Persib Awali Debut Manis Jelang BRI Super League 2025/2026

Arief NK

02/08/2025

BECKHAM Putera Nugraha berjibaku dengan pemain WSW dalam uji coba internasional di Stadion GBLA, Sabtu (2/8/2025). (Foto: Arief K/G-SPORTS.ID)
BECKHAM Putera Nugraha berjibaku dengan pemain WSW dalam uji coba internasional di Stadion GBLA, Sabtu (2/8/2025). (Foto: Arief K/G-SPORTS.ID)

BANDUNG, G-SPORTS.ID – Awal yang manis diraih PERSIB Bandung dalam persiapannya menuju BRI Super League 2025/2026.

Dalam laga persahabatan internasional tim asuhan Bojan Hodak itu menang tipis atas lawan tandingnya asal Benua Australia, Western Sydney Wanderes (WSW), 1-0 yang berlangsung di Stadion GBLA, Sabtu (2/8/2025).

Gol tunggal bagi kemenangan PERSIB dicetak, Wiliam Marcillio pada menit ke-61. Kemenangan yang sudah menjadi tradisi bilamana pertandingan masuk ke babak kedua. Dan ini diperoleh PERSIB sejak ditangani pelatih Kroasia, Bojan Hodak.

Secara kualitas permainan tim tamu masih unggul satu satu strip dari PERSIB. Tim tamu jauh lebih apik dan terorganisir dalam gaya permainannya. Sebaliknya, PERSIB dengan wajah-wajah barunya masih dalam pertumbuhan dan proses menuju tim yang utuh.

Khususnya di babak pertama, PERSIB lebih sering kehilangan bola dan kehilangan peluang. Bisa jadi, keunggulan PERSIB di babak kedua atas tamunya merupakan buah analisis Bojan bersama asistennya, Igor Tolic.

Western Sydney Wanderes merupakan tim papan atas di Negeri Kangguru itu. Ia merupakan juara AFC Champion League 2014. Sementara PERSIB merupakan juara Liga 1 2023/2024 dan 2024/2025.

Usai permainan, pelatih Bojan Hodak menegaskan, hasil akhir melawan juara AFC  Champions League  2014 menjadi modal besar bagi timnya untuk menghadapi musim kompetisi BRI Super League tahun ini. Sebab, menurutnya, lawan adalah tim dengan level tinggi dan menjadi pendongkrak bagi PERSIB untuk ikut naik ke level yang sama.

“Tentu saja kita berharap dari pertandingan persahabatan internasional ini kami bisa mengetahui semua kekurangan dan itu harus kami perbaiki.  Sekali lagi, kami mendapatkan apa yang kami harapkan dari  hasil uji tanding pada  malam ini,” kata Bojan Hodak.

Meski begitu, Hodak mengakui, di babak pertama tim asuhannya sempat menghadapi situasi yang sulit. Ia menilai, lawan bermain dengan kordonasi yang bagus dan tidak memberi ruang dan celah kepada anak – anak asuhannya.

“Itu terjadi ketika permainan masuk di 30 menit awal,  kita banyak ditekan oleh mereka bahkan tekanan itu cukup  tinggi,” kata Hodak dalam sesi konferensi pers usai laga.***

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy