PSIM Gelar Uji Coba untuk Pantau Pemain Minim Menit Bermain

Sri Nugroho

15/11/2025

Jeda kompetisi BRI Super League 2025/26 dimanfaatkan PSIM Yogyakarta dengan menjalani laga uji tanding lawan PSBS Biak. (Foto: Dok PSIM Yogyakarta)

YOGYAKARTA, G-SPORTS.ID – Jeda kompetisi BRI Super League 2025/26 dimanfaatkan PSIM Yogyakarta dengan menjalani laga uji tanding. Secara tertutup, Laskar Mataram menjajal kekuatan tim kasta tertinggi lainnya yakni PSBS Biak di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Jumat (14/11/2025) sore.

Menurut pelatih kepala PSIM, Jean Paul Van Gastel, laga ini lebih dari sekadar menjaga ritme. Ia memandang ini sebagai arena pembuktian bagi para pemain yang jarang mendapat kesempatan.

Baca juga :  https://g-sports.id/2025/11/14/jelang-pss-sleman-lawan-persiku-kudus-14-ribu-lembar-tiket-habis-terjual/

Pertandingan ini dirancang khusus oleh tim pelatih untuk memberi kesempatan bermain bagi para pemain yang minim tampil di kompetisi reguler, sekaligus menyamakan menit bermain serta menjaga kebugaran seluruh skuad.

“Saya melihat pertandingan ini sebagai kesempatan yang sangat baik bagi para pemain untuk menunjukkan diri mereka,” kata Van Gastel.

Kesempatan 90 menit melawan PSBS, yang notabene sesama kontestan BRI Super League 2025/26, menjadi ujian ideal. Van Gastel ingin melihat siapa saja yang mampu beradaptasi dengan taktik sekaligus menunjukkan kesungguhan bermain untuk Laskar Mataram.

“Mereka memiliki 90 menit melawan lawan yang kuat, dan juga memberi mereka kesempatan untuk menunjukkan kepada saya bahwa mereka bersedia bermain, bahwa mereka dapat memberikan kontribusi kepada tim saat tim membutuhkannya,” dia menambahkan.

Meski laga berakhir dengan sejumlah catatan teknis, Van Gastel justru menyoroti aspek non-teknis sebagai evaluasi utamanya. Pelatih berlisensi UEFA Pro itu tidak hanya melihat kemampuan, tetapi juga mentalitas bertanding. “Bagi saya yang paling penting adalah sikap yang kita tunjukkan di lapangan,” dia menegaskan.

Baca juga: https://g-sports.id/2025/11/13/psim-lega-tetap-bisa-mainkan-2-pemain-timnas-indonesia-u23/

Pelatih asal Belanda itu juga mengaku mendapat gambaran jelas mengenai komitmen pemain pelapisnya. Hasil evaluasi ini membuatnya akan lebih cermat dalam menentukan pilihan pemain ke depan.

Van Gastel memberi sinyal tegas bahwa ia menemukan perbedaan kesungguhan di antara para pemainnya dalam laga uji tanding di momen jeda kompetisi kali ini.

Dia pun mengingatkan bahwa para pemain yang minim menit bermain ini harus terus bekerja keras untuk bersaing mendapatkan posisi di starting line up PSIM.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy