Jaga Kondisi Fisik, Persema Malang Gelar Latihan Night Run

Noval Lutfianto

08/03/2025

NIGHT RUN : Menyambut Kompetisi Liga 4 Nasional 2024/2025 pada tanggal 21 April-27 Mei 2025, Persema Malang menggelar latihan malam hari selama bulan Ramadan 1446 Hijriah. (Foto : Dok. Persema Malang)

MALANG, G-SPORTS.ID – Persema Malang terus menempa diri menghadapi putaran nasional Liga 4 2024/2025 pada tanggal 21 April – 27 Mei 2025 mendatang. Tim besutan pelatih Ahmad Bustomi tersebut, merupakan satu dari delapan wakil Asprov PSSI Jawa Timur di putaran nasional.

Salah satunya selama bulan Ramadan 1446 Hijriah, tim berjuluk Bledeg Biru (Petir Biru,red) itu usung konsep Night Run. Skuad Persema Malang menggelar latihan fisik terbilang unik, yakni latihan malam hari mengitari beberal ruas jalan pasca sholat taraweh di Kota Malang.

“Mau tidak mau, selama bulan Ramadan kami Persema Malang harus membuat beberapa penyesuaian program latihan. Salah satunya adalah dengan menggelar latihan pada malam hari. Berkonsep night run, ini untuk menjaga kondisi fisik para pemain,” jelas Ahmad Bustomi.

Latihan fisik bertajuk ‘nigth run’ itu digelar sejak tanggal 6 Maret 2025 lalu. Melahap rute dari mes tim di kawasan Mojolangu, Jalan Soekarno-Hatta, kawasan Jalan Ijen, Malang Olympic Garden (MOG), Jalan Kayu Tangan, RSSA dan kembali ke mes.

Sementara itu, pelatih fisik Persema, Eggy Nur Arfiansyah, menyebut latihan ‘night run’ bertujuan untuk meningkatkan daya tahan pemain. Latihan sengaja digelar malam hari karena mayoritas pemain berpuasa pada siang harinya.

“Kita dari coaching staff menyesuaikan dengan jadwal puasa karena kalau latihan fisik seperti endurance dilaksankan sore hari tentu tidak maksimal,” ucap Eggy Nur Arfiansyah.

Menurut Eggy, ada arahan khusus yang diberikan pada pemain sebelum melakukan ‘night run’. Dia meminta Ricga Febiyan dan kawan-kawan untuk tidak melahap banyak makanan ketika berbuka puasa.

“Disarankan untuk buka puasa tidak terlalu berlebihan. Karena nantinya kalau makan terlalu berat proses cerna makanan lebih lambat. Selepas latihan bisa diganti dengan makanan berat,” katanya.

Eggy menilai program night run berjalan efektif dan para pemain terlihat antusias. Tim pelatih akhirnya memutuskan night run akan jadi agenda rutin Persema Malang selama bulan Ramadan ini.

“Program lari dilaksanakan satu kali dalam program latihan mingguan, setiap Rabu atau Kamis malam. Menyesuaikan dengan cuaca,” kata pelatih asal Batu tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy