YOGYAKARTA, G-SPORTS.ID – Kompetisi bola voli putra dan putri Proliga 2026 akan memasuki laga pemuncak, babak Grand Final di GOR Amongrogo, Yogyakarta pada 21-26 April 2026.
“Sekarang pertandingan final tahun ini akan menggunakan sistem three winning set yakni kedua tim bertanding tiga kali,” ujar wakil ketua Proliga, Reginald Nelwan pada sesi jumpa pers, Senin (20/04/2026) sore.
Namun, lanjut Regi, jika ada satu tim sudah memenangkan dua laga, maka laga yang seharusnya dilaksanakan tiga hari hanya berlansung dua hari. “Tetapi jika hingga laga kedua berakhir 1-1 maka laga dilanjutkan hingga hari ketiga,” tambah Regi
Selain perebutan gelar juara, akan dilaksanakan juga akan ada perebutan gelar juara ketiga. Perebutan gelar juara musim ini di bagian putra akan mempertemukan juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi melawan LavAni Livin’ Transmedia.
Sekaligus final ulangan Proliga 2025, juga di GOR Among Rogo, Kota Yogyakarta. Saat itu (11/05/2025) tim putra Jakarta Bhayangkara menundukkan Jakarta LavAni Livin’ Transmedia longset 3-2 (19-25, 23-25, 25-22, 25-22, dan 15-9)
Sementara final di sektor putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) akan menghadapi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. JPE merupakan juara bertahan Proliga 2025 putri, ketika itu (10/05/2025) mereka menundukkan Jakarta Popsivo Polwan 3-0 (26-24, 25-22, 25-26).
Gresik Phonska sendiri merupakan juara ketiga Preoliga 2025 lalu. Dalam laga perebutan tempat ketiga, mereka ungguli Jakarta Electric PLN 3-1 ((25–15, 20–25, 25–19, 25–21).
Laga Grand Final Proliga perebuatan juara akan berlangsung 24-26 April 2026. Sedangkan perebutan tempat ketiga juga dilaksanakan pada 21-23 April 2026. Pelaksanaan partai puncak ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana hanya berlangsung satu hari.
Perebutan juara ketiga yang juga menggunakan sistem three winning set. Ofisial LavAni, John Zulfikar optimis timnya siap untuk memenangkan laga Grand Final melawan juara bertahan Bhayangkara Presisi. “LavAni sudah siap untuk pertandingan ini. Seluruh pemain kami sudah siap tampil di final,” ujar John Zulfikar.
Sementara itu, Rita Kurniati sebagai perwakilan Bhayangkara mengatakan tim asuhan Reidel Toiran itu sudah siap untuk tampil di laga. Dua kekalahan di Final Four atas LavAmi akan menjadi pelajaran berharga bagi tim Bhayangkara. “Kami berharap Bhayangkara akan menjadi juara. Dua kekalahan di final four menjadi pelajaran berharga,” kata Rita.
Sedangkan perebutan tempat ketiga, putra dan putri, yang berlangsung pada 21-23 April 2026 diperkirakan berlangsung ketat. Surabaya Samator yang akan nenghadapi Jakarta Garuda Jaya, mengaku siap. Bahkan manajer Samator, Hadi Sampurno, berharap memenangkan dua laga langsung.
Sementara itu, di sektor putri juga diprediksi akan berlangsung seru. Juara bertahan JPE menjanjikan akan tampil maksimal. Hal ini mengingat kondisi pemainnya yang sudah siap. “Untuk final tak seperti final four. Tidak ada pemain pelapis. Semuanya sama,, tidak ada lapis satu lapis dua,” tambah manajer tim JPE, Widi Triyoso
Hal senada juga diungkapkan kubu Gresik Phonska Plus, onfire sudah siap tampil di Grand Final. “Kondisi anak-anak juga sehat,” kata ofisial Phonska Plus, Putri.
Proliga 2026
Jadwal Perebutan Juara Ketiga – Selasa, 21 April 2026
• Jam 16.00 WIB: Surabaya Samator vs Jakarta Garuda Jaya (putra)
• Jam 19.00 WIB: Jakarta Electric PLN Mobile vs Jakarta Popsivo Polwan (putri)
Ticketing (online proliga.co.id)
• Reguler Rp 200 ribu
• VIP Rp 400 ribu
