BANDUNG, G-SPORTS.ID – Kota Bandung menjadi pilihan untuk menyelenggarakan program Coaching Clinic sepakbola wanita yang akan diselenggarakan di Lapangan Sidolig atau Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani selama dua hari, 11 – 12 April 2026.
Program tersebut merupakan kolaborasi antara PSSI dengan Federasi Sepakbola Prancis khusus sepakbola wanita bertajuk PSSI x Francaise de Football Women Empowerment in Football Collaboration.
Direncanakan yang akan menghadiri momen tersebut, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ketua DPRD Jawa Barat, Buki Wibawa Karya Guna. Perwakilan Kedutaan Prancis, Komite Eksekutif PSSI untuk Sepakbola Wanita, Vivin Cahyani. Sekjen PSSI, Yunus Nusi dan Walikota Bandung, Muhammad Farhan.
Selain itu, hadir pula Alexander Zwiers (Technical Director of PSSI), Christophe Dreyer (Director IFI Bandung), Jean Claude (LAFARGUE FFF National Coach for International Development) dan Ludovic (DEBRU FFF Head of International Technical Direction).
Pada hari pertama coaching clinic akan dimulai pukul 15:00 WIB sebanyak 8 sesi yang meliputi, Technical Exercise “Shoot”, Locate Teammates, M.Coordination without ball, Discovery of the Opponents, Technical Exercise “sequences of passes”, Stop Ball, Motor Coordinator with Ball and Game of 4 Minis football post goal net selain classroom dan diskusi.
Ketua Umum PSSI Kota Bandung sekaligus Wakil Ketua Pelaksana, H. Yoko Anggasurya menyambut gembira program Coaching Clinic. Bagi Kota Bandung, sebuah kehormatan dipilihnya Kota Bandung sebagai kota penyelenggara program tersebut.
Ia menilai, semua materi yang diberikan dalam coaching clinic tersebut akan menjadi bekal baik bagi para pelatih maupun pemain yang sebagai peraga.
“Sebelumnya, kami ucapkan terima kasih dan sebuah kehormatan bagi Kota Bandung sebagai kota yang dipilih untuk menyelenggarakan program coaching clinic. Akan sangat bermanfaat bagi para pelatih maupun pemain apa pun materi yang nanti diperagakan pada coaching clinic nanti, ” ujar Yoko saat mendampingi tim dari Federasi Sepakbola Wanita Prancis meninjau kesiapan Stadion Persib, Jumat (10/4/2026).
Yoko berharap, para pemain dapat mentransfer ilmu yang diberikan para pelatih sepakbola wanita dari Prancis itu.
“Ini program bagus bagi sepakbola putri kita,” ujar Yoko memungkasi.
Kedua Kali Kota Bandung Ditunjuk Sebagai Kota Penyelenggara
Penunjukkan Kota Bandung sebagai kota penyelenggara Coaching Clinic bagi pengembangan sepakbola wanita sebelumnya pernah dilakukan pada tahun 2028 juga di bulan April.
Hanya saja pada saat itu PSSI mendatangkan pelatih nasional sepakbola asal Jerman, Monica Staab.
Kedatangan Monica ke Bandung pada masa itu sebagai rangkaian program FIFA untuk Indonesia sebagai negara khusus percontohan di kawasan Asia.
Monica Staab itu sendiri adalah mantan pemain yang membawa tim nasional Jerman juara dunia.
Ketika itu, Monica mengakui bahwa Kota Bandung memiliki banyak calon pemain yang menjadi bahan laporan kepada FIFA.
“Ternyata di Indonesia pembinaan sepakbola wanita sangat bagus. Banyak diantara anak-anak usia muda yang memiliki potensi dan perlu dibina secara serius. Dan, ini merupakan catatan kami untuk dilaporkan kepada FIFA,” terang Monica Staab usai
memberikan coaching clinic kepada para pemain wanita di Stadion Siliwangi Bandung ketika itu.
Ia menilai, perkembangan sepakbola wanita Indonesia memiliki prospek yang cerah. Asalkan kata dia, seluruh perangkat di atas dalam hal ini PSSI mau bekerja keras guna memajukan
sepakbola wanita.
Sejak tahun 2008, Sepakbola Wanita Indonesia sudah menduduki rangking 13 dunia
dari 42 negara yang sudah maju. Tak salah, jika FIFA menunjuk Indonesia sebagai pusat percontohan kala itu. ***
