YOGYAKARTA, G-SPORTS.ID – Performa PSIM Yogyakarta terbilang gemilang sepanjang putaran pertama BRI Super League 2025/26.
Berstatus sebagai tim promosi di kasta tertinggi musim ini, Laskar Mataram berhasil menempati peringkat enam pada papan klasemen sementara dengan koleksi 30 poin.
Dari 17 pertandingan yang sudah dijalani, PSIM mencatat delapan kali menang, enam kali imbang dan tiga kali kalah. PSIM mencetak 23 gol ke gawang lawan dan 18 kali kebobolan.
Baca juga: https://g-sports.id/2026/01/04/psim-diselamatkan-penalti-ze-valente/
Performa laga tandang dan kandang PSIM juga terbilang stabil. Di laga home, dari delapan pertandingan, anak asuhan pelatih Jean Paul Van Gastel mencatat empat kali menang, tiga kali imbang dan sekali kalah.
Sedang di laga tandang, PSIM dari sembilan laga yang dilakoni mencatat empat kali menang, tiga kali imbang dan dua kali kalah.
Manajer PSIM, Razzi Taruna mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tim sejauh ini. Manajemen menilai hasil tersebut sebagai modal berharga untuk menatap putaran kedua. “Alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan dan cukup baik karena untuk kami sebagai tim promosi bisa ada di posisi klasemen nomor enam dengan 30 poin,” kata Razzi Taruna.
Kendati hasil paruh pertama cukup baik, evaluasi menyeluruh tetap dilakukan demi performa lebih maksimal. “Pastinya sangat senang dan bersyukur, dan harapannya bisa lebih baik di putaran kedua,” ucapnya menambahkan.
Diakui Razzi, masih banyak evaluasi yang harus dilakukan, baik dari pemain, tim pelatih, maupun manajemen.
Melihat dari performa pada paruh pertama, dia menambahkan, hal yang paling utama dievaluasi tim adalah konsistensi penampilan. “Mungkin salah satu hal yang harus perbaiki adalah konsistensi kita juga,” ujar Razzi lagi.
Manajemen memastikan seluruh elemen tim akan bekerja keras mempertahankan tren positif ini. Kesiapan fisik dan mental pemain menjadi kunci utama dalam menghadapi putaran kedua.
Baca juga: https://g-sports.id/2026/01/10/kado-pahit-ultah-madura-united-dipermalukan-psim-0-3-di-pamekasan/
“Kita tetap harus fokus dan jaga kebugaran pemain terutama untuk bisa tetap konsisten di putaran kedua,” dia menegaskan.
Skuad Laskar Mataram sendiri dijadwalkan kembali menggelar latihan intensif mulai Kamis (15/1) ini usai menjalani libur singkat, demi menjaga ritme permainan untuk menyiapkan laga perdana putaran kedua pada 25 Januari mendatang.
“Tim pelatih memang hanya memberikan libur dua hari saja (13-14 Januari). 15 Januari, tim sudah mulai latihan lagi agar bisa bermain maksimal untuk putaran kedua,” ujar Razzi mengakhiri.
