JEPARA, G-SPORTS.ID – Persijap Jepara kedatangan tamu kuat yakni Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/26. Pertandingan tim papan bawah lawan tim papan atas di klasemen sementara ini akan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (21/2/2026) kickoff 20.30 WIB.
Posisi Laskar Kalinyamat saat ini ada di papan bawah dan Persebaya di papan atas. Namun demikian, tuan rumah percaya diri untuk dapat mencatat poin dari pertandingan pertama di bulan Ramadan tahun ini.
Pada klasemen sementara hingga laga pekan ke-21, Persijap masih terseok-seok dengan ada di peringkat ke-17 alias dua terbawah yang berarti ada di zona merah. Persijap dari 21 laga, baru mampu mencatat 15 poin. Bandingkan dengan Persebaya yang ada di posisi ke-5 dengan 35 poin.
Baca juga: https://g-sports.id/2026/02/18/mario-lemos-kembali-jadi-pelatih-persijap-divaldo-alves-jadi-dirtek/
Pertandingan lawan Persebaya nanti juga akan menjadi laga pertama Persijap bersama pelatih kepala Mario Lemos yang baru saja kembali usai bertukar posisi dengan Divaldo Alves yang kini menduduki posisi sebagai Direktur Teknik.
“Persiapan tim sangat baik. Laga lawan Persebaya adalah pertandingan tak mudah. Namun yang pasti, semua pemain sudah tahu tugasnya masing-masing. Semua pemain siap untuk pertandingan besok,” kata Mario Lemos pada sesi Pre Match Press Conference, Jumat (20/2) malam.
Persijap sendiri bertekad bangkit karena baru saja mencatat kekalahan telak 0-4 dari Arema FC di Malang pada laga sebelumnya. Dan ini sudah dianalisis oleh Mario Lemos untuk dibenahi pada laga lawan Persebaya nanti.
“Di laga terakhir, kita kebobolan empat gol. Ini jadi pekerjaan rumah. Kita harus bisa bertahan, menyerang juga transisi dengan sama baiknya. Kita harus mencetak gol dan tentu kita ingin menang,” ucap Mario Lemos lagi.
Disisi lain, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyadari laga ini tak akan berjalan mudah. Selain faktor tandang, kondisi kebugaran pemain juga menjadi perhatian khusus tim pelatih.
Baca juga: https://g-sports.id/2026/01/02/mental-membaik-persijap-siap-hadapi-macan-kemayoran/
“Sayangnya, minggu ini tidak mudah karena beberapa pemain cedera dan demam. Saya harap para pemain bisa beristirahat cukup karena kami memulai perjalanan di malam hari. Jadi, kita juga perlu memiliki sikap ekstra, fokus dan intensitas yang baik,” ujar Tavares.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan timnya tetap menjaga standar latihan meski sebagian pemain tengah menjalani ibadah puasa Ramadan. Menurutnya, adaptasi dilakukan tanpa mengurangi esensi persiapan tim.
“Untuk saat ini tidak ada masalah, karena mereka sudah bisa makan dan minum. Mereka sudah bisa melakukannya. Namun di minggu awal tetap memperhatikan durasi sesi latihan menjadi sedikit lebih singkat,” jelasnya.
