal penggunaan pencantuman nama Arema adalah bentuk corporate action. PT AABBI adalah pemegang yang sah nama Arema sejak 2017. Kami ada hak untuk melakukan somasi jika ada yang menggunakan nama Arema tanpa seizin PT AABBI. Baru ada respon dari Akademi Arema Ngunut dan SSB Putra Arema yang aka menanggalkan nama Arema.”.

Saat ini, PT AABBI masih menunggu respon atas somasi kedua yang dilayangkan kepada xxxxx Indonesia dan Asprov PSSI Jatim. Karena hal itu akan menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil oleh legal action PT AABBI. Akankah berlanjut ke upaya hukum atau tidak, bergantung pada respon dari pihak tersebut.

“Terkait hak atas nama Arema, bisa dilakukan penesuluran di situs Pangkalan Data Kekayaan Intelektual. Dalam situs itu, tercatat PT AABBI jadi pemegang lisensi Arema hingga 2027 mendatang. Ini Kekayaan Intelektual yang sangat berarti. Hampir setiap tahun, selalu ada fenomena banyaknya nama Arema di lingkup sepak bola Indonesia,” tutupnya.

satu Respon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy